email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 26 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pedagang Mengeluh, Ditengarai Pemkab Gresik Kurang Bijak Dalam Pengoperasian Terminal Bus Wisata Religi

by Sudasir Al Ayyubi
22 Oktober 2020

Javasatu,Gresik- Diketahui Terminal Bus Wisata Religi Syekh Maulana Malik Ibrahim berlokasi di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik dan Terminal Bus Wisata Sunan Giri berada di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Terminal Bus Pariwisata Religi Syekh Maulana Malik Ibrahim yang berlokasi di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Berdasarkan pantauan Javasatu.com, kedua terminal tersebut merupakan penunjang wisata religi bagi pengunjung dari luar kota yang menggunakan transportasi Bus. Namun, ditengarai dalam sistem pengoperasian transportasi darat pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kurang bijak penerapannya.

Kios pedagang souvenir di areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik sangat sepi pengunjung, diduga imbas pengoperasian Terminal Bus Wisata Syekh Maulana Malik Ibrahim kurang maksimal. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Penelusuran Javasatu.com, bus wisata setelah berziarah dari makam Sunan Giri, yang hendak meneruskan ziarah ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, harusnya bus wisata tersebut bergeser dan parkir di Terminal Syekh Maulana Malik Ibrahim. Namun kondisi di lapangan tidak demikian. Bus tersebut tetap berada di Terminal Sunan Giri, dan peziarah menggunakan angkutan kota menuju ke makam Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Atas kondisi seperti itu, sejumlah pedagang merasa mengeluh dan keberatan. Salah satu pedagang souvenir di areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, H Hamid mengungkapkan, karena bus jarang masuk ke terminal Syekh Maulana Malik Ibrahim pasti berdampak terhadap penjualan para pedagang.

“Jika bus pariwisata masuk ke terminal Lumpur (Terminal Syekh Maulana Malik Ibrahim, red) dulu, otomatis kesini (Areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, red) kan diangkut sama Elf yang sudah disediakan dan turun lewat sini (Areal pedagang souvenir, red), kalau tidak parkir di terminal lumpur atau bus parkir di terminal sunan giri, peziarah ke makam syekh maulana malik ibrahim menggunakan angkutan kota, maka jualan para pedagang sepi. Kan turunnya peziarah yang naik angkot tidak lewat para pedagang” beber H Hamid, Kamis (22/10/2020).

Pedagang souvenir di areal Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim, H Hamid. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Dirinya meminta kepada Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan (Dishub), agar dengan bijak mengatur pengoperasian sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Pemkab Gresik melalui dishub agar mengatur dan menertibkan, mungkin juga membuat aturan atau kebijakan yang tegas dan wajib dilaksanakan bagi para peziarah atau pengunjung bus wisata. Agar bus wisatanya di parkir di terminal Lumpur, terus kesini naik Elf yang sudah disediakan. Supaya kita tidak ada yang dirugikan, kan bisa bagi bagi rezeki. Dan semua bisa sejahtera” ungkap H Hamid.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

H Hamid membeberkan, jika pengoperasiannya seperti sekarang, yaitu terminal bus wisata lumpur jarang difungsikan sebagai mana mestinya, dirinya mempertanyakan, kenapa harus membangun dua terminal? kenapa tidak dijadikan satu saja?

“Kenapa dari dulu tidak memikirkan terminal religi di jadikan satu setelah membangun begitu megah, tapi tidak di maksimalkan setelah selesai pembangunannya. Kan itu mubadzir anggaran pemerintah” pungkas H Hamid.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksa pengunjung untuk harus parkir di terminal bus wisata Syekh Maulana Malik Ibrahim.

“Biarkan saja masyarakat atau pengunjung yang memilih sendiri” jawab Nanang singkat saat dihubungi Javasatu.com melalui sambungan telepon genggam, Kamis (22/10/2020). (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Comments 1

  1. Ping-balik: 20 Foto Wisata Religi Gresik – Gaga Radio

BERITA TERBARU

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER HARI INI

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

Polemik Lapak Pasar Karangploso, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Jelang Muktamar NU, Gus Yusuf Dinilai Bisa Jadi Pemersatu PBNU

Kapolres Malang Resmikan Media Center JPM, Jurnalis Pilar Kamtibmas

BERITA LAINNYA

Wabup Alif Sebut Masa Depan Gresik Ditentukan Desa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Malang Bangun 7 Sumur Bor untuk Ribuan Warga

Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Remaja, Siap Hadapi Ancaman Modern

Gresik Kejar Target Sanitasi Aman, Sekda Dorong Percepatan Akses Air Bersih

Pulang Mondok, Santri Ponpes Sakur Ujungpangkah Dibekali Bibit Puyuh dan Ikan Nila

Kapolres Gresik Ganjar Tim Pengungkap BBM Ilegal dan Narkoba

Anggaran Dinkes Kabupaten Malang Rp475 Miliar Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Mediasi Gugatan Rumah Bocor di PN Malang Gagal, Tergugat Hanya Tawarkan Rp2 Juta

Industri Gresik Utara Melaju, SDM Lokal Siap?

Santunan Anak Yatim di Ngantang, Mahasiswa KKN Al-Qolam Perkuat Kepedulian Sosial Warga

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Umpatan “Ndasmu” Menurut Rasa Bahasa Jawa

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved