email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 21 Agustus 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PPKM Sudah Level 1 Tapi Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Pasuruan Masih 50 Persen

by Syaiful Arif
10 Januari 2022

JAVASATU-PASURUAN- Meski status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pasuruan masuk level 1, diketahui, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih menerapkan pembatasan maskimal 50 persen.

Ilustrasi siswa sekolah di Kabupaten Pasuruan. (Foto: pasuruankab.go.id.)

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, HM Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) mengatakan, hal ini untuk mengantisipasi penyebaran varian baru Covid-19.

“Kita antisipasi supaya kita tahu bagaimana kondisi di masing-masing wilayah. Salah satu tolak ukurnya adalah di pendidikan. Makanya meski Kabupaten Pasuruan sudah Level 1, tapi PTM nya tetap dengan pembatasan 50 persen” jelas Gus Irsyad yang juga selaku Bupati Pasuruan, Senin (10/1/2022) dilansir dari pasuruankab.go.id.

Gus Irsyad menerangkan, sejak beberapa bulan lalu, sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan sudah menggelar PTM. Dan hingga saat ini masih mengevaluasi hasil pelaksanaan PTM tersebut. Gus Irsyad menegaskan, sejauh ini tidak ada temuan kasus Covid-19 saat PTM. Menurut dia, hal itu disebabkan semua sekolah tidak mengabaikan kewajiban menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama PTM berlangsung.

“Saya apresiasi sekolah yang betul-betul menjaga protokol kesehatan dengan baik sehingga tidak ada temuan kasus Covid-19 dari klaster sekolah sampai sekarang” tegasnya.

Secara teknis penerapan PTM di Kabupaten Pasuruan, kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani juga diterapkan pembatasan durasi pembelajaran.

BacaJuga :

FISIP UNIRA Malang Cetak Lulusan Adaptif dan Berintegritas

LP Maarif NU Gresik Utara Laporkan Sensus Pendidikan, Data Jadi Dasar Pembinaan

“Durasinya 6 jam pelajaran. Untuk SD adalah 30 menit dikali 6 pelajaran yang diberikan kepada siswa atau masuk pada pukul 7 pagi dan pulang pukul 9 pagi. Sedangkan untuk durasi PTM siswa SMP adalah 40 menit dikali 6 pelajaran, yakni masuk kelas pukul 7 pagi dan pelajaran berakhir pukul 09.30 WIB” terang Ninuk Ida Suryani.

Baca Lainnya: Megawati Soekarnoputri: Pemilu 2024 Harus Demokratis, Jujur dan Adil

“Siswa hadir ke sekolah secara bergiliran. Sebanyak 50 persen siswa masuk pada sesi pertama, dan sisanya masuk pada sesi berikutnya. Dan untuk setiap harinya, untuk siswa SD 30 menit dikali 6 jam pelajaran dan SMP 40 menit dikali 6 jam pelajaran” imbuhnya. (Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Meski Level 1, PTM Di Kabupaten Pasuruan Masih 50%
Tags: Bupati PasuruanDiknas Kabupaten PasuruanHM Irsyad YusufPemkab PasuruanPPKM Kabupaten PasuruanPTM Kabupaten Pasuruan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

FISIP UNIRA Malang Cetak Lulusan Adaptif dan Berintegritas

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Panglima TNI Naikkan Pangkat 2 Prajurit yang Kibarkan Merah Putih di Baiturrahman

Polres Gresik Peringati Maulid Nabi, Santuni Anak Yatim

Cemburu, Mahasiswa di Malang Tusuk Teman hingga Tewas

Cak Soleh Tiada, “No Viral No Justice” Tetap Jalan

Prev Next

POPULER HARI INI

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Cak Soleh Tiada, “No Viral No Justice” Tetap Jalan

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

BERITA LAINNYA

Haul ke-8 KH Moh Sabiq Abdullah, Ponpes Al-Karimi Gresik Kenang Jasa Sang Pengasuh

Maulid Nabi di Blitar, Warga Genengan Diajak Teladani Kesabaran Rasulullah

Tercebur Tambak Sedalam 7 Meter, Warga Menganti Gresik Ditemukan Tewas

Polemik Mural Malang The Glory Land, d’Kross Mundur dari Festival Mbois 11

FISIP UNIRA Malang Cetak Lulusan Adaptif dan Berintegritas

BLT DBHCHT Rp900 Ribu Cair di Gresik, 263 Warga Dukun Jadi Penerima

Panglima TNI Naikkan Pangkat 2 Prajurit yang Kibarkan Merah Putih di Baiturrahman

Polres Gresik Peringati Maulid Nabi, Santuni Anak Yatim

Cemburu, Mahasiswa di Malang Tusuk Teman hingga Tewas

Cak Soleh Tiada, “No Viral No Justice” Tetap Jalan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

39 Warga Ciptomulyo Resah, Tanahnya Diklaim Aset Pemkot Malang

5 Kriteria Cat Tembok yang Bagus untuk Interior, Anti Jamur hingga Tahan Gesekan

Proyek Irigasi Molek Malang Rp99 Miliar Disorot, K3 dan Transparansi Dipertanyakan

Perjusa SD Sunan Giri Ngebruk Malang Latih Kemandirian Siswa di HUT ke-65 Pramuka

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved