JAVASATU.COM- Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan enam unit bus untuk melayani konektivitas transportasi menuju sejumlah destinasi wisata di Malang Selatan, termasuk Pantai Balekambang dan Sendang Biru.
Layanan bus antarkota dalam provinsi (AKDP) komersial tersebut disiapkan untuk memudahkan mobilitas wisatawan dari kawasan Kota Malang dan Kepanjen menuju wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Nyono, mengatakan layanan tersebut dirancang untuk mengintegrasikan transportasi umum Trans Jatim dengan sejumlah destinasi wisata di Malang Selatan.
“Malang Selatan kami hadirkan bus AKDP, bukan yang bersubsidi, tetapi komersial. Untuk integrasi ke titik-titik destinasi wisata dari Terminal Hamid Rusdi ke Kepanjen, Balekambang, Sendang Biru, dengan jumlah unit enam,” ujar Nyono dalam laporan saat peluncuran Trans Jatim Koridor 2 Malang Raya, Jumat (30/10/2026).
Menurut Nyono, pengoperasian layanan tersebut akan terus dievaluasi untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan potensi penumpang. Integrasi antarmoda diharapkan memudahkan wisatawan melanjutkan perjalanan dari layanan Trans Jatim menuju kawasan wisata.
Nyono menambahkan, pengembangan rute akan mempertimbangkan hasil evaluasi, permintaan masyarakat, serta aspek keamanan jalur yang dilalui. Jika kebutuhan dan kondisi rute memungkinkan, layanan dapat dikembangkan lebih lanjut. (har/arf)
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Malang Selatan memiliki potensi wisata yang perlu didukung kemudahan akses transportasi. Kawasan pantai di wilayah tersebut menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk berwisata.
Khofifah berharap pengembangan transportasi umum dapat membantu masyarakat menjangkau destinasi wisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi daerah.
“Ribuan masyarakat kita menuju ke pantai selatan, Malang Selatan. Ini merupakan potensi kebangkitan ekonomi yang harus dipromosikan dan difasilitasi agar bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Khofifah.
Dia juga menyebut konektivitas transportasi dapat memberikan dampak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat yang melakukan perjalanan untuk bekerja maupun menempuh pendidikan.
Pengembangan layanan bus menuju destinasi wisata Malang Selatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim memperluas keterhubungan transportasi di kawasan Malang Raya. (har/arf)






