JAVASATU.COM- SDN Kawunggirang 1 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, saat ini hanya memiliki 67 siswa. Sekolah tersebut mendapat bantuan revitalisasi senilai Rp 723.515.000 dari APBN 2026 untuk memperbaiki bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan, sekaligus meningkatkan kenyamanan belajar dan menarik minat masyarakat.

Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Kawunggirang 1, H. Agus Kusnadin, mengatakan revitalisasi menjadi kesempatan bagi sekolah untuk membenahi fasilitas pendidikan. Ia berharap kondisi bangunan yang lebih layak dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mendorong bertambahnya jumlah siswa.
“Alhamdulillah, baru kali ini sekolah mendapatkan bantuan revitalisasi. Kami berharap setelah bangunan diperbaiki, anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman dan aman,” kata Agus saat ditemui di lokasi, Sabtu (10/10/2026).
Sebelum mendapat bantuan, kondisi atap bangunan sekolah disebut mengalami kerusakan yang cukup mengkhawatirkan. Perbaikan dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung di lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Saat ini, SDN Kawunggirang 1 memiliki lima ruang kelas, satu toilet, dan satu ruang guru. Dengan jumlah siswa yang masih 67 orang, pihak sekolah berharap pembenahan sarana dan prasarana dapat menjadi salah satu daya tarik bagi orang tua untuk menyekolahkan anak mereka di sekolah tersebut.
Revitalisasi Dikerjakan secara Swakelola
Pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat. Agus bersama Ketua Komite Sekolah, Didi Supriyadi, turut memantau perkembangan pekerjaan di lokasi.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan. Pekerjaan juga terkadang berlangsung pada hari libur untuk mengejar target penyelesaian.
Selama proses revitalisasi, kegiatan belajar mengajar sementara dialihkan ke ruangan pondok pesantren. Pemindahan tersebut dilakukan agar siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran ketika bangunan sekolah diperbaiki.
Anggaran Revitalisasi Rp 723,5 Juta
Bantuan revitalisasi senilai Rp 723.515.000 tersebut bersumber dari APBN 2026 melalui program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Agus menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan kepada SDN Kawunggirang 1. Menurutnya, bantuan itu sangat berarti untuk memperbaiki kondisi bangunan dan menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas bantuan revitalisasi ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, karena menjadi harapan baru untuk memperbaiki kondisi sekolah agar anak-anak dapat belajar dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Agus.
Ia berharap perbaikan sekolah dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap SDN Kawunggirang 1.
“Harapan kami, dengan kondisi bangunan yang lebih baik, semangat belajar anak-anak semakin meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah juga semakin kuat. Semoga bantuan ini membawa manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan, khususnya bagi generasi penerus di lingkungan kami,” tuturnya. (eko/arf)