email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Senin, 12 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

ECOTON Ingatkan Masyarakat Diet Pemakaian Plastik Sekali Pakai: ‘2021 Stop Makan Plastik’

by Sudasir Al Ayyubi
6 Januari 2021

Javasatu,Gresik- Aktivis ekologi dan konservasi lahan basah Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) terus mengkampanyekan kepada masyarakat tentang bahaya pemakaian plastik sekali pakai. Mereka berkampanye dengan melakukan aksi menyusuri sungai membawa semangat ‘2021 Stop Makan Plastik, Plastik Kita Buang, Plastik Kita Makan’.

Aktivis Ecoton. (Foto: Ecoton/Javasatu.com)

Menurut Tonis Afrianto, Manager Kampanye Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah – ECOTON, Harus ada regulasi pelarangan penggunaan Plastik sekali pakai di kota kota/kabupaten yang dilewati sungai Brantas dan bengawan Solo dan Produsen harus consumer good harus didorong untuk menyediakan container khusus sachet plastik yang tidak bisa didaur ulang. Jika tidak dilakukan maka pesisir Utara Jawa akan tergerus oleh mikroplastik.

Lebih lanjut Tonis juga mendorong agar masyarakat untuk melakukan Diet Plastik sekali pakai.

“Dalam plastik mengandung 7 bahan berbahaya, setiap hari kita mengkonsumsi hampir 1 plastik yang berasal dari air, makanan dan udara yang kita hirup, maka kita harus menghentikan perilaku makan plastik” Ungkap Tonis Afrianto, Rabu (6/1/2021).

Tonis menjelaskan, kondisi darurat Mikroplastik di Pesisir Utara Jawa Timur (Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban), pihaknya (Ecoton) bersama komunitas mahasiswa di Malang, Surabaya, Lamongan dan Gresik menemukan Mikroplastik, serpihan/remah-remah plastik berukuran kurang lebih 5 mm hingga 0,3 mm pada Air sungai Brantas, Bengawan Solo dan Kali Surabaya. Mikroplastik juga ditemukan dalam air laut, biota laut (ikan, udang dan kerang) dan garam di pesisir Surabaya, Gresik dan Lamongan.

“Temuan mikroplastik dalam ekosistem perairan dan biota didorong oleh banyaknya sampah plastik yang masuk kedalam perairan. Kondisi ini dipicu yang karena tidak tersedianya sarana pengelolaan sampah pada tingkat desa/kelurahan dan buruknya pengelolaan sampah oleh Pemerintah Kabupaten/Kota” beber Tonis.

(Foto: Ecoton/Javasatu.com)

Selanjutnya, diterangkan secara detail oleh Andreas Eka Chlara Budiarti Peneliti Mikroplastik dari ECOTON, Mikroplastik merupakan remah-remah atau serpihan plastik berukuran kurang lebih 5 mm hingga 330 mikron atau 0,33mm. Sedangkan untuk plastik jenis nano ukurannya lebih kecil dari 330 mikro, jenis mikroplastik di perairan surabaya adalah fiber yang berasal dari serat benang/polyester, Fragmen adalah cuilan/serpihan sedotan botol airminum sekali pakai, filamen/lembaran asalnya dari tas kresek granula butiran butiran sintetik bahan kosmetik (mikrobeads) pembersih wajah, scrub dan Foam berasal dari Styrofoam” jelasnya.

BacaJuga :

Bobol Rumah Warga di Tumpang, Polisi Tangkap Pelaku dan Penadah Motor

Balap Liar di Gondanglegi Dibubarkan Polisi Usai Laporan Warga Masuk 110

“Salah satu sarana yang dibutuhkan saat ini adalah keberadaan tempat sampah pada tingkat Desa/Kelurahan. Karena berdasarkan data World Economic Forum 2020, hanya 39% masyarakat mendapatkan layanan pengumpulan sampah, 61% masyarakat tidak mendapatkan layanan pengumpulan sampah alias membiarkan masyarakat membuang sampah disembarang tempat” katanya.

Berita Lainnya:
  • Begini Kata Ketua DPRD terkait Gubernur Tolak Raperbup APBD Jember 2021 – Nusadaily.com
  • Dari Anak Bupati Labuhanbatu Utara Nonaktif KPK Sita Satu Mobil – Nusadaily.com
  • Skema PPPK Bagi Sejumlah Jabatan ASN Termasuk Guru – Nusadaily.com

Terakhir, Ecoton mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik sekali pakai. (Bas/Saf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

BERITA TERBARU

Bobol Rumah Warga di Tumpang, Polisi Tangkap Pelaku dan Penadah Motor

Balap Liar di Gondanglegi Dibubarkan Polisi Usai Laporan Warga Masuk 110

Lembah Ken Arok Gunung Katu Malang Diproyeksikan Jadi Wisata Alam

Klinik NU Annahdlah Disiapkan Jadi Faskes BPJS Warga Dukun

TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Polindes Pascabencana di Aceh Tengah

MWCNU Dukun Konsolidasi Awal 2026, Siapkan Agenda Besar Harlah ke-103 NU

Satu DPO Gangster Gresik Serahkan Diri, Polisi Minta Pelaku Lain Ikuti Jejaknya

GRIB Jaya Soroti Hotel Eka Mandiri Sengkaling Malang yang Terbengkalai

OPINI: KIP Inovatif, Pendidikan Cerdas untuk yang Salah Sasaran

Wali Kota Wahyu Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Ekonomi Rakyat

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

GRIB Jaya Soroti Hotel Eka Mandiri Sengkaling Malang yang Terbengkalai

Satu DPO Gangster Gresik Serahkan Diri, Polisi Minta Pelaku Lain Ikuti Jejaknya

Kapolresta Malang Kota di Era Kombes Pol Nanang Haryono

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Gotong Royong Pulihkan Polindes Pascabencana di Aceh Tengah

OPINI: KIP Inovatif, Pendidikan Cerdas untuk yang Salah Sasaran

PWI Jatim Siapkan Lomba Karya Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Piala Prapanca

Atlet Taekwondo Emas SEA Games 2025, Alfi Kusuma Naik Pangkat Jadi Letnan Satu

Ifan Seventeen Rilis “Jangan Paksa Rindu (Beda)”, Kisah Cinta yang Tak Lagi Sama

Second Semester Rilis Single “:)”, Curhat Emosional tentang Dighosting

OPINI: Kebijakan Fiskal, Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap

Analis Nilai Polri di Bawah Presiden dan Kapolri Disetujui DPR Sesuai Amanat Reformasi

Kapolres Boyolali Pastikan Pengamanan Puncak Hari Desa Nasional 2026

Pemkab Kediri Gandeng PTPN, Akses Jalan Sekolah Rakyat Plosoklaten Segera Dibangun

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Konflik Dualisme Yayasan, 1.600 Siswa STM Turen Malang Terpaksa Libur Sekolah

Dualisme Yayasan STM Turen Memanas, Ribuan Siswa Terancam Kehilangan Hak Belajar

YPTT Bantah Intervensi STM Turen, Tegaskan Hanya Duduki Kantor Yayasan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved