JAVASATU.COM- Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Heli Suyanto turun langsung membersihkan sampah di sepanjang Jalan Panglima Sudirman setelah gelaran Batu Art Flowers Carnival 2026, Sabtu (31/10/2026).
Aksi tersebut dilakukan bersama Sekretaris Daerah Alfi Nurhidayat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dian Fachroni Kurniawan, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Mereka menyapu sisa sampah di badan jalan hingga area trotoar setelah kontingen terakhir, yakni Dinas Pariwisata, menyelesaikan penampilannya di panggung kehormatan.
Kepala DLH Kota Batu Dian Fachroni Kurniawan mengatakan, pelaksanaan karnaval tahun ini berlangsung tertib dan selesai sesuai jadwal. Acara berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.
“Batu Art Flowers Festival 2026 ini lumayan tertib waktu sehingga tidak sampai overtime hingga malam hari. Tadi sebelum kontingen berjalan, teman-teman petugas kebersihan sudah mengantisipasi dengan memberikan respek dan edukasi awal kepada seluruh pedagang di sepanjang jalur karnaval. Hal ini terbukti ampuh mengurangi volume sampah dan beban sampah yang berserakan,” ujar Dian.
Menurut Dian, DLH Kota Batu mengerahkan 57 petugas penyapu jalan dan sekitar 40 petugas kebersihan. Mereka ditempatkan di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan perbatasan untuk mendukung kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Volume sampah yang terkumpul diperkirakan tidak sampai memenuhi satu truk pengangkut jenis dump truck. Sampah yang disapu petugas terlebih dahulu dikumpulkan di tengah jalan, kemudian dibersihkan menggunakan mobil penyapu jalan mekanis atau road sweeper.
“Alhamdulillah, volume sampah kali ini tidak cukup banyak, kemungkinan tidak sampai memenuhi satu dump truck. Sampah yang disapu petugas langsung dikumpulkan di tengah jalan, kemudian disapu oleh mobil penyapu jalan mekanik atau yang secara umum dikenal dengan Road Sweeper,” jelasnya.
Dian mengapresiasi petugas kebersihan yang tetap menjalankan tugas meski harus bekerja di luar jadwal rutin. Ia juga berterima kasih kepada pengunjung yang ikut menjaga kebersihan selama karnaval.
“Saya sampaikan terima kasih untuk seluruh pihak, terutama petugas kebersihan yang di luar jadwal rutinnya tetap bertugas menjaga kebersihan pada event-event Kota Batu. Pengunjung dan penikmat acara juga luar biasa kesadarannya, kami apresiasi,” katanya.
Dian berharap pendekatan persuasif kepada pedagang dapat terus ditingkatkan. DLH juga akan mengantisipasi titik-titik rawan penumpukan sampah, terutama di sekitar pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan secara insidental saat kegiatan berlangsung.
“Harapannya pola seperti ini dapat berjalan lebih baik ke depannya dengan mengantisipasi kantong-kantong sampah pada tempat-tempat yang cukup rawan, terutama di area para pedagang kaki lima (PKL) insidentil pada event-event Kota Batu,” pungkasnya.
Batu Art Flowers Carnival 2026 diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta pelaku usaha di Kota Batu. Karnaval berlangsung di sepanjang jalur utama kota dengan rangkaian penampilan hingga kontingen terakhir dari Dinas Pariwisata. (yon/arf)






