JAVASATU.COM- Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, mengenalkan nilai akhlak mulia dan kecintaan terhadap agama kepada anak sejak usia dini melalui peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Kegiatan yang melibatkan murid Raudlatul Athfal (RA), guru, dan wali murid itu digelar di Pantai Pasir Putih Dalegan, Kecamatan Panceng, Sabtu (24/10/2026).
Peringatan Hari Santri tersebut diisi dengan senam bersama, lantunan selawat Nabi, dan kegiatan kebersamaan di alam terbuka. Ribuan murid RA bersama orang tua dan guru mengikuti rangkaian acara yang diawali sejak pagi.
Ketua IGRA Kecamatan Dukun, Hj Choiroh Mu’dlim, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mengenalkan makna menjadi santri kepada anak-anak, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga lewat pembentukan karakter dalam kehidupan sehari-hari.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud kebersamaan kita guru, anak, dan orang tua dalam satu ikatan kasih sayang,” ujar Choiroh.
Ia menegaskan, nilai kesantrian yang ingin ditanamkan sejak dini mencakup akhlak mulia, kecintaan terhadap agama, dan kepedulian kepada sesama.
“Peringatan HSN ini ingin kami tanamkan sejak dini kepada anak-anak, bahwa menjadi santri bukan hanya di lingkungan pondok atau kelas, tetapi menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mencintai agama, dan berguna bagi sesama,” katanya.
Choiroh berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang saleh dan salehah.
Pengawas RA Kecamatan Dukun, Hj Sunaiyah, mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam menanamkan nilai keimanan dan akhlak. Karena itu, pembentukan karakter perlu melibatkan sekolah dan keluarga.
“Saya sangat bangga melihat semangat dan keakraban yang terjalin di antara kita semua. Pendidikan anak usia dini adalah masa emas untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak,” ujar Sunaiyah.
Ia mengajak guru dan orang tua menjaga kesinambungan pendidikan karakter, sehingga nilai-nilai Islam tidak hanya dikenalkan di sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan keluarga.
“Melalui peringatan Hari Santri ini, mari kita terus bersinergi, sekolah dan keluarga, untuk mendidik anak-anak kita dengan nilai-nilai luhur Islam. Semoga IGRA Kecamatan Dukun semakin maju dan selalu menjadi pelita dalam pendidikan anak-anak kita,” imbuhnya. (hoo/arf)





