Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Ribuan Warga Gunungkidul Padati POR IKG 2026 di Bekasi, Ini Daftar Juara

Javasatu by Javasatu
2 November 2026

JAVASATU.COM- Sekitar 2.500 warga Gunungkidul yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) memadati Bekasi International Soccer Field, Minggu (1/11/2026). Mereka mengikuti pembukaan Pekan Olahraga (POR) IKG ke-1 Tahun 2026 yang melibatkan kontingen dari 18 kapanewon.

Foto by IKG

Kegiatan olahraga perdana warga Gunungkidul di perantauan Jabodetabek dan sekitarnya tersebut digelar untuk menyambut HUT ke-56 IKG pada 12 Desember 2026. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga diisi defile kontingen, pertunjukan seni budaya, serta pertemuan warga Gunungkidul dari berbagai wilayah perantauan.

Pembukaan POR IKG 2026 dihadiri Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) RI Suyadi Pawiro, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Dandim 0507/Bekasi, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Gunungkidul Chairul Agus Mantara, Staf Ahli Bidang Sosial, Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Gunungkidul Supriyanto, serta Kepala Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DIY Nugrohoningsih.

Ketua Panitia POR IKG 2026 sekaligus Ketua I IKG, Suyanto, mengatakan pembukaan kegiatan diawali defile 18 kapanewon yang diikuti lebih dari 1.500 peserta. Setiap kontingen menampilkan identitas dan kekhasan wilayah masing-masing.

ADVERTISEMENT

“Opening Ceremony diawali dengan defile dari 18 Kapanewon IKG yang berjumlah lebih dari 1.500 peserta, juga tari kolosal Jaranan yang diikuti sekitar 100 personel. Mari menyambut POR IKG 2026 dengan happy dan tentu dengan semangat Guyub Rukun, Paseduluran Saklawase,” ujar Suyanto.

Selain defile, pembukaan juga dimeriahkan pertunjukan tari kolosal Jaranan yang melibatkan sekitar 100 personel. Panitia turut memberikan penghargaan kepada kontingen dengan penampilan terbaik. Gelar kontingen defile terbaik diraih IKG Kapanewon Nglipar.

Ketua IKG Tekankan Persaudaraan Warga Perantauan

Ketua Umum IKG, Saimo, menegaskan POR IKG tidak hanya berorientasi pada persaingan untuk memperebutkan gelar juara. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempertemukan warga Gunungkidul di perantauan untuk mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian antarsesama.

“POR IKG ini adalah sarana silaturahmi warga Gunungkidul di Jabodetabek untuk saling sapa, saling kenal, dan saling jaga. Kompetisi dalam POR IKG 2026 harus dilandasi dengan spirit Guyub Rukun, sportif, dan akhirnya prestasi yang akan kita raih bersama,” tegas Saimo.

Menurutnya, nilai saling menyapa, menjaga, dan membantu menjadi fondasi dalam membangun organisasi yang solid dan memiliki kepedulian sosial.

Pelaksanaan POR IKG juga menjadi bagian dari implementasi Sapta Cita IKG 2026–2031. Tujuh agenda tersebut meliputi penguatan tata kelola organisasi, kemandirian ekonomi, pengembangan sekretariat IKG melalui optimalisasi Sekolah Budi Harapan, penguatan soliditas warga, pengembangan bidang sosial, pendidikan dan olahraga, pelestarian budaya, serta sinergi kelembagaan.

“Melalui POR IKG, kita sedang menjalankan cita-cita organisasi. Ada soliditas yang kita bangun, olahraga yang kita kembangkan, budaya yang kita lestarikan, serta sinergi kelembagaan yang kita wujudkan. Jadi, POR IKG bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini memberikan manfaat dan memperkuat organisasi serta persaudaraan kita,” tambahnya.

Wali Kota Bekasi Apresiasi Penyelenggaraan POR IKG

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi IKG yang memilih Kota Bekasi sebagai lokasi penyelenggaraan POR IKG pertama. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar di Kota Bekasi pada tahun-tahun berikutnya.

Menurut Tri, warga Bekasi memiliki kedekatan sosial dan budaya dengan masyarakat Jawa, termasuk warga Gunungkidul. Kedekatan tersebut dinilai dapat menjadi peluang untuk mengembangkan kolaborasi lintas sektor yang memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Bekasi.

Bupati Gunungkidul Ajak Warga Perkuat Persaudaraan Lewat Olahraga

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengingatkan pentingnya persatuan dan persaudaraan melalui kegiatan olahraga. Dalam sambutannya, ia mengutip pidato Presiden pertama RI Soekarno pada 1960 yang berjudul Membangun Dunia Kembali.

“Bangunlah dunia ini kembali! Bangunlah dunia ini kokoh dan kuat dan sehat! Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan,” demikian pesan Bung Karno yang dikutip Endah.

Ia mengatakan, kompetisi olahraga harus menjadi sarana memperkuat fisik, melatih mental, membangun sportivitas, sekaligus menjaga tradisi srawung atau guyub rukun di antara warga perantauan.

Menurut Endah, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari jumlah medali atau gelar juara, tetapi juga dari pengalaman dan semakin eratnya hubungan persaudaraan antarkontingen.

Sesmenpora Dorong Prestasi Atlet dan Industri Olahraga

Sesmenpora RI Suyadi Pawiro, yang merupakan putra daerah Giritirto, Purwosari, Gunungkidul, menyampaikan tiga sasaran penting penyelenggaraan POR IKG 2026.

Pertama, mendorong lahirnya atlet berprestasi. Ia menyebut Gunungkidul telah melahirkan sejumlah atlet yang mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui pembinaan dan kompetisi berkelanjutan.

Kedua, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan kebugaran tubuh.

“Dengan sehat kita makan apa saja enak. Makan tiwul saja sama sambal juga enak,” selorohnya yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Ketiga, mendorong tumbuhnya ekosistem industri olahraga. Menurut Suyadi, Kemenpora berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem olahraga, baik bagi masyarakat perantauan maupun di daerah asal, Kabupaten Gunungkidul.

Ia juga mengusulkan agar POR IKG diselenggarakan secara konsisten di lokasi yang sama setiap tahun. Konsistensi tempat pelaksanaan dinilai dapat membantu membangun ekosistem olahraga sekaligus memberikan kepastian bagi sponsor untuk mendukung kegiatan dalam jangka panjang.

Didukung Kemenpora dan Sejumlah Perusahaan

Penyelenggaraan POR IKG 2026 mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta sejumlah perusahaan dan unit usaha milik warga diaspora maupun mitra pendukung.

Perusahaan dan mitra yang memberikan dukungan antara lain PT Kertas Nusantara, PT Putra Perdana, PT Indosiko, ARD Carwash, PT Tata Laksana Sakti, Kedai Dunia Muda (KDM), PT Ponco Jiwa Manunggal, PT Mustikasari Persada, dan Sosro Indonesia.

Dukungan juga diberikan melalui perlindungan medis dan keselamatan bagi para atlet dengan asuransi Saling Jaga.

Hasil Pertandingan POR IKG 2026

POR IKG ke-1 Tahun 2026 mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni sepak bola, bola voli, bulu tangkis, dan tenis meja. Panitia menargetkan seluruh pertandingan dapat diselesaikan dalam satu hari. Jika masih terdapat pertandingan yang belum selesai, pelaksanaannya dilanjutkan pada Minggu (8/11/2026).

Berikut hasil pertandingan yang diumumkan panitia:

1. Bola Voli

Kategori Putri:

  • Juara 1: IKG Kapanewon Saptosari
  • Juara 2: IKG Kapanewon Semanu
  • Juara 3: IKG Kapanewon Patuk

Kategori Putra:

  • Juara 1: IKG Kapanewon Ponjong
  • Juara 2: IKG Kapanewon Semanu
  • Juara 3: IKG Kapanewon Ngawen

2. Tenis Meja

  • Juara 1: Kapanewon Semin
  • Juara 2: Kapanewon Ponjong
  • Juara 3 bersama: Kapanewon Paliyan dan Playen

3. Bulu Tangkis Level A

  • Juara 1: Kapanewon Ponjong
  • Juara 2: Kapanewon Semin
  • Juara 3 bersama: Kapanewon Playen dan Ngawen

4. Sepak Bola

  • Juara 1: Kapanewon Rongkop
  • Juara 2: Kapanewon Semin
  • Juara 3: Kapanewon Ngawen

IKG Buka Ruang Kebersamaan bagi Seluruh Warga Gunungkidul

Humas IKG, Tarsih Ekaputra, mengatakan POR IKG 2026 juga menjadi momentum untuk memperkenalkan organisasi kepada warga Gunungkidul di perantauan, khususnya wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Menurutnya, IKG merupakan wadah bagi warga Gunungkidul untuk saling mengenal, membangun sinergi, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama maupun kampung halaman.

“Kami tentu tidak bisa menjanjikan bahwa dengan bergabung bersama IKG seseorang akan memperoleh keuntungan secara ekonomi secara mutlak. Namun, melalui IKG kita memiliki ruang untuk saling mengenal, berdiskusi, membangun kebersamaan, saling menjaga, dan saling membantu. Nilai-nilai persaudaraan inilah yang jauh lebih penting untuk kita tumbuhkan bersama,” jelas Tarsih.

Ia menegaskan IKG bukan organisasi eksklusif yang hanya diperuntukkan bagi tokoh, pejabat, pengusaha, atau kalangan tertentu. Organisasi tersebut terbuka bagi seluruh warga Gunungkidul tanpa memandang profesi, jabatan, status sosial, maupun kondisi ekonomi.

“IKG adalah rumah bersama. Siapa pun warga Gunungkidul yang berada di perantauan, termasuk generasi penerus dan diaspora Gunungkidul, memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besar ini. Kita ingin membangun organisasi yang terbuka, inklusif, dan benar-benar hadir untuk semua warga,” tambahnya.

Tarsih berharap semakin banyak warga Gunungkidul di perantauan mengenal IKG dan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi.

“Kita mungkin datang dari kapanewon, desa, profesi, dan latar belakang yang berbeda, tetapi ketika berada di perantauan, kita adalah satu keluarga besar. Mari saling mengenal, saling menjaga, saling membantu, dan bersama-sama membesarkan IKG. Guyub Rukun, Paseduluran Saklawase,” pungkasnya. (arf/arf)

Tags: Ikatan Keluarga GunungkidulIKGOlahraga
Previous Post

Ini Daftar Juara Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

Next Post

OPINI: Utang Mata Uang Sendiri atau Dolar? Mengapa Negara Berkembang Lebih Rentan?

Related Posts

Ini Daftar Juara Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026
Olahraga

Ini Daftar Juara Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

1 November 2026
Gresik Kirim 187 Atlet ke POPDA Jatim 2026, Bidik Peringkat Lebih Tinggi
Olahraga

Gresik Kirim 187 Atlet ke POPDA Jatim 2026, Bidik Peringkat Lebih Tinggi

27 Oktober 2026
Persema Malang Seleksi Pemain, Bidik Promosi ke Liga 3
Olahraga

Persema Malang Seleksi Pemain, Bidik Promosi ke Liga 3

26 Oktober 2026
Majalengka Bidik 18 Emas di Porprov Jabar 2026, Target Tembus 10 Besar
Olahraga

Majalengka Bidik 18 Emas di Porprov Jabar 2026, Target Tembus 10 Besar

26 Oktober 2026
Ketum PBTI Jenderal Richard Tampubolon Lantik Adnan Purichta Pimpin Taekwondo Sulsel
Olahraga

Ketum PBTI Jenderal Richard Tampubolon Lantik Adnan Purichta Pimpin Taekwondo Sulsel

25 Oktober 2026
Podcast Mbois: Sport Tourism Kota Malang, Prestasi Menuju Dunia
Olahraga

Podcast Mbois: Sport Tourism Kota Malang, Prestasi Menuju Dunia

25 Oktober 2026
Next Post
OPINI: Utang Mata Uang Sendiri atau Dolar? Mengapa Negara Berkembang Lebih Rentan?

OPINI: Utang Mata Uang Sendiri atau Dolar? Mengapa Negara Berkembang Lebih Rentan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com