email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 22 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kegigihan Bus Bagong Bertahan Hidup di Tengah Covid-19

Tiadakan Setoran Hingga Berbagi Kepada Masyarakat Sekitar

by Agung Baskoro
15 Juni 2020

JAVASATU.COM-MALANG- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berangsur beralih ke ‘New Normal’. Tapi bagaimana dengan dampak sosial masyarakat hingga ke perusahaan otobus yang kesehariannya melayani masyarakat umum? Berikut liputan wartawan Javasatu.com ke salah satu perusahaan bus (Bus Bagong) yang berjuang lagi merebut pasarnya, di tengah pandemi Covid-19.

Strategi yang digunakan adalah dengan mengoperasikan armada bus nya walau tanpa harus mengambil keuntungan semata. Adalah meminta awak bus beroperasi lagi ke jalan tanpa harus meminta setorannya. Dan bagaimana mereka masih tetap bertahan?

Armada Bus Bagong. (Foto : Agung Baskoro./Javasatu.com)

Direktur PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo mengatakan bahwa sudah 10 hari terakhir ini, pasca bus Bagong beroperasi, para kru dibebaskan dari setoran.

“Masih free setoran, karena uji coba 7 hari kemarin tidak mampu atau belum mampu. Jadi, penumpang masih satu dua saja,” ujar Budi, Senin (15/6/2020).

Terus sampai kapan akan membebaskan setoran itu meski diakuinya sudah merugi puluhan juta rupiah, Budi belum mengetahui pasti, yang jelas akan diwajibkan setor jika kondisi benar-benar sudah normal kembali.

“Penumpang ini benar-benar turun drastis, memang kondisinya betul-betul tidak ada penumpang. Tapi kalau tidak berani tampil, ya penumpang tidak akan tahu kalau sudah beroperasi. Sekarang kan memang berdampak pada semua, sekolah masih libur, sebagian besar pekerja juga masih di rumah,” terangnya.

Budi pun mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya hanya bisa bertahan. Dia berharap pandemi segera berakhir dan semuanya kembali seperti semula.

“Per hari ini, Gadang – Blitar itu 5 unit yang beroperasi, Arjosari – Blitar 10 unit. Sementara jam nya masih acak. Kita terus koordinasi dengan driver terkait jam-jamnya. Untuk sementara BBM (bahan bakar minyak, red) mereka modal sendiri, kita tidak ada subsidi,” jelas Budi.

Lantas kenapa terus beroperasi jika masih merugi, Budi melanjutkan, bahwa harus berjuang lagi mulai awal agar masyarakat tahu jika Bus Bagong siap beroperasi untuk melayani para penumpangnya.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

“Kan ini memang dicoba dulu, kalau terus rugi ya masuk lagi ke garasi. Faktor pertama saat ini kan masyarakat banyak yang takut keluar rumah, dan kebijakan pemerintah memang menganjurkan itu. Kedua, faktor ekonomi, kalau pandemi ini berakhir ya bisa, kalau tidak kan memang harus hemat,” tukas Budi.

Masih Budi, membangkitkan semangat untuk bekerja kembali terus dilakukan oleh manajemen dan awak bus. Kerjasama yang baik dan saling terbuka itu kuncinya.

“Setiap hari kita monitor, setiap sopir kita wajibkan untuk melapor, memfoto atau memvideokan jumlah penumpang. Dengan kondisi seperti ini kan harus sama-sama jujur. Nanti baru bisa menentukan normal atau tidaknya,” ucapnya.

Sejatinya Budi sempat ketar-ketir dengan kondisi pandemi Covid-19, karena khawatir akan berdampak ke perusahaannya.

“Kekhawatiran itu lebih ke karyawannya, dampaknya bisa dirumahkan, mereka kan mempunyai anak dan istri, bayangkan kalau satu rumah seperti saya berisi lima orang kan kasihan. Beruntung yang di Kalimantan tetap berjalan tidak lock down, tapi kalau tutup ya sudah,” terang Budi.

PO Bagong Bebas PHK Justru Berbagi

Di luar pantauan, Bus Bagong yang dua bulan tidak beroperasi di jalan, tapi tidak merumahkan dan memutuskan hubungan kerja karyawananya. Tapi justru bersosial kemasyarakat yang terdampak Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Diketahui bersama dampak dari pandemi Covid-19 sangat luar biasa diperdaban ini. Tapi hal itu tidak berdampak ke perusahaan otobus Bagong. Mereka tetap bertahan meskipun kondisi perekonomian saat ini tengah carut-marut.

“Kondisi ini kan memang sulit diprediksi. Karyawan kita total tidak ada yang kita liburkan,” kata Direktur PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, Senin (15/6/2020).

Budi menambahkan, untuk di garasi PO Bagong saja, ada sekitar 100 karyawan yang bekerja setiap harinya. Selama ini, aktivitas mereka masih berjalan seperti biasa.

“Kita tetap kerja dengan ketentuan yang berlaku. Kita terapkan protokol kesehatan (Porkes). Masih tidak ada perubahan, sama seperti dulu. Termasuk pemberian THR (tunjangan hari raya, red) juga tetap” ucapnya.

Budi sangat bersyukur, meski diterpa pandemi namun masih bisa melaksanakan kegiatan sosial. Sudah beberapa kali PO Bagong memberikan bantuan ke masyarakat secara langsung.

“Kita juga sempat bagi-bagi sembako. Seperti di kampung dekat garasi ini, ada 100 lebih kepala keluarga yang kita bagikan sembako,” pungkas Budi. (Agb/Arf)

Tags: Bus Bagongkecamatan kepanjenPO BagongPT Bagong Dekaka Makmur

BERITA TERBARU

Polisi Sita 85 Gram Sabu di Bengkel Jok Motor Singosari, Dua Pria Ditangkap

Belanja Modal Pemkot Malang Baru 8,54 Persen, DPRD Minta Naik hingga 15 Persen

Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Pemasaran Digital

TransNusa dan STB Hadirkan Promo Tiket Pesawat ke Singapura dan Paket Fly-Cruise

PWI Malang Raya Laporkan Hotman Paris ke Polresta Malang Kota

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia

29 Jam Dicari, Pemuda Tenggelam di Bengawan Solo Sragen Ditemukan Meninggal

Sentra IKM Logam Gresik Resmi Dibuka, Jadi Tempat Magang Siswa SMK

Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

MKD DPR RI Perketat Pengawasan Pelat Khusus Anggota DPR

Prev Next

POPULER HARI INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

PWI Pusat Resmi Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Hina Wartawan

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia

Sentra IKM Logam Gresik Resmi Dibuka, Jadi Tempat Magang Siswa SMK

BERITA LAINNYA

Polisi Sita 85 Gram Sabu di Bengkel Jok Motor Singosari, Dua Pria Ditangkap

Belanja Modal Pemkot Malang Baru 8,54 Persen, DPRD Minta Naik hingga 15 Persen

Bakorwil Malang Perkuat Daya Saing UMKM Koridor Selatan Lewat Pemasaran Digital

TransNusa dan STB Hadirkan Promo Tiket Pesawat ke Singapura dan Paket Fly-Cruise

PWI Malang Raya Laporkan Hotman Paris ke Polresta Malang Kota

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia

29 Jam Dicari, Pemuda Tenggelam di Bengawan Solo Sragen Ditemukan Meninggal

Sentra IKM Logam Gresik Resmi Dibuka, Jadi Tempat Magang Siswa SMK

Bupati Gresik Cup 2026 Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

MKD DPR RI Perketat Pengawasan Pelat Khusus Anggota DPR

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

SMPN 6 Kota Blitar Terapkan MPLS Ramah, Tegaskan Nol Perundungan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved