JAVASATU.COM- Aktivis Aliansi Kehendak Rakyat (Akhera) memasang dan menyebarkan sejumlah spanduk di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026).
Aksi tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjalankan program prioritas pemerintah.

Aktivis Akhera, Riza Ahmad, mengatakan pemasangan spanduk tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program MBG.
Menurutnya, program tersebut memiliki peran dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
“Kami mengapresiasi kerja nyata BGN. Dukungan ini juga menjadi bentuk komitmen untuk mengawal agar program MBG terus berlanjut,” kata Riza Ahmad dalam keterangannya, Rabu (4/11/2026).
Spanduk yang dipasang di sejumlah titik di Kota Bekasi memuat pesan, “Kami Apresiasi Kerja Nyata BGN: Program MBG Jangkau 58 Juta Penerima Manfaat, Serap 1,03 Juta Pekerja”.
Akhera Soroti Capaian Program MBG
Riza menyebut Program MBG yang mulai diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Program tersebut ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat Indonesia, terutama anak-anak.
Menurut Riza, pelaksanaan MBG menjadi tanggung jawab besar BGN sebagai lembaga yang menjalankan program pemenuhan gizi nasional.
“Program ini didelegasikan oleh Presiden Prabowo kepada BGN untuk dijalankan. BGN adalah lembaga yang baru berusia dua tahun namun memikul amanat dan tanggung jawab yang besar untuk melaksanakan tugas dalam pemenuhan gizi nasional, serta memastikan setiap warga negara mendapatkan akses terhadap konsumsi makanan yang aman, bergizi, dan seimbang,” ujar Riza.
MBG Diklaim Jangkau 58 Juta Penerima
Dalam materi yang disampaikan Akhera, pelaksanaan Program MBG disebut telah menjangkau lebih dari 58 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Program tersebut didukung 26.723 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah terverifikasi. Pelaksanaannya juga disebut menyerap sekitar 1,03 juta tenaga kerja lokal.
Riza menilai MBG tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui operasional dapur SPPG dan penyerapan tenaga kerja.
Melalui pemasangan spanduk tersebut, Akhera menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program MBG dan meminta program tersebut terus dikawal. (arf/arf)






