Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Gerak Cepat Pemkot Malang Tangani Wabah PMK di Lesanpuro

Yondi Ari by Yondi Ari
12 Juni 2022

JAVASATU.COM-MALANG- Menanggapi laporan warga terkait dugaan adanya wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) pada ternak sapi milik salah satu warga di RW 6 Kelurahan Lesanpuro, Senin (6/6/2022) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Kelurahan Lesanpuro langsung menangani bersama Tim Kesehatan Hewan Ternak di wilayah tersebut.

Tim saat menangani wabah PMK di Lesanpuro Kota Malang. (Foto: Diskominfo Kota Malang)

Tercatat di wilayah tersebut ada dua titik lokasi peternakan diduga terjangkit. Tim memeriksa 9 ekor sapi. Dari sembilan ekor sapi, 4 ekor diduga terjangkit wabah PMK.

Selanjutnya, di hari berikutnya, tim melakukan pemeriksaan seluruh hewan ternak sapi di wilayah tersebut. Tercatat, 48 sapi diperiksa dari 18 lokasi peternakan, dan didapati 9 ekor sapi suspek PMK.

Berdasarkan laporan yang diperoleh, ada satu satu sapi berusia 2,5 tahun dengan gejala berat, yakni kuku hampir lepas. Selain itu juga diketahui ada satu ekor anak sapi berusia dua bulan yang mati.

ADVERTISEMENT

Untuk menangani kasus PMK ini, Tim Kesehatan Hewan Ternak langsung melakukan pengobatan pada sapi suspek PMK di wilayah tersebut.

Tim juga melakukan penyuntikan pada sapi-sapi ternak warga guna mencegah penularan pada Jumat (10/6/2022).

Adapun suntikan yang diberikan oleh tim adalah antibiotik long acting, analgesik, dan vitamin. Selain itu juga diberikan imun booster serta disinfektan.

Tim terus melaksanakan pemantauan kondisi ternak pasca-pengobatan, memantau sebaran penularan yang mungkin bisa terjadi di lokasi tersebut.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menyampaikan bahwa Pemkot Malang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus melakukan langkah mitigasi.

Dia mengajak untuk bersinergi dan berkolaborasi membangun resilience peternakan agar dapat mengatasi wabah PMK ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Malang drh. Anton Pramujiono, berharap agar masyarakat tidak perlu panik dengan PMK yang saat ini menyerang hewan ternak.

Menurut dia, masyarakat tetap aman mengkonsumsi daging asalkan diolah dengan baik dan benar.

Anton juga menyatakan bahwa selain melakukan pengobatan secara cepat dan tepat. Pihaknya juga terus memberikan edukasi agar peternak segera melakukan disinfeksi apabila ditemukan paparan PMK.

“Saya berharap agar peternak tetap menjaga kesehatan ternaknya, menjaga kebersihan kandang, dan menyemprot desinfektan. Menambah kekuatan atau stamina ternak dan tidak mendatangkan atau memasukkan ternak baru ke kandang yang bisa menularkan PMK” tutur Anton. (Dop/Saf)

Tags: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota MalangDiskominfo Kota MalangKecamatan KedungkandangKelurahan LesanpuroPenyakit Mulut dan KukuPMK Kota Malang
Previous Post

Jelang Iduladha, Polisi Duduksampeyan Temukan Miras di Tengah Tambak saat Operasi Pekat

Next Post

Takmir Masjid Baitus Salam Kebomas Rutin Tiap Bulan Berbagi ke Duafa dan Yatim

Related Posts

DPRD Usul Bangun RS Tipe C di Malang Selatan, Anggaran Rp 500 Miliar
Kesehatan

DPRD Usul Bangun RS Tipe C di Malang Selatan, Anggaran Rp 500 Miliar

27 Oktober 2026
Peduli Kesehatan, Program SEHATI BEM UNAIR Sasar Ibu dan Balita di Desa Balesari Malang
Kesehatan

Peduli Kesehatan, Program SEHATI BEM UNAIR Sasar Ibu dan Balita di Desa Balesari Malang

25 Oktober 2026
BEM Unair Cek Kesehatan Gratis Lansia di Ngajum Malang, Diapresiasi Warga
Kesehatan

BEM Unair Cek Kesehatan Gratis Lansia di Ngajum Malang, Diapresiasi Warga

24 Oktober 2026
Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis
Kesehatan

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

14 Oktober 2026
Mas Dhito Tegas soal Stunting di Kediri: Data Harus Riil, Bukan Sekadar Persentase
Kesehatan

Mas Dhito Tegas soal Stunting di Kediri: Data Harus Riil, Bukan Sekadar Persentase

5 Oktober 2026
Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare
Kesehatan

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

26 September 2026
Next Post
Takmir Masjid Baitus Salam Kebomas Rutin Tiap Bulan Berbagi ke Duafa dan Yatim

Takmir Masjid Baitus Salam Kebomas Rutin Tiap Bulan Berbagi ke Duafa dan Yatim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com