JAVASATU.COM- Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito, menegaskan penurunan angka stunting di Kabupaten Kediri harus sesuai kondisi riil di lapangan.
Ia meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri tidak sekadar mengejar penurunan persentase, tetapi memastikan jumlah kasus stunting benar-benar berkurang dan pertumbuhan kasus baru dapat dicegah.

Penegasan itu disampaikan Mas Dhito saat memberikan arahan terkait proyek strategis dan prioritas daerah kepada seluruh kepala dinas dan camat di Ruang Joyoboyo, Kompleks Kantor Pemkab Kediri, Senin (5/10/2026).
Berdasarkan data bulan timbang, prevalensi stunting di Kabupaten Kediri menunjukkan tren penurunan. Pada Desember 2025, angkanya tercatat 8,04 persen, kemudian turun menjadi 7,67 persen pada Februari 2026 dan 7,47 persen pada Agustus 2026.
Meski demikian, Mas Dhito mengingatkan bahwa penurunan persentase tersebut harus sejalan dengan berkurangnya jumlah kasus secara nyata. Ia meminta data yang dilaporkan pemerintah daerah benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.
“Jangan sampai penurunan itu cuma buat nyeneng-nyenengin bupati. Kalau sampai saya tahu betul di lapangan realnya angka stunting tidak terjadi penurunan signifikan, angka pertumbuhan stunting juga tidak bisa dihentikan, maka ada konsekuensi yang harus ditanggung,” kata Mas Dhito.
Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja sama dalam menekan angka stunting sekaligus mencegah munculnya kasus baru atau *growth stunting*.
Mas Dhito juga secara khusus meminta para camat memantau jumlah kasus stunting di wilayah masing-masing. Menurutnya, pemantauan tidak cukup hanya mengandalkan persentase, tetapi harus mencakup jumlah kasus yang sebenarnya.
“Camat saya minta tolong dicek di kecamatannya, berapa angka real stunting bukan prosentasenya,” ucapnya.
Selain penanganan stunting, Mas Dhito menyoroti pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC), yakni sistem penjaminan kesehatan bagi masyarakat.
Ia meminta kualitas pelayanan kesehatan di setiap fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan. (kur/arf)






