email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mata Pelajaran PMP dan Kuliah Pancasila Kembali Wajib di Era Jokowi

by Javasatu
24 Oktober 2019

JAVASATU.COM- Mata Pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan mata kuliah Pancasila kembali diwajibkan di sekolah dan perguruan tinggi di era Presiden Joko Widodo. Kebijakan ini diharapkan menjadi benteng bagi generasi muda dalam mencegah masuknya paham komunis, Khilafah, dan liberal kapitalis.

Profesor Dr. H. Suko Wiyono, SH. MH, Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang. (Foto: Javasatu.com)

Rektor Universitas Wisnuwardhana Malang, Prof. Dr. H. Suko Wiyono, SH MH, menyatakan pemberlakuan kembali PMP dan mata kuliah Pancasila penting untuk menanamkan nilai-nilai moral dan kewarganegaraan yang baik. Menurutnya, selama era reformasi, penghilangan mata kuliah dan PMP membuat masyarakat jauh meninggalkan nilai Pancasila, yang berimbas pada meningkatnya konflik antar suku dan agama.

“Kerusuhan sosial saat ini menunjukkan warga negara telah jauh meninggalkan nilai-nilai Pancasila. Dengan kembali diajarkannya PMP dan kuliah Pancasila, kita berharap persoalan kompleks bisa diminimalkan,” ujarnya, Kamis (24/10/2019).

Pemberlakuan ini didukung Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) serta diperkuat oleh Menteri Pendidikan, agar kurikulum Pancasila wajib diterapkan di seluruh lembaga pendidikan. Prof. Suko juga menekankan perlunya integrasi nilai Pancasila dari tingkat TK hingga perguruan tinggi agar generasi muda memiliki pemahaman moral dan sosial yang kuat.

Dwi Soetjipto, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Malang, menambahkan, pengajaran PMP akan membantu meredam konflik berbasis Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA).

Ia menilai program Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) yang kembali digalakkan di sekolah akan merekatkan persatuan bangsa.

BacaJuga :

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Ribuan Santri Al-Karimi Gresik Ikuti Wisuda Serentak dari TK hingga SMK

“Pancasila diajarkan mulai TK sampai perguruan tinggi sangat penting, agar anak-anak paham toleransi dan tidak saling membully,” kata Dwi.

Kebijakan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan sosial-politik di era modern. (yon/jos)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Mata PelajaranPancasilaPMPUniversitas Wisnuwardhana Malangvideo

BERITA TERBARU

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Rumah Sudah Dihuni, Warga Manyar Riverside Gresik Kesulitan Air Bersih

Jaringan Penyelundupan 8 Ton Biji Timah Rp7,4 Miliar Dibongkar di Bangka

Pomau Lanud Sjamsudin Noor dan Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Banjarmasin

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Bedah Buku Lawar Leadership, Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Budaya dan Dharma

Belgia dan Iran Berebut Poin Penting di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Indonesia Panen Medali di Dua Turnamen Taekwondo Dunia

Titiek Soeharto Puji Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan

Prev Next

POPULER HARI INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

Perampokan Viral di Sumberpucung, Polisi Minta Warga Tak Panik

Belgia dan Iran Berebut Poin Penting di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

BERITA LAINNYA

Dishub Buka Fakta Baru di Tengah Polemik Pasar Karangploso

Rumah Sudah Dihuni, Warga Manyar Riverside Gresik Kesulitan Air Bersih

Jaringan Penyelundupan 8 Ton Biji Timah Rp7,4 Miliar Dibongkar di Bangka

Pomau Lanud Sjamsudin Noor dan Polri Razia Tempat Hiburan Malam di Banjarmasin

Analis: Penahanan Roy Suryo-Tifa Murni Penegakan Hukum, Publik Diminta Hormati Proses

Dosen UIZ Gresik Jadi Pembicara Internasional di Kampus Turki

Bedah Buku Lawar Leadership, Tegaskan Kepemimpinan Berbasis Budaya dan Dharma

Belgia dan Iran Berebut Poin Penting di Laga Kedua Grup G Piala Dunia 2026

Indonesia Panen Medali di Dua Turnamen Taekwondo Dunia

Titiek Soeharto Puji Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Banner “Usir Mahasewa” di Aksi Dukung MBG, Budayawan: Tak Ada Budaya Usir-Mengusir di Malang

Tribute Iron Maiden, Metallica dan Sepultura Hadir 19 Juli di Malang

INTIP Soroti Hibah Rp3,9 Miliar DPKPCK Kabupaten Malang

Pemkab Gresik Kerahkan 1.095 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

Jalan Sepanjang-Talangsuko Turen Diperbaiki dengan Metode Lapen

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved