email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Minggu, 5 April 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Bersama Hangatkan Taman-taman Kota dengan Puisi

by Redaksi Javasatu
12 Maret 2023
(Foto: Satupena for Javasatu.com)

Bersama Hangatkan Taman-taman Kota dengan Puisi

Oleh: Denny JA – Ketua Umum Penulis Satupena Indonesia

Mengingat taman dalam hubungannya dengan puisi, saya mulai dengan pidato Martin Luther King.

Saat itu, tahun 1963, 60 tahun lalu, Martin menyatakan pidatonya yang sangat terkenal: I Have a Dream. Ini pidato yang tak hanya puitis, tapi juga ikut mengubah wajah hak asasi manusia.

“Saya bermimpi,” ujar Martin Luther King, “suatu hari kelak, manusia tidak dinilai dari warna kulitnya. Tapi mereka dinilai dari karakter dan perilakunya.”

“Saya bermimpi,” tegas Martin Luther King, “pada waktunya, anak- anak kulit hitam dan kulit putih duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi di meja kemanusiaan.”

Pidato ini ikut menyulut bangkitnya civil right movement, yang menghentikan diskriminasi atas kulit hitam.

Di tahun 2009, 46 tahun kemudian, seorang kulit hitam terpilih menjadi presiden di Amerika Serikat. Padahal populasi kulit hitam di sana hanya 13 persen. Obama hanya mungkin menjadi presiden jika didukung oleh jauh lebih banyak kulit putih.

Hebatnya sebuah pidato Ikut memberi api perjuangan untuk mengubah sejarah.

BacaJuga :

OPINI: Malang, Kota Pendidikan dan Fenomena Bunuh Diri

Pembangunan Alun-Alun Kepanjen, Antara Perencanaan dan Keberanian Administratif

Saya membaca media Smithsonian Magazine 2017 membuat analisis. Betapa pidato terkenal I Have a Dream itu dipengaruhi oleh puisi. Yang menginspirasi tokoh pergerakan bernama Martin Luther King adalah puisi.

Puisi itu berjudul: A Dream Deffered: mlmpi yang tertunda. Puisi ini ditulis tahun 1951, 12 tahsebelum pidato Martin Luther King.

Martin Luther King sendiri menulis surat kepada Langstone: “Tak terhitung lagi, berapa kali aku membaca puisi- puisimu, di banyak tempat dan waktu yang berbeda.” (1)

Penulis puisi a Dream Deffered adalah Langstones Hughes (1901-1967). Ia dewasa di kota New York.

Langstone diceritakan sering menghabiskan waktu di taman, terutama Central Park. Di taman itu, ia membaca buku, mendapatkan inspirasi dan menulis puisi.

Di taman itu tercipta puisi, yang ternyata ikut memberi inspirasi sebuah pidato gerakan sosial.


Sejak dulu, taman juga sudah menjadi pusat budaya. Di era Romawi diceritakan para filsuf, politisi dan penyair sering berjumpa di taman.

Di taman, mereka diskusi tak hanya soal puisi dan filsafat hidup. Tapi mereka juga mendiskusikan masalah yang dihadapi masyarakat.

Marcus Tullius Cicero (106-43 sebelum masehi) seorang negarawan dan pemikir terkemuka Romawi kala itu. Ia menyatakan, “jika kau memiliki akses ke perpustakaan dan taman, kau punya akses ke segala hal yang dibutuhkan pikiranmu.”

Karena itu saya menyambut baik inisiatif Satupena Jakarta untuk menghidupkan kembali membaca puisi di taman.

Ini tradisi yang perlu kita hidupkan kembali. Kita kembalikan taman ke asalnya, sebagai simpul kebudayaan.

Selamat pula untuk Satupena Jakarta yang melaunching buku bersama esai soal Taman Ecopark Tebet. Ini buku yang unik karena semua tulisan membahas soal suasana di taman saja.

Di tahun 2016, Central Connectitute State University di Amerika Serikat membuat riset. Dari 61 negara yang diteliti, Indonesia terburuk no 2 di dunia soal kegiatan literasi. Di bawah Indonesia hanya negara Afrika: Bostwana. (2)

Kegiatan sastra dan budaya di ruang publik harus kita gairahkan kembali. Kita ingin Indonesia tak hanya maju dari sisi perdagangan dan politik. Tapi Indonesia juga maju dari sisi budaya.

Persoalan budaya itu terlalu besar jika hanya diserahkan kepada pemerintah. Masyarakat harus juga ikut menghidup- hidupkan budayanya sendiri.

Membaca puisi di taman itu menjadi langkah yang sesuai dengan tujuan itu, tak pedull seberapun besar dan kecil efeknya bagi gerakan literacy. Itu arah yang benar.

Kita serukan kepada semua yang peduli, dari Aceh sampai Papua. Bersama kita hangatkan kembali taman- taman kota dengan puisi, dengan sastra, dan budaya.

(Transkripsi dari pidato lisan Denny JA membuka acara baca puisi di taman Eco Park Tebet, 11 Maret 2023).

CATATAN:
1. Pidato terkenal I Have a Dream Martin Luther King juga dipengaruhi oleh puisi dari Langstone Hughes: A Dream Deffered.
https://www.smithsonianmag.com/smart-news/how-langston-hughess-dreams-inspired-mlks-180961929/
2. Riset Central Connectitute State University bahwa kualiatas literacy di Indonesia nomor 2 terburuk dari 61 negara yang diteliti.
https://www.thejakartapost.com/amp/news/2016/03/12/indonesia-second-least-literate-61-nations.html

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Source: Akaha Taufan Aminudin, Koordinator Satupena Jawa Timur
Tags: Akah Taufan AminudinDenny JASatupenaSatupena Jawa Timur

Comments 1

  1. akahataufanaminudin says:
    3 tahun ago

    Alhamdulillah semangat Sepanjang Masa Succesfull Sedulur SatuPena SatuHati SatuJiwa SatuRasa KOMPAK KEBERSAMAAN sepanjang masa Succesfull Sedulur

    Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Gondanglegi

Gowes PEDAL Lawang Himpun Puluhan Juta Rupiah untuk Masjid An-Nur Pilang

Jelang Ujian, Siswa MI Maarif NU se-Dukun Berikhtiar Batin

Dubes Uzbekistan Ziarah ke Sunan Gresik, Gresik Kian Mendunia

Emaskot Minta MKD DPR Periksa Oknum Anggotanya Terkait Pengeroyokan

Kepergok Curi Motor di Sawah Balongpanggang, Dua Pelaku Dibekuk

Babinsa di Wonosobo Kawal Koperasi Desa Merah Putih Durensawit

SilatuROCKmi Guncang Malang 18 April 2026, Bangkitkan Lagi Musik Rock Lokal

Kebakaran Pasar Landungsari Malang, 3 Kios Hangus, Polisi Selidiki Penyebab

BloomBite, Manifestasi Ide Hebat CEO Cilik Afshiena di Industri Camilan Sehat

Prev Next

POPULER HARI INI

Portal Bendungan Lahor Dibuka Paksa, Warga Tolak Retribusi Akses Malang-Blitar

Dubes Uzbekistan Ziarah ke Sunan Gresik, Gresik Kian Mendunia

BloomBite, Manifestasi Ide Hebat CEO Cilik Afshiena di Industri Camilan Sehat

Gowes PEDAL Lawang Himpun Puluhan Juta Rupiah untuk Masjid An-Nur Pilang

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

BERITA LAINNYA

Emaskot Minta MKD DPR Periksa Oknum Anggotanya Terkait Pengeroyokan

Babinsa di Wonosobo Kawal Koperasi Desa Merah Putih Durensawit

SilatuROCKmi Guncang Malang 18 April 2026, Bangkitkan Lagi Musik Rock Lokal

Bulog Serap Tebu Petani Blora, Dirut Pastikan Perbaikan Pabrik GMM

Donor Darah Wanita TNI Pecahkan Rekor MURI, Kumpulkan 13 Ribu Kantong Darah

Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut, TNI Kerahkan Prajurit Evakuasi dan Bantu Warga

21 Perwira Lanud Sultan Hasanuddin Naik Pangkat, Danlanud Tekankan Profesionalisme

TNI-Bulog Gelar Pangan Murah di Puncak Jaya, Beras Dijual Terjangkau untuk Warga

Sidang Perdana Korupsi Satelit Navayo di Pengadilan Militer Jakarta, 3 Terdakwa Diadili

TNI Ungkap Perkembangan Kasus Penganiayaan AY

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Portal Bendungan Lahor Dibuka Paksa, Warga Tolak Retribusi Akses Malang-Blitar

Dubes Uzbekistan Ziarah ke Sunan Gresik, Gresik Kian Mendunia

Harga Emas Turun Imbas Geopolitik, Warga Malang Serbu Investasi Safe Haven

Bakorwil Malang Siap Gelar Hari Keris Nasional 2026, Angkat Peran Abdi Negara

BloomBite, Manifestasi Ide Hebat CEO Cilik Afshiena di Industri Camilan Sehat

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved