JAVASATU.COM- Suasana haru menyelimuti Pondok Pesantren Refah Islami, Sidayu, Gresik, Rabu (27/8/2025), saat Muhammad Jawwami Alkaliim resmi menjadi hafidz ke-86 setelah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Tangis haru hafidz, wali santri dan keluarga mewarnai prosesi khatam yang dihadiri seluruh santri dan muhaffidh.
Abinya mewakili wali santri menyampaikan kebahagiaan sekaligus rasa syukur atas pencapaian anaknya.
“Alhamdulillah, ananda telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Sejak pembangunan masjid Refah, ananda masih kelas 4, dan jika ada lembaga pendidikan, maka akan dipondokkan di Pesantren Refah Islami ini. Terima kasih kepada para asatidzah atas kesabaran dan dedikasinya mendidik ananda,” ujar Abinya dengan suara bergetar.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah dari Mudir Pesantren Refah Islami, KH. Farid Dhofir, Lc., M.Si, yang menekankan pentingnya hafalan Al-Qur’an bagi santri agar menjadi generasi yang bersahabat di dunia dan akhirat.
“Orang mukmin yang tidak memiliki hafalan Al-Qur’an ibarat rumah kosong yang tidak berpenghuni. Jangan sampai kita bersahabat di dunia, tetapi menjadi musuh di akhirat,” kata Kiai Farid, membakar semangat para santri.
Momen khatam ini menjadi malam penuh haru dan kebanggaan bagi keluarga Muhammad Jawwami Alkaliim, sekaligus menegaskan tradisi pendidikan Al-Qur’an di Pesantren Refah Islami Gresik. (bas/arf)