Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kegigihan Bus Bagong Bertahan Hidup di Tengah Covid-19

Tiadakan Setoran Hingga Berbagi Kepada Masyarakat Sekitar

Agung Baskoro by Agung Baskoro
1 November 2023
0

JAVASATU.COM-MALANG- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berangsur beralih ke ‘New Normal’. Tapi bagaimana dengan dampak sosial masyarakat hingga ke perusahaan otobus yang kesehariannya melayani masyarakat umum? Berikut liputan wartawan Javasatu.com ke salah satu perusahaan bus (Bus Bagong) yang berjuang lagi merebut pasarnya, di tengah pandemi Covid-19.

Strategi yang digunakan adalah dengan mengoperasikan armada bus nya walau tanpa harus mengambil keuntungan semata. Adalah meminta awak bus beroperasi lagi ke jalan tanpa harus meminta setorannya. Dan bagaimana mereka masih tetap bertahan?

Armada Bus Bagong. (Foto : Agung Baskoro./Javasatu.com)

Direktur PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo mengatakan bahwa sudah 10 hari terakhir ini, pasca bus Bagong beroperasi, para kru dibebaskan dari setoran.

“Masih free setoran, karena uji coba 7 hari kemarin tidak mampu atau belum mampu. Jadi, penumpang masih satu dua saja,” ujar Budi, Senin (15/6/2020).

Terus sampai kapan akan membebaskan setoran itu meski diakuinya sudah merugi puluhan juta rupiah, Budi belum mengetahui pasti, yang jelas akan diwajibkan setor jika kondisi benar-benar sudah normal kembali.

“Penumpang ini benar-benar turun drastis, memang kondisinya betul-betul tidak ada penumpang. Tapi kalau tidak berani tampil, ya penumpang tidak akan tahu kalau sudah beroperasi. Sekarang kan memang berdampak pada semua, sekolah masih libur, sebagian besar pekerja juga masih di rumah,” terangnya.

Budi pun mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya hanya bisa bertahan. Dia berharap pandemi segera berakhir dan semuanya kembali seperti semula.

“Per hari ini, Gadang – Blitar itu 5 unit yang beroperasi, Arjosari – Blitar 10 unit. Sementara jam nya masih acak. Kita terus koordinasi dengan driver terkait jam-jamnya. Untuk sementara BBM (bahan bakar minyak, red) mereka modal sendiri, kita tidak ada subsidi,” jelas Budi.

Lantas kenapa terus beroperasi jika masih merugi, Budi melanjutkan, bahwa harus berjuang lagi mulai awal agar masyarakat tahu jika Bus Bagong siap beroperasi untuk melayani para penumpangnya.

“Kan ini memang dicoba dulu, kalau terus rugi ya masuk lagi ke garasi. Faktor pertama saat ini kan masyarakat banyak yang takut keluar rumah, dan kebijakan pemerintah memang menganjurkan itu. Kedua, faktor ekonomi, kalau pandemi ini berakhir ya bisa, kalau tidak kan memang harus hemat,” tukas Budi.

Masih Budi, membangkitkan semangat untuk bekerja kembali terus dilakukan oleh manajemen dan awak bus. Kerjasama yang baik dan saling terbuka itu kuncinya.

“Setiap hari kita monitor, setiap sopir kita wajibkan untuk melapor, memfoto atau memvideokan jumlah penumpang. Dengan kondisi seperti ini kan harus sama-sama jujur. Nanti baru bisa menentukan normal atau tidaknya,” ucapnya.

Sejatinya Budi sempat ketar-ketir dengan kondisi pandemi Covid-19, karena khawatir akan berdampak ke perusahaannya.

“Kekhawatiran itu lebih ke karyawannya, dampaknya bisa dirumahkan, mereka kan mempunyai anak dan istri, bayangkan kalau satu rumah seperti saya berisi lima orang kan kasihan. Beruntung yang di Kalimantan tetap berjalan tidak lock down, tapi kalau tutup ya sudah,” terang Budi.

PO Bagong Bebas PHK Justru Berbagi

Di luar pantauan, Bus Bagong yang dua bulan tidak beroperasi di jalan, tapi tidak merumahkan dan memutuskan hubungan kerja karyawananya. Tapi justru bersosial kemasyarakat yang terdampak Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Diketahui bersama dampak dari pandemi Covid-19 sangat luar biasa diperdaban ini. Tapi hal itu tidak berdampak ke perusahaan otobus Bagong. Mereka tetap bertahan meskipun kondisi perekonomian saat ini tengah carut-marut.

“Kondisi ini kan memang sulit diprediksi. Karyawan kita total tidak ada yang kita liburkan,” kata Direktur PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, Senin (15/6/2020).

Budi menambahkan, untuk di garasi PO Bagong saja, ada sekitar 100 karyawan yang bekerja setiap harinya. Selama ini, aktivitas mereka masih berjalan seperti biasa.

“Kita tetap kerja dengan ketentuan yang berlaku. Kita terapkan protokol kesehatan (Porkes). Masih tidak ada perubahan, sama seperti dulu. Termasuk pemberian THR (tunjangan hari raya, red) juga tetap” ucapnya.

Budi sangat bersyukur, meski diterpa pandemi namun masih bisa melaksanakan kegiatan sosial. Sudah beberapa kali PO Bagong memberikan bantuan ke masyarakat secara langsung.

“Kita juga sempat bagi-bagi sembako. Seperti di kampung dekat garasi ini, ada 100 lebih kepala keluarga yang kita bagikan sembako,” pungkas Budi. (Agb/Arf)

Tags: Bus Bagongkecamatan kepanjenPO BagongPT Bagong Dekaka Makmur
Previous Post

Ada Sanksi Sosial di Pengetatan Singosari

Next Post

18 Orang Warga Kota Batu Positif Covid-19 Paksakan Diri Pulang Kampung

Related Posts

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang
Kabupaten Malang

Zia’ul Haq: Pencak Silat Jadi Wadah Bentuk Karakter Pelajar Kabupaten Malang

26 April 2026
Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan
Berita

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

25 April 2026
Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga
Berita

Jalan Diperbaiki, Warga Malang Selatan Apresiasi Kinerja Bina Marga

25 April 2026
SPBU “Nakal” di Kota Malang Disanksi, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite 30 Hari
Berita

Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polres Malang Bongkar Oplosan LPG Subsidi

24 April 2026
Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi
Berita

Polisi Bongkar Praktik LPG Oplosan di Malang, Gas Subsidi Disulap Jadi Non-Subsidi

24 April 2026
Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi
Berita

Berkedok Pengobatan, Pria di Gedangan Malang Cabuli Pasien Dibekuk Polisi

23 April 2026
Next Post

18 Orang Warga Kota Batu Positif Covid-19 Paksakan Diri Pulang Kampung

Pos-pos Terbaru

  • UIBU Malang Buka Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1
  • 40 Kantong Darah dari Polres Blitar Kota di HUT ke-75 Humas Polri
  • MUI Kecamatan Gresik Buka Peluang Kerja Sama Pendidikan dengan SMA NU 2
  • Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Orang Jadi Tersangka
  • KORMI Kota Malang Kukuhkan Pengurus 2026-2031, Siapkan Roadshow ke Jember
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com