Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Wabup Gus Mujib Pantau Langsung PMK di Kabupaten Pasuruan

Syaiful Arif by Syaiful Arif
25 Juni 2022
0

JAVASATU.COM-PASURUAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus berupaya menekan penyebaran penyakit mulut dan kaki (PMK) yang menyerang sapi di beberapa wilayahnya. Salah satunya melalui vaksinasi.

Dengan memakai APD, Gus Mujib memantau langsung perkembangan PMK di kandang milik sejumlah peternak di Kabupaten Pasuruan. (Foto: Pasuruankab.go.id)

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah peternakan sapi milik warga di Kecamatan Purwodadi dan Tutur.

Dikutip dari pasuruankab.go.id, Gus Mujib mengawali sidaknya ke salah satu peternakan sapi perah milik warga di Dusun Kejoren, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi.

Di sana, total ada lebih dari 1100 ekor sapi perah yang dimiliki warga. Namun untuk di Kecamatan Purwodadi secara keseluruhan, total ada 992 ekor sapi yang dinyatakan sakit, 193 ekor diantaranya sudah sembuh, 35 ekor mati, 2 ekor dipotong paksa dan 19 ekor dijual paksa.

Tak hanya itu saja, Kecamatan Purwodadi menjadi wilayah kedua di Kabupaten Pasuruan dengan jumlah kasus positif PMK paling tinggi setelah Kecamatan Prigen.

Dengan fakta tersebut, Gus Mujib menegaskan dua wilayah ini menjadi prioritas pendistribusian vaksin ternak paling banyak bila dibandingkan dengan wilayah yang lain.

“Kita distribusikan vaksin ternak ini ke 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Namun ada beberapa wilayah yang kasusnya tinggi jelas jadi prioritas seperti Prigen, Purwodadi, Tutur, Lumbang, Lekok, Grati dan Purwosari,” katanya.

Tercatat, total sebanyak 88 ribu vaksin ternak yang mulai dibagikan hari ini. Sedangkan sebelumnya ada 1000 dosis vaksin yang dibawa oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani saat berkunjung ke Koperasi Setia Kawan Nongkojajar, beberapa waktu lalu.

Dengan dibagikannya vaksin ternak, Gus Mujib berharap penularan PMK semakin bisa ditekan.

Untuk itu, sembari menunggu datangnya vaksin berikutnya, Gus Mujib meminta kepada semua peternak sapi, kambing dan ternak lainnya untuk cepat melapor apabila mengetahui ternaknya sakit dengan gejala PMK.

Apabila cepat melapor, katanya, petugas akan sigap untuk menuju lokasi guna mengobati sekaligus meng-isolir sapi-sapi lain dan melakukan penyemprotan desinfektan di sekitar kandang.

“Yang penting cepat melapor. Biar tidak terlambat, karena ini ikhtiar kita bersama. Sapi yang sehat kita vaksin, dan yang sakit kita obati sampai sembuh,” harapnya.

Seperti diketahui, hingga 23 juni kemarin, di Kabupaten Pasuruan, jumlah sapi yang terjangkit PMK mencapai 4884 ekor, kemudian 1317 ekor diantaranya sudah sembuh, 88 ekor mati, 8 ekor dipotong paksa dan 26 ekor dijual.

Tak hanya pada sapi, PMK juga menyerang 2 ekor kambing milik warga Gempol dan Rejoso meski sudah dinyatakan sembuh.

“Nggak hanya sapi tapi juga sudah menyerang 2 ekor kambing warga di Gempol dan Rejoso. Tapi sudah sembuh. Maka dari itu, datangnya vaksin sudah pasti sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran PMK di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.

Di akhir kunjungannya, Gus Mujib juga mengapresiasi kepada para peternak yang tak lagi memasukkan sapi luar daerah ke dalam daerah, serta membuat ramuan herbal sebagai jamu bagi sapi itu sendiri. itu jelas dapat menekan semakin meluasnya PMK melalui airbone (udara).

“Terima kasih untuk semua pihak yang sukses menyelamatkan sapi-sapi kita dari PMK. Insya Allah bersama-sama bisa kita selamatkan sapi -sapi karena vaksinnya baru turun, syukur syukur banyak yang berinisiatif membuat herbal diminumkan kepada sapi-sapi biar daya tahan tubuh tetap terjaga,” tutupnya. (Saf/Nuh)

Tags: Gus MujibKecamatan PurwodadiKecamatan TuturKH Abdul Mujib ImronPenyakit Mulut dan KukuPMK Kabupaten Pasuruan
Previous Post

Kepala BNPB Tegaskan Pemerintah Akan Ganti Rugi Sapi Mati Akibat PMK

Next Post

Ratusan Personel Gabungan di Lamongan Siap Amankan Pilkades Serentak

Related Posts

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari
Berita

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

17 Februari 2026
UMSURA Dampingi UMKM Betro Pasuruan, Fokus HPP hingga Digital Marketing
Berita

UMSURA Dampingi UMKM Betro Pasuruan, Fokus HPP hingga Digital Marketing

7 Februari 2026
Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya
Berita

Bupati Pasuruan Temui Pedagang Eks Pasar Gondanglegi, Ini Responsnya

7 Januari 2026
Kabupaten Pasuruan Raih IGA 2025, Masuk Deretan Daerah Terinovatif di Indonesia
Berita

Kabupaten Pasuruan Raih IGA 2025, Masuk Deretan Daerah Terinovatif di Indonesia

11 Desember 2025
Becak Listrik Presiden Prabowo Tiba di Kabupaten Pasuruan, Ini Keunggulannya
Berita

Becak Listrik Presiden Prabowo Tiba di Kabupaten Pasuruan, Ini Keunggulannya

8 Desember 2025
Kabupaten Pasuruan Seleksi Atlet POPDA Jatim 2026, Diikuti 12 Cabor
Berita

Kabupaten Pasuruan Seleksi Atlet POPDA Jatim 2026, Diikuti 12 Cabor

7 Desember 2025
Next Post
Ratusan Personel Gabungan di Lamongan Siap Amankan Pilkades Serentak

Ratusan Personel Gabungan di Lamongan Siap Amankan Pilkades Serentak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Karhutla Gunung Arjuno Bakar 816 Hektare, Kapolres Malang Turun Padamkan Api
  • BNPB Catat Karhutla di Cilacap, Wonosobo dan Raja Ampat
  • SATUPENA Jatim Dorong Perlindungan Hak Cipta Penulis di Kota Batu
  • Kapolresta Malang Kota: Rutam Nuwus Hebak, Aksi ALAT BANTU Kondusif
  • Wabup Gresik: Anak Tak Cukup Dilarang Main Gawai, Orang Tua Harus Mendampingi
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com