email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Sabtu, 15 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

ECOTON Ingatkan Masyarakat Diet Pemakaian Plastik Sekali Pakai: ‘2021 Stop Makan Plastik’

by Sudasir Al Ayyubi
6 Januari 2021

Javasatu,Gresik- Aktivis ekologi dan konservasi lahan basah Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) terus mengkampanyekan kepada masyarakat tentang bahaya pemakaian plastik sekali pakai. Mereka berkampanye dengan melakukan aksi menyusuri sungai membawa semangat ‘2021 Stop Makan Plastik, Plastik Kita Buang, Plastik Kita Makan’.

Aktivis Ecoton. (Foto: Ecoton/Javasatu.com)

Menurut Tonis Afrianto, Manager Kampanye Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah – ECOTON, Harus ada regulasi pelarangan penggunaan Plastik sekali pakai di kota kota/kabupaten yang dilewati sungai Brantas dan bengawan Solo dan Produsen harus consumer good harus didorong untuk menyediakan container khusus sachet plastik yang tidak bisa didaur ulang. Jika tidak dilakukan maka pesisir Utara Jawa akan tergerus oleh mikroplastik.

Lebih lanjut Tonis juga mendorong agar masyarakat untuk melakukan Diet Plastik sekali pakai.

“Dalam plastik mengandung 7 bahan berbahaya, setiap hari kita mengkonsumsi hampir 1 plastik yang berasal dari air, makanan dan udara yang kita hirup, maka kita harus menghentikan perilaku makan plastik” Ungkap Tonis Afrianto, Rabu (6/1/2021).

Tonis menjelaskan, kondisi darurat Mikroplastik di Pesisir Utara Jawa Timur (Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban), pihaknya (Ecoton) bersama komunitas mahasiswa di Malang, Surabaya, Lamongan dan Gresik menemukan Mikroplastik, serpihan/remah-remah plastik berukuran kurang lebih 5 mm hingga 0,3 mm pada Air sungai Brantas, Bengawan Solo dan Kali Surabaya. Mikroplastik juga ditemukan dalam air laut, biota laut (ikan, udang dan kerang) dan garam di pesisir Surabaya, Gresik dan Lamongan.

“Temuan mikroplastik dalam ekosistem perairan dan biota didorong oleh banyaknya sampah plastik yang masuk kedalam perairan. Kondisi ini dipicu yang karena tidak tersedianya sarana pengelolaan sampah pada tingkat desa/kelurahan dan buruknya pengelolaan sampah oleh Pemerintah Kabupaten/Kota” beber Tonis.

(Foto: Ecoton/Javasatu.com)

Selanjutnya, diterangkan secara detail oleh Andreas Eka Chlara Budiarti Peneliti Mikroplastik dari ECOTON, Mikroplastik merupakan remah-remah atau serpihan plastik berukuran kurang lebih 5 mm hingga 330 mikron atau 0,33mm. Sedangkan untuk plastik jenis nano ukurannya lebih kecil dari 330 mikro, jenis mikroplastik di perairan surabaya adalah fiber yang berasal dari serat benang/polyester, Fragmen adalah cuilan/serpihan sedotan botol airminum sekali pakai, filamen/lembaran asalnya dari tas kresek granula butiran butiran sintetik bahan kosmetik (mikrobeads) pembersih wajah, scrub dan Foam berasal dari Styrofoam” jelasnya.

BacaJuga :

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

“Salah satu sarana yang dibutuhkan saat ini adalah keberadaan tempat sampah pada tingkat Desa/Kelurahan. Karena berdasarkan data World Economic Forum 2020, hanya 39% masyarakat mendapatkan layanan pengumpulan sampah, 61% masyarakat tidak mendapatkan layanan pengumpulan sampah alias membiarkan masyarakat membuang sampah disembarang tempat” katanya.

Berita Lainnya:
  • Begini Kata Ketua DPRD terkait Gubernur Tolak Raperbup APBD Jember 2021 – Nusadaily.com
  • Dari Anak Bupati Labuhanbatu Utara Nonaktif KPK Sita Satu Mobil – Nusadaily.com
  • Skema PPPK Bagi Sejumlah Jabatan ASN Termasuk Guru – Nusadaily.com

Terakhir, Ecoton mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik sekali pakai. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Begini Cara Anak Jalanan Gresik Rayakan Kemerdekaan RI di Tengah Keterbatasan

Gempa NTT, TNI Siapkan Jalur Udara-Laut untuk Kirim Bantuan

ORADO Didorong Jadi Olahraga Prestasi, Batu Siapkan Bibit Atlet Muda

Polres Gresik Ingatkan Medsos Berpotensi Jadi Pemicu Perpecahan

MWCNU Dukun Gresik Genjot Pelayanan Umat, dari Klinik hingga Koperasi

Kapolres Malang Ajak Media Massa Bangun Ruang Digital Sehat

Kurir Sabu Ditangkap di Menganti, Pemasok dari Surabaya Masih Diburu

HUT ke-81 RI di Lanny Jaya Meriah, Ada Tari Wisisi hingga Tarik Tambang

Hari Pramuka ke-65, Wabup Gresik Tekankan Pembentukan Generasi Mandiri

Prev Next

POPULER HARI INI

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Kapolres Malang Ajak Media Massa Bangun Ruang Digital Sehat

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

MWCNU Dukun Gresik Genjot Pelayanan Umat, dari Klinik hingga Koperasi

BERITA LAINNYA

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

Begini Cara Anak Jalanan Gresik Rayakan Kemerdekaan RI di Tengah Keterbatasan

Gempa NTT, TNI Siapkan Jalur Udara-Laut untuk Kirim Bantuan

ORADO Didorong Jadi Olahraga Prestasi, Batu Siapkan Bibit Atlet Muda

Polres Gresik Ingatkan Medsos Berpotensi Jadi Pemicu Perpecahan

MWCNU Dukun Gresik Genjot Pelayanan Umat, dari Klinik hingga Koperasi

Kapolres Malang Ajak Media Massa Bangun Ruang Digital Sehat

Kurir Sabu Ditangkap di Menganti, Pemasok dari Surabaya Masih Diburu

HUT ke-81 RI di Lanny Jaya Meriah, Ada Tari Wisisi hingga Tarik Tambang

Hari Pramuka ke-65, Wabup Gresik Tekankan Pembentukan Generasi Mandiri

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Reuni AKABRI 1991 35 Tahun Mengabdi, Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Persaudaraan

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Nabung 2 Tahun, Warga Perumahan Banjararum Asri Singosari Berangkat Melali ke Bali

Komisaris Pertamina Geothermal Energy: Ilmu Pengetahuan Jadi Fondasi Peradaban

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved