email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kegigihan Bus Bagong Bertahan Hidup di Tengah Covid-19

Tiadakan Setoran Hingga Berbagi Kepada Masyarakat Sekitar

by Agung Baskoro
15 Juni 2020
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-MALANG- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berangsur beralih ke ‘New Normal’. Tapi bagaimana dengan dampak sosial masyarakat hingga ke perusahaan otobus yang kesehariannya melayani masyarakat umum? Berikut liputan wartawan Javasatu.com ke salah satu perusahaan bus (Bus Bagong) yang berjuang lagi merebut pasarnya, di tengah pandemi Covid-19.

Strategi yang digunakan adalah dengan mengoperasikan armada bus nya walau tanpa harus mengambil keuntungan semata. Adalah meminta awak bus beroperasi lagi ke jalan tanpa harus meminta setorannya. Dan bagaimana mereka masih tetap bertahan?

Armada Bus Bagong. (Foto : Agung Baskoro./Javasatu.com)

Direktur PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo mengatakan bahwa sudah 10 hari terakhir ini, pasca bus Bagong beroperasi, para kru dibebaskan dari setoran.

“Masih free setoran, karena uji coba 7 hari kemarin tidak mampu atau belum mampu. Jadi, penumpang masih satu dua saja,” ujar Budi, Senin (15/6/2020).

Terus sampai kapan akan membebaskan setoran itu meski diakuinya sudah merugi puluhan juta rupiah, Budi belum mengetahui pasti, yang jelas akan diwajibkan setor jika kondisi benar-benar sudah normal kembali.

“Penumpang ini benar-benar turun drastis, memang kondisinya betul-betul tidak ada penumpang. Tapi kalau tidak berani tampil, ya penumpang tidak akan tahu kalau sudah beroperasi. Sekarang kan memang berdampak pada semua, sekolah masih libur, sebagian besar pekerja juga masih di rumah,” terangnya.

Budi pun mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya hanya bisa bertahan. Dia berharap pandemi segera berakhir dan semuanya kembali seperti semula.

BacaJuga :

Zia’ul Haq: Kalau Sidang Musorkablub Fair, Saya Tak Akan Naik Meja

Darmadi Terpilih Jadi Ketua KONI Kabupaten Malang 2026-2028

“Per hari ini, Gadang – Blitar itu 5 unit yang beroperasi, Arjosari – Blitar 10 unit. Sementara jam nya masih acak. Kita terus koordinasi dengan driver terkait jam-jamnya. Untuk sementara BBM (bahan bakar minyak, red) mereka modal sendiri, kita tidak ada subsidi,” jelas Budi.

Lantas kenapa terus beroperasi jika masih merugi, Budi melanjutkan, bahwa harus berjuang lagi mulai awal agar masyarakat tahu jika Bus Bagong siap beroperasi untuk melayani para penumpangnya.

“Kan ini memang dicoba dulu, kalau terus rugi ya masuk lagi ke garasi. Faktor pertama saat ini kan masyarakat banyak yang takut keluar rumah, dan kebijakan pemerintah memang menganjurkan itu. Kedua, faktor ekonomi, kalau pandemi ini berakhir ya bisa, kalau tidak kan memang harus hemat,” tukas Budi.

Masih Budi, membangkitkan semangat untuk bekerja kembali terus dilakukan oleh manajemen dan awak bus. Kerjasama yang baik dan saling terbuka itu kuncinya.

“Setiap hari kita monitor, setiap sopir kita wajibkan untuk melapor, memfoto atau memvideokan jumlah penumpang. Dengan kondisi seperti ini kan harus sama-sama jujur. Nanti baru bisa menentukan normal atau tidaknya,” ucapnya.

Sejatinya Budi sempat ketar-ketir dengan kondisi pandemi Covid-19, karena khawatir akan berdampak ke perusahaannya.

“Kekhawatiran itu lebih ke karyawannya, dampaknya bisa dirumahkan, mereka kan mempunyai anak dan istri, bayangkan kalau satu rumah seperti saya berisi lima orang kan kasihan. Beruntung yang di Kalimantan tetap berjalan tidak lock down, tapi kalau tutup ya sudah,” terang Budi.

PO Bagong Bebas PHK Justru Berbagi

Di luar pantauan, Bus Bagong yang dua bulan tidak beroperasi di jalan, tapi tidak merumahkan dan memutuskan hubungan kerja karyawananya. Tapi justru bersosial kemasyarakat yang terdampak Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Diketahui bersama dampak dari pandemi Covid-19 sangat luar biasa diperdaban ini. Tapi hal itu tidak berdampak ke perusahaan otobus Bagong. Mereka tetap bertahan meskipun kondisi perekonomian saat ini tengah carut-marut.

“Kondisi ini kan memang sulit diprediksi. Karyawan kita total tidak ada yang kita liburkan,” kata Direktur PT Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo, Senin (15/6/2020).

Budi menambahkan, untuk di garasi PO Bagong saja, ada sekitar 100 karyawan yang bekerja setiap harinya. Selama ini, aktivitas mereka masih berjalan seperti biasa.

“Kita tetap kerja dengan ketentuan yang berlaku. Kita terapkan protokol kesehatan (Porkes). Masih tidak ada perubahan, sama seperti dulu. Termasuk pemberian THR (tunjangan hari raya, red) juga tetap” ucapnya.

Budi sangat bersyukur, meski diterpa pandemi namun masih bisa melaksanakan kegiatan sosial. Sudah beberapa kali PO Bagong memberikan bantuan ke masyarakat secara langsung.

“Kita juga sempat bagi-bagi sembako. Seperti di kampung dekat garasi ini, ada 100 lebih kepala keluarga yang kita bagikan sembako,” pungkas Budi. (Agb/Arf)

Tags: Bus Bagongkecamatan kepanjenPO BagongPT Bagong Dekaka Makmur

BERITA TERBARU

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

Prev Next

POPULER HARI INI

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved