Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Makam Utusan Kerajaan Mataram ‘Surontani’ Berada di Desa Jatiguwi Malang

Javasatu by Javasatu
24 Februari 2021
2
HM Sanusi, Bupati Malang meresmikan makam Tumenggung Surontani atau Mbah Bodo usai dilakukan pemugaran. (Foto: Bakir Barada/Javasatu.com)

Javasatu,Malang- Makam Tumenggung Surontani atau Mbah Bodo terletak di Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Juru kunci Tumenggung Surontani, Pani (kanan). (Foto : Bakir Barada/Javasatu.com)

Diceritakan oleh Juru Kunci Mbah Bodo atau Surontani, Pani, Surontani adalah utusan kerajaan Mataram yang ditugaskan menjalankan misi memberantas pembangkang kerajaan Kanjuruhan, kala itu Surontani melakukan perjalanan panjang hingga akhirnya sampai di Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

“Surontani jalan mulai Dadapan, Senggreng, Ngebruk, gak kuat jalan saking capeknya dan sakit, Surontani bilang, aku wes ora kuat ndek kene, aku iki wes ngebruk ndek kene (aku sudah tidak kuat jalan, aku berhenti disini saja)” kata Pani.

Lanjutnya, saat di perbatasan desa antara Jatiguwi dan Ngebruk Surotani minta ditandu ke barat karena sudah tidak kuat jalan dan akhirnya meninggal dunia. Kemudian abdi Surontani atau pamongnya, Ki Haryopuji memberi kabar ke kerajaan Mataran, bahwa Surontani meninggal. Abdi bertanya kepada kerajaan Mataram, jasadnya dibawa ke Mataram ataukah di makamkan di Desa Jatiguwi Malang?

ADVERTISEMENT

“Kerajaan Mataram bilang tidak usah, di makamkan di Malang saja. Sebelum meninggal Surontani babad alas disekitarnya memperoleh 13 desa” tutur Pani.

Ketua pemugaran makam Tumenggung Surontani, Sunari (kanan). (Foto : Bakir Barada/Javasatu.com)

Senada, juga diceritakan salah satu tokoh masyarakat desa Jatiguwi, Sunari, kala itu, Surontani melakukan perjalanan panjang mulai Solo, Ponorogo, Blitar hingga tiba di Desa Jatiguwi Kabupaten Malang.

“Sampai di Desa Jatiguwi, tepatnya di perbatasan sebelah timur desa (jatiguwi-ngebruk), terjadilah peperangan dengan pembangkang kerajaan Kanjuruhan. Di peperangan itu tidak ada yang kalah dan tidak ada yang menang” kata Sunari yang juga ketua pemugaran makam Surontani.

Diinformasikan, makam Surontani telah dilakukan pemugaran beberapa bulan lalu, dan pada 18 September 2020 diresmikan HM Sanusi, Bupati Malang.

Sekretaris kecamatan Sumberpucung, Ti’ah (kiri). (Foto : Bakir Barada/Javasatu.com)

Peresmian dihadiri Pawiyatan Pambiworo Surakarta dan Malang serta kepala desa se kecamatan Sumberpucung, Muspika juga tokoh masyarakat setempat.

Sekretaris Kecamatan Sumberpucung, Ti’ah menuturkan, alasan di pugar nya makam Tumenggung Surontani, untuk melestarikan budaya dan mengenang perjalanannya.

“Agar dikenal oleh masyarakat banyak. Supaya masyarakat Jatiguwi tidak lupa akan leluhurnya. Dana pemugaran bantuan dari keraton surokarto, terutama maesannya” kata Ti’ah. (Kir/Arf)

Previous Post

Supaya Ramai, Tempat Pariwisata Kab Malang Butuh Aturan Fleksibel

Next Post

31 Santri Ponpes di Kota Batu Terkonfirmasi Positif Covid-19

Related Posts

Pilkades Sekarwangi 2026, Ade Harto Nomor Urut 5 Usung Lima Gagasan
Desa Kita

Pilkades Sekarwangi 2026, Ade Harto Nomor Urut 5 Usung Lima Gagasan

19 Oktober 2026
Guar Bumi Majalengka, Tradisi Warga Ciborelang Hormati Leluhur
Desa Kita

Guar Bumi Majalengka, Tradisi Warga Ciborelang Hormati Leluhur

18 Oktober 2026
Puluhan Desa dari Malaka Studi Tiru ke BUMDes Ardiles Singosari Malang
Desa Kita

Puluhan Desa dari Malaka Studi Tiru ke BUMDes Ardiles Singosari Malang

7 Oktober 2026
Calon Kades Kudangwangi Ade Ahmad Fokus Pertanian, Dorong Bendungan Cariang Dilanjutkan
Desa Kita

Calon Kades Kudangwangi Ade Ahmad Fokus Pertanian, Dorong Bendungan Cariang Dilanjutkan

7 Oktober 2026
Bukan Pesta Mewah, Kades Palabuan Rayakan Ultah dengan Hibahkan Masjid
Desa Kita

Bukan Pesta Mewah, Kades Palabuan Rayakan Ultah dengan Hibahkan Masjid

30 Agustus 2026
Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan
Desa Kita

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

26 Agustus 2026
Next Post
31 Santri Ponpes di Kota Batu Terkonfirmasi Positif Covid-19

31 Santri Ponpes di Kota Batu Terkonfirmasi Positif Covid-19

Comments 2

  1. Ping-balik: Disnaker Mataram Usulkan Karyawan Giant Bisa Dipekerjakan Lagi - Nusa Daily
  2. Ping-balik: Disnaker Mataram Usulkan Karyawan Giant Bisa Dipekerjakan Lagi - Beritaloka

Pos-pos Terbaru

  • Trans Jatim Koridor 2 Malang, Aspirasi Angkot dan Penumpang Jadi Pertimbangan
  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana
  • Asep Japar Maju Jadi Calon Ketua Golkar Kabupaten Sukabumi di Musda XI
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com