email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

BNPB Temukan 44 Area Terbakar di Sumsel, Minta Pelaku Diusut

by Yondi Ari
18 Oktober 2026

JAVASATU.COM- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengidentifikasi 44 area hutan dan perkebunan yang mengalami kebakaran di Sumatera Selatan (Sumsel). Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan pembakaran lahan, termasuk yang melibatkan perorangan maupun korporasi.

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi. (Foto: Yondi Ari)

Temuan tersebut berdasarkan pemetaan spasial BNPB yang diselaraskan dengan data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Area terdampak mencakup perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman industri (HTI), kesatuan pengelolaan hutan (KPH), hingga hutan lindung.

BNPB mencatat sebagian titik api berada di perbatasan area berizin konversi lahan. Temuan itu menjadi perhatian dalam penyelidikan dugaan pembukaan atau perluasan lahan melalui pembakaran.

“Percuma juga kita kerja keras selama ini, kalau pemadaman enggak sinkron. Satu orang berusaha memadamkan, satu orang bakar, kan kambuh,” ujar Kristomei dalam rapat koordinasi penanganan darurat karhutla di Palembang, Minggu (18/10/2026).

BNPB Evaluasi Efektivitas Pemadaman

Dalam rapat tersebut, Kristomei menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, lembaga, dan aparat penegak hukum untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kunjungan itu menjadi agenda kerja perdana Kristomei sejak dilantik sebagai Kepala BNPB. Ia mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan mengidentifikasi kendala penanganan karhutla serta kebutuhan daerah yang memerlukan dukungan pemerintah pusat.

“Ini kunjungan perdana saya sejak saya jadi Kepala BNPB. Jadi saya baca masalah, apa sih yang sudah kita kerjakan dan apa sih yang akan perlu bantuan pusat untuk di-back-up,” katanya.

BNPB juga meminta evaluasi berkala terhadap pengerahan personel, helikopter, dan sarana pemadaman lainnya. Evaluasi diperlukan untuk mengukur efektivitas operasi berdasarkan perkembangan luas kebakaran dan jumlah titik panas (hotspot).

BacaJuga :

MUI Gresik Manfaatkan Film Islami untuk Dekati Generasi Muda

Polresta Malang Kota Pantau SPBU, Antisipasi Penimbunan BBM

Kristomei mendorong pembentukan posko operasi terpadu berdasarkan klaster wilayah kebakaran. Setiap posko diminta memiliki penanggung jawab wilayah, pembagian tugas, serta data personel dan peralatan yang jelas.

Teknologi Pemadaman dan Lahan Gambut Jadi Perhatian

BNPB turut mendorong pengujian efektivitas berbagai metode pemadaman, termasuk water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Teknologi yang digunakan, termasuk metode berbasis natrium klorida (NaCl) dan inovasi seperti dry ice, perlu dievaluasi secara ilmiah agar penggunaannya tepat sasaran.

Penanganan lahan gambut juga menjadi perhatian. BNPB meminta instansi yang menangani restorasi gambut dan mangrove merumuskan langkah jangka panjang untuk menjaga kelembapan lahan, termasuk melalui pembuatan atau optimalisasi kanal pembasahan.

Selain efektivitas operasi, Kristomei menekankan akuntabilitas data personel di lapangan. Jumlah petugas yang dilaporkan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya agar dukungan logistik, keselamatan, dan pemeriksaan kesehatan dapat diberikan secara tepat.

“BNPB tetap mendukung, tapi juga kita akuntabilitas di lapangan. Kalau memang 100, dukung 100. Orang itu harus 100. Jangan dukung 100, orangnya 10,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Wakil Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional Mayjen Sriyanto, Kepala BPBD Sumsel M. Iqbal Alisyahbana, serta jajaran pemerintah provinsi.

Usai rapat, Kristomei bersama Kepala BMKG meninjau kondisi karhutla menggunakan helikopter, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dalam peninjauan tersebut, kepulan asap dan titik api masih terlihat di sejumlah lokasi. (dop/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BNPBKarhutla

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

OPINI: Karhutla dan Wajah Tanggung Jawab Negara

BNPB Temukan 44 Area Terbakar di Sumsel, Minta Pelaku Diusut

MUI Gresik Manfaatkan Film Islami untuk Dekati Generasi Muda

Polresta Malang Kota Pantau SPBU, Antisipasi Penimbunan BBM

Gubernur Jatim Khofifah Sebut Stok BBM Aman hingga 31 Oktober 2026

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh IRT di Sukabumi, Korban Sempat Hilang 4 Hari

HIPIIS Jatim Siapkan Buku Strategi Perkuat Ekonomi Jawa Timur

Polresta Malang Kota Pantau 24 SPBU, Antrean BBM Masih Normal

Pengasuh Pesantren Lirboyo: Mendidik Anak Bukan Sekadar Memberi Ilmu

Pertama Kali Digelar di Malang, Global Band T-Shirt Day Hadirkan Kaos Band Original

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

BERITA LAINNYA

OPINI: Karhutla dan Wajah Tanggung Jawab Negara

BNPB Temukan 44 Area Terbakar di Sumsel, Minta Pelaku Diusut

MUI Gresik Manfaatkan Film Islami untuk Dekati Generasi Muda

Polresta Malang Kota Pantau SPBU, Antisipasi Penimbunan BBM

Gubernur Jatim Khofifah Sebut Stok BBM Aman hingga 31 Oktober 2026

Polisi Tangkap Terduga Pembunuh IRT di Sukabumi, Korban Sempat Hilang 4 Hari

HIPIIS Jatim Siapkan Buku Strategi Perkuat Ekonomi Jawa Timur

Polresta Malang Kota Pantau 24 SPBU, Antrean BBM Masih Normal

Pengasuh Pesantren Lirboyo: Mendidik Anak Bukan Sekadar Memberi Ilmu

Pertama Kali Digelar di Malang, Global Band T-Shirt Day Hadirkan Kaos Band Original

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

Jelang Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Modus File APK

Mudik Lebaran, Polres Malang Tertibkan Truk Sumbu 3 di Jalur Lawang–Singosari

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved