JAVASATU.COM- Jumlah peziarah di makam Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik meningkat saat peringatan Hari Santri Nasional 2026. Penjaga makam mencatat sekitar 2.500 orang berziarah, naik dibandingkan hari biasa yang rata-rata mencapai 1.500 orang.

Penjaga Makam Sunan Gresik, Basyir Ahmad, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung terasa pada momentum Hari Santri tahun ini. Peziarah yang datang berasal dari Kabupaten Gresik maupun luar daerah.
“Untuk jumlah pengunjung sekitar 2.500 orang. Alhamdulillah, peziarah meningkat pada Hari Santri Nasional ini. Semoga ke depannya semakin ramai lagi,” kata Basyir, Jumat (23/10/2026).
Menurut Basyir, ziarah menjadi salah satu cara masyarakat mengenang perjuangan para ulama dalam menyebarkan agama Islam di Nusantara. Selain berdoa, pengunjung dapat mengenal sejarah dan keteladanan para wali.
Peningkatan kunjungan juga dimanfaatkan sejumlah peziarah untuk mengenalkan sejarah Islam kepada generasi muda. Salah satunya Wahid Afandi, peziarah asal Lamongan, yang datang bersama anak-anak santri untuk berziarah ke makam Sunan Gresik dan sejumlah makam wali lainnya.
Wahid mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan mengenalkan sosok penyebar Islam sekaligus mengajak para santri meneladani perjuangan ulama dan tokoh Islam dalam melawan penjajahan.
“Tujuan berziarah untuk mengetahui lebih dekat para penyebar agama Islam di Gresik, sekaligus mengajak anak-anak santri meneladani para pahlawan nasional, ulama, dan tokoh Islam dalam melawan penjajah Belanda pada masa itu,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menambah pengetahuan para santri dan menjadi bekal dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Semoga ilmu yang didapatkan para santri bermanfaat bagi masyarakat dan mendapatkan barokah dari para wali. Amin,” ungkapnya. (arf/arf)






