email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Kepala BNPB Tegaskan Pemerintah Akan Ganti Rugi Sapi Mati Akibat PMK

by Syaiful Arif
25 Juni 2022

JAVASATU.COM-PASURUAN- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menegaskan, untuk sapi yang mati akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Pusat akan memberikan ganti rugi kepada peternak dengan kategori kecil. Yakni peternak yang hanya memiliki 1-3 sapi dan kelangsungan hidupnya hanya bergantung dari sapi itu sendiri.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat memantau wabah PMK dan vaksin di Nongkojajar, Tutur, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Istimewa)

“Ganti rugi memang sudah diwacanakan, tapi diprioritaskan untuk peternak kecil yang hanya punya 1-3 ekor dan karena hidupnya sangat tergantung dari sapi yang mati itu. Saya minta didata dan segera laporkan secepatnya” tegas Suharyanto saat memantau langsung kondisi sapi perah milik peternak dibawah naungan Koperasi Peternak Sapi Perah Setia Kawan Nongkojajar, Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, Sabtu (25/6/2022) dilansir dari pasuruankab.go.id.

Suharyanto yang juga memantau langsung pendistribusian vaksin ternak PMK di tempat itu meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan untuk segera mendata jumlah sapi yang mati akibat wabah PMK dan berapa peternak kecil yang sangat terdampak akibat kematian ternak yang mereka miliki.

Untuk itu, Suharyanto menghimbau agar masyarakat tidak panik terkait wabah PMK yang menyerang ternaknya.

“Dengan vaksinasi, setidaknya para peternak bisa lega lantaran bisa menekan semakin meluasnya penyebaran PMK pada ternak sapi maupun kambing/domba” jelasnya.

Hanya saja, menurut dia, vaksin saja tak cukup apabila tidak diimbangi dengan gerak cepat para peternak agar intens berkoordinasi dengan Pemda maupun Pemdes dan tiga pilar (Danramil, Kapolsek dan Camat). Utamanya apabila melihat ada ternak yang bergejala mirip ataupun terjangkit PMK.

“Saya minta semuanya tidak panik supaya sapi-sapi kita juga terjaga. Segera lapor kalau ada gejala pada ternaknya. Tapi sedini mungkin dijaga dengan baik, mulai dari makannya, minumnya dan bisa mengendalikan mobilisasi sapi yang masih terjadi” ucapnya.

Dikutip dari laman resmi Diskominfo Kabupaten Pasuruan, pasuruankab.go.id mencatat, khusus di Kecamatan Tutur, ada 25 ribu vaksin yang disuntikkan ke sapi-sapi yang sehat atau yang sudah dinyatakan sehat setelah terjangkit PMK.

Sementara itu, menurut Wakil Bupati Mujib Imron menyampaikan bahwa ribuan ekor sapi, khususnya sapi perah yang terjangkit PMK sangat berpengaruh terhadap produksi susu itu sendiri.

BacaJuga :

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Penguatan Kompetensi ASN Jadi Kunci Percepatan Malang Raya Megapolitan

Ia lantas mencontohkan dalam satu hari, produksi susu di satu koperasi besar bisa mencapai antara 125-130 ton susu segar. Namun karena banyak sapi yang terjangkit, produksinya anjlok hingga 100 ton. Padahal susu segar di Kabupaten Pasuruan sangat dibutuhkan untuk industri pengolahan susu (IPS) seperti PT Nestle Indonesia, PT Indolakto dan lainnya.

“Ya berpengaruh sekali ketika banyak sapi perah yang terjangkit, otomatis susu tidak bisa diperah. Itulah sebabnya mumpung Pak Kepala BNPB ke sini, sekalian kami sampaikan bahwa Kabupaten Pasuruan dapatlah menjadi prioritas penanganan PMK dalam hal vaksinasi, bantuan obat-obatan dan vitamin ternak. karena 30 persen populasi sapi perah di Jatim ada di Kabupaten Pasuruan,” harapnya. (Saf/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: BNPBKecamatan TuturPemkab PasuruanPenyakit Mulut dan KukuPMK Kabupaten PasuruanSuharyanto

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

GPAK Serahkan Laporan Dugaan Praktik Makelar Kasus ke KPK

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Prev Next

POPULER HARI INI

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Kronologi Ibu Rumah Tangga Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di Majalengka

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Wismilak Bidik Industri Hotel, Restoran dan Kafe Lewat Cerutu Premium Indonesia

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

BERITA LAINNYA

Desa Senggreng Gandeng UWG Malang Kembangkan Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Karhutla di Ujungjaya Sumedang Dipadamkan Manual, Minimnya Peralatan Jadi Sorotan

Di Tengah Demam K-Pop, TK di Depok Kenalkan Budaya Nusantara kepada Anak

Farah Puteri Dorong PAN Majalengka Fokus pada Politik yang Berdampak bagi Masyarakat

BLT DBHCHT 2026 Kota Kediri Mulai Cair, 4.805 Warga Jadi Penerima

Polres Gresik Bongkar Modus Sabu Sistem Ranjau, Dua Kurir Dibekuk

Polresta Surakarta Asah Kemampuan Dalmas Hadapi Aksi Unjuk Rasa

GPAK Serahkan Laporan Dugaan Praktik Makelar Kasus ke KPK

Surat Sahabat untuk Siswa SDN Gadang 1 Kota Malang yang Tak Naik Kelas Bikin Haru

Hari Anak Nasional, Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Sekolahkan Siswa SDN Gadang 1 yang Tak Naik Kelas Meski Nilainya Tinggi

Prev Next

POPULER MINGGU INI

162 Mahasiswa Unira Malang Diterjunkan Bangun Desa Wisata di Kabupaten Malang

Warga Tolak Pabrik Peleburan Logam, Camat Kebomas: Belum Ada Izin Operasional

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Baderhoods Wonosobo Rayakan HUT Ke-6, Tegaskan Komitmen Jadi Pelopor Safety Riding

Pengawasan Distribusi BBM di Jatim Diperkuat, ESDM Optimalkan Aplikasi XStar

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved