email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 27 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Stok Kurang, Pendonor Plasma Butuh Sentuhan dan Rangsangan Ekonomi

by Nurul Hakim
2 Januari 2021

Javasatu,Surabaya- Donor plasma darah dari survivor atau penyintas Covid, sangat dibutuhkan untuk mempercepat kesembuhan pasien kondisi berat. Namun, tak sedikit survivor enggan mendonorkan plasmanya, padahal sangat dibutuhkan pasien Covid-19.

Suasana sharing terkait stok Plasma Darah Konvalesen. (Nusadaily.com)

Untuk itu dilakukan berbagai upaya, termasuk memberikan previlige kepada para survivor yang mendonorkan plasma darahnya, semisal diberi penghargaan, diberi pelatihan, dan dukungan ekonomi dari CSR hingga pembentukan koperasi guna membantu perekonomian mereka.

Demikian disampaikan dr. Agus, untuk merangsang donor plasma darah dengan berbagai program mendukung aktivitas para pendonor plasma darah konvalesen semisal di bidang koperasi para penyintas, pemberian tali asih, hingga pemberian program CSR agar hambatan survivor pendonor bisa diatasi.

Kata dia, juga perlu dibangun kemitraan dengan instansi lain untuk support program donor plasma darah konvalesen selain support ekonomi untuk penyintas yang rela mendonorkan plasma darahnya.

“Bisa dengan pemberian dukungan ekonomi atau pemberian pelatihan kewirausahaan maupun peningkatan kemampuan ekonomi lainnya,” ujar dr Agus Hariyanto, Sp.BS, dari RS Terapung Ksatria Airlangga Surabaya di acara sharing donor Konvalesen.

Lalu Bagaimana Teknis Donor Plasma Darah ?

Dokter Fitrianawaty, (DTD PMI Kota Surabaya) terlebih dahulu memberikan kriteria terkait pendonor dan tahapan yang harus dilalui oleh pendonor.

Menurut dr Fitria, donor plasma darah konvalesen telah dilaksanakan di UTD PMI Surabaya. Kriteria pendonor adalah usia 17 – 60 tahun.

Swab terakhir harus negatif, dan donor dilakukan setelah 14 hari terhitung dari swab negatif terakhir, dan berat badan minimal 55 kilogram.

Kriteria lain, pendonor tidak pernah menerima transfusi darah, tidak mempunyai penyakit bawaan, diutamakan laki-laki dan perempuan yang belum mempunyai anak (belum pernah melahirkan).

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Secara teknis pendonor akan diambil sampel darahnya untuk discreening dan diproses selama satu hari. Bila lolos screening maka donor plasma dapat dilakukan di hari berikutnya.

Untuk selanjutnya donor bisa dilakukan lagi per dua minggu (14 hari) lagi, apabila masih terdapat cukup imun anti Covid-19 dalam darah pendonor.

“Unit yang bisa menjalankan proses ini adalah UTD PMI Surabaya, Malang dan Sidoarjo,” ujarnya.

PMI Surabaya Miliki 3 Mesin

Untuk PMI Surabaya, hingga saat ini memilik 3 mesin pengolah plasma darah dengan kapasitas per-mesin menangani 10 pendonor tiap hari.

“Jadi untuk PMI Surabaya hanya bisa melayani 30 pendonor plasma tiap hari,” akunya.

Sedangkan untuk proses screeningnya, UTD PMI tidak mengacu pada kapasitas mesin, tetapi semua dapat dilayani berapapun yang screening hari itu.

Layanan di PMI Surabaya, Jl. Embong Ploso dapat dilakukan tiap hari tanpa mengenal libur dari jam 07.00 hingga jam 20.00 WIB.

Sementara itu, dr. Agi Herlina (UTD RSUD dr. Soetomo), menyampaikan perlunya edukasi bagi para penyintas sejak dini guna kesiapan mereka menjadi pendonor plasma darah konvalesen berdasaran kemauan diri sendiri.

Juga butuh edukasi tentang kegunaan dan fungsi donor darah konvalesen kepada masyarakat luas agar lebih mengenal donor plasma darah dan hal tersebut sangat penting dalam salah satu upaya memberikan pertolongan bagai para penderita Covid-19 kategori sedang dan berat.

Keberadaan para penyintas Covid-19 juga sangat berarti, karena potensi mereka sebagai pendonor.

Untuk layanan donor plasma darah konvalesen, RSUD dr Soetomo juga melayani. Mengingat sebagai rumah sakit pendidikan, donor plasma darah di RSUD dr Soetomo lebih diutamakan untuk kepentingan penelitian, dengan syarat-syarat sebagai pendonor lebih ringan dan leluasa dibandingkan dengan syarat di PMI.

“Salah satunya, untuk pendonor wanita yang sudah menikah, dapat diterima di UTD RSUD dr Soetomo. Kapasitas screeningnya 3-4 orang per hari , dilaksanakan pada hari Senin sampai dengan Kamis. Donor juga sama, 3-4 orang per-hari. Dilaksanakan setiap hari kerja, Senin – Jumat pukul 08.00-16.00 WIB,” bebernya.

Banyak Permintaan Donor

Drs. Edy Sukotjo (Ketua Ikatan Alumni Covid-19 RSLI, Dinkes Provinsi Jawa Tmur), menyampaikan saat ini banyak permintaan donor plasma yang berkisar 100 pasien per-hari dari seluruh Indonesia belum dapat terpenuhi karena keterbatasan alat, dan keterbatasan jumlah pendonor.

“Apalagi support bagi para penyintas yang siap untuk donor plasma darah juga dirasakan kurang, sehingga upaya penggalangan bagi para pendonor juga mengalami kendala,” akunya.

Ke depan diharapkan ada solusi perlunya alumni RS Lapangan Indrapura dilibatkan mendukung mobilisasi penyintas dalam upaya penyediaan plasma konvalesen.

Untuk itu perlu didukung dengan data base pasien, dengan tetap menjaga kerahasiaan pasien, dukungan fasilitas call center plasma konvalesen RS Lapangan Covid-19 serta edukasi tentang manfaat plasma konvalesen pada pasien Covid-19 pada saat sedang menjalani perawatan isolasi.

Upaya Menjaring Pendonor Harus Dilakukan

Inisiasi dan upaya untuk menjaring pendonor plasma konvalesen, harus segera diwujudkan mengingat keterbatasan kapasitas mesin per hari.

Untuk itu maka akan dilakukan koordinasi untuk mengatur distribusi pendonor, serta perlu adanya kerjasama dari pihak lain guna pengadaan alat, agar pelaksanaan donor plasma bisa lebih ditingkatkan.

Harapannya aksi kemanusiaan harus ditingkatkan untuk mendapat dukungan dari berbagai pihak dan seluruh masyarakat terutama survivor Covid.

Dalam sharing Tim Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid 19 Rumah Sakit Lapangan Indrapura terkait perkembangan dan dinamika terkait Plasma Darah Konvalesen, digelar di ruang A (Ruang Rapat Utama –Administrasi) RS Lapangan Indrapura Surabaya Jl. Indrapura No. 17, Surabaya, Sabtu (2/1/2021).

Berita Lainnya:
  • Vaksin Belum Bisa Dipastikan Efektif Hadapi Varian Baru Covid-19 – Nusadaily com
  • Puncak Arus Balik Libur Nataru, Stasiun Malang Terima 2.000 Penumpang Nusadaily.com
  • Pemkab Tulungagung Siapkan Rapid Antigen untuk ASN – Nusadaily.com

Hadir di acara itu dr. Agus Hariyanto,Sp.B. (RS Terapung Ksatria Airlangga), Sita Pramesthi (Relawan PPKPC-RSLI, Penyintas Covid-19), dr Agi Herlina (UTD RSUD Dr. Soetomo), Drs. Edy Sukotjo (Ketua Ikatan Alumni Covid-19 RSLI, Dinkes Provinsi Jawa Tmur), dr. Fitrianawaty (DTD PMI Kota Surabaya).(ND/JS)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Comments 4

  1. Ping-balik: Ketua PP Muhammadiyah: Ada Praktik Kezaliman Ekonomi di RI - Nusa Daily
  2. Ping-balik: Dinas Pariwisata Mukomuko Mengusulkan Bantuan Untuk Pelaku Ekonomi - Nusa Daily
  3. Ping-balik: 14.991 Pelaku Ekonomi Kreatif Jabar Terdampak Pandemi COVID-19 - Nusa Daily
  4. Ping-balik: Pemkab Maybrat Canangkan Gerakan Menanam Bantu Pemulihan Ekonomi - Nusa Daily

BERITA TERBARU

Hotbottles Pamer 28 Karya Upcycle dan Bentuk Garbage Designer Kota Malang

Mobil MBG Tabrak 3 Rumah di Donomulyo Malang, Polisi Ungkap Kronologi

HBP ke-62, Lapas Kelas I Malang Gelar Tasyakuran dan Bagikan Gerobak Usaha

Gresik Masuk 6 Besar Nasional EPPD 2026, Raih Predikat Kinerja Tinggi

PWI Pusat Tuntaskan AD/ART Lebih Cepat dari Target, Siap Disahkan 30 April 2026

Rumah Warga Bantur Malang Rusak Diduga Ledakan Bom Ikan, Polisi Buru Pelaku

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

Jelang May Day 2026, Petugas di Gresik Matangkan Pengamanan

Band Asal Gorontalo Tiresome Rilis Video Klip Lagu “Ursula”

Prev Next

POPULER HARI INI

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Distribusi Aspal Didekatkan, Bina Marga Percepat Perbaikan Jalan Malang Selatan

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

BERITA LAINNYA

Hotbottles Pamer 28 Karya Upcycle dan Bentuk Garbage Designer Kota Malang

Mobil MBG Tabrak 3 Rumah di Donomulyo Malang, Polisi Ungkap Kronologi

HBP ke-62, Lapas Kelas I Malang Gelar Tasyakuran dan Bagikan Gerobak Usaha

Gresik Masuk 6 Besar Nasional EPPD 2026, Raih Predikat Kinerja Tinggi

PWI Pusat Tuntaskan AD/ART Lebih Cepat dari Target, Siap Disahkan 30 April 2026

Rumah Warga Bantur Malang Rusak Diduga Ledakan Bom Ikan, Polisi Buru Pelaku

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Band Asal Gorontalo Tiresome Rilis Video Klip Lagu “Ursula”

Mazaya Amania & Prince Poetiray Rilis “Bersinar Bersama”, Simbol Kebangkitan Lagu Anak Indonesia

Dua Band Asal Tulungagung, Nevenue dan All Birds Are Onion Rilis Single Kolaborasi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jembatan Cangar Batu, Diduga Bunuh Diri

DPRD Kabupaten Gresik Awasi Ketat Pembangunan Proyek Jalan

Nyepi 1948 di Malang, Anak Pasraman Ambil Peran

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

6 Hal yang Wajib Diketahui dari Nike Structure Plus Review

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved