Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

PSC Kabupaten Malang Bakal Beroperasi 24 Jam Mulai Bulan Mei 2022

Agung Baskoro by Agung Baskoro
1 Maret 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Bupati Malang HM Sanusi dalam hal kesehatan akan segera memberikan pelayanan gawat darurat secara cepat, tepat dan cermat bagi masyarakatnya.

Bupati Malang, HM Sanusi. (Foto: Istimewa)

Wujudnya adalah akan segera mengoptimalkan Public Safety Center (PSC) selama 24 jam sehari secara terus menerus. Di targetkan pada bulan Mei tahun ini, PSC di Kabupaten Malang sudah beroperasi.

“Minimal bulan lima (Mei) nanti. Bulan Maret kita penataan, bulan April ujicoba bulan Mei akan berjalan,” ujar Sanusi.

Saat ini sudah ada sejumlah sarana yang sudah tersedia, namun menurut Sanusi perlu adanya kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang akan bertugas dalam pelayanan PSC.

ADVERTISEMENT

“Kalau sarana sudah cukup, aplikasi sudah ada, tinggal nanti yang menangani kita tata dulu,” imbuh Sanusi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengatakan bahwa saat ini sudah ada 39 armada PSC yang tersebar di Puskesmas.

“Sudah ada armada kita, untuk pertolongan pertama kegawatdaruratan medis, itu pra hospital care di 39 Puskesmas,” ujar Arbani.

Selain kesiapan armada beserta SDM-nya, perlu adanya sosialisasi aplikasi 119 tersebut. Itu menjadi hal yang akan dilakukan percepatan sebelum PSC benar-benar dioperasikan.

Kesiapan lain adalah penambahan jaringan atau pengembangan armada pra hospital care dengan melibatkan fasilitas kesehatan (faskes) swasta, klinik swasta dan rumah sakit (RS) swasta yang ada di Kabupaten Malang.

“Termasuk edukasi dan sosialisasi ke warga serta kecamatan. Itu penting yang akan dikembangkan. Akan diwujudkan tahun ini. Termasuk kepada Satpol PP terutama di unit damkarnya. Sebab itu (Damkar) termasuk sub sistemnya aplikasi 119. Paling tidak ada 25 persen masyarakat yang tahu,” pungkas Arbani. (Agb/Arf)

Tags: Dinkes Kabupaten Malangdrg Arbani Mukti WibowoHM SanusiPSC Kabupaten Malang
Previous Post

Operasi Keselamatan Semeru 2022, Polres Batu Fokus Tertib Berlalu Lintas dan Prokes

Next Post

Apa Benar Bupati Malang Terpapar Covid-19? Begini Penjelasannya

Related Posts

UPZ Lowayu dan Klinik Annahdlah Gelar Pengobatan Gratis hingga Santunan
Kesehatan

UPZ Lowayu dan Klinik Annahdlah Gelar Pengobatan Gratis hingga Santunan

7 November 2026
Cegah Gizi Kurang pada Balita, Dinkes Kota Kediri Gencarkan Posyandu ILP
Kesehatan

Cegah Gizi Kurang pada Balita, Dinkes Kota Kediri Gencarkan Posyandu ILP

6 November 2026
Srikandi BPJS Jemput Bola, Ajak Warga Dukun Pindah ke Klinik Annahdlah
Kesehatan

Srikandi BPJS Jemput Bola, Ajak Warga Dukun Pindah ke Klinik Annahdlah

5 November 2026
Wabup Gresik Terima ATM Award 2026 atas Pengendalian Penyakit Menular
Kesehatan

Wabup Gresik Terima ATM Award 2026 atas Pengendalian Penyakit Menular

5 November 2026
Jambore Kesehatan Jiwa, Pemkab Kediri Ajak Hapus Stigma ODGJ
Kesehatan

Jambore Kesehatan Jiwa, Pemkab Kediri Ajak Hapus Stigma ODGJ

30 Oktober 2026
DPRD Usul Bangun RS Tipe C di Malang Selatan, Anggaran Rp 500 Miliar
Kesehatan

DPRD Usul Bangun RS Tipe C di Malang Selatan, Anggaran Rp 500 Miliar

27 Oktober 2026
Next Post

Apa Benar Bupati Malang Terpapar Covid-19? Begini Penjelasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com