email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Buntut Dugaan Kekerasan Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

by Sugi Hartono
25 September 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mencopot Kepala SMPN 18 Malang, Moh. Amrozi Hamidi, dari jabatannya, Jumat (25/9/2026). Langkah ini diambil menyusul mencuatnya dugaan kekerasan fisik dan verbal terhadap sejumlah siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana. (Foto: Tangkapan layar video warga)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, mengatakan pencopotan dilakukan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Disdikbud juga mengevaluasi penerapan aturan pakaian lurik yang disebut menjadi awal munculnya persoalan.

“Ini kan evaluasi juga buat kami. Kami harus cross-check ke bawah. Ternyata ada unsur sedikit pemaksaan terkait luriknya. Hal ini tentu menjadi catatan penting bagi kami ke depannya,” ujar Suwarjana, Jumat (25/9/2026).

Suwarjana menegaskan kepala sekolah tersebut ditarik dari jabatannya dan pengganti akan segera disiapkan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

“Jadi mulai hari ini, saya tarik beliau. Senin sudah ada kepala sekolah baru,” imbuh Suwarjana di hadapan wali murid, dalam rekaman video yang diterima Redaksi Javasatu.com.

Dugaan persoalan bermula saat penerapan aturan pakaian lurik pada Kamis (24/9/2026). Sejumlah siswa disebut tidak mengenakan pakaian sesuai ketentuan, sebelum kemudian muncul dugaan tindakan fisik dan verbal terhadap siswa.

Pemkot Malang juga menyiapkan pendampingan psikologis bagi siswa yang terdampak serta mengevaluasi mekanisme pengawasan dan pelaporan di sekolah.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, R. Dandung Djulharjanto, menyampaikan keprihatinan dan menegaskan sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi siswa.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Seharusnya lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semuanya, terutama bagi para siswa. Justru terjadi kejadian seperti ini,” ujar Dandung, dikutip dari Bacamalang.com.

Dandung juga menyebut Pemkot menerima informasi dari para guru mengenai dugaan persoalan lain yang disebut pernah terjadi. Sejumlah guru mengaku takut melapor karena khawatir mendapat konsekuensi.

BacaJuga :

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Soroti Dugaan Penamparan Siswa SMPN 18

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

“Untuk pemberhentian guru, terutama PTT maupun GTT, tidak bisa dilakukan semena-mena oleh kepala sekolah. Ada mekanisme dan usulan resmi melalui Dinas Pendidikan kepada Wali Kota,” jelasnya.

Pemkot Malang menyatakan menghormati apabila wali murid memilih menempuh jalur hukum.

Sementara itu, Disdikbud akan melanjutkan evaluasi aturan sekolah, pengawasan, dan sistem pelaporan untuk memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan nyaman. (har/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Disdikbud Kota MalangGuruKota Malangpemkot malangpendidikanSiswa

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Buntut Dugaan Kekerasan Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Soroti Dugaan Penamparan Siswa SMPN 18

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Kopi Amstirdam Didorong Jadi Brand Global, Bukan Sekadar Komoditas

Warga Kedungkandang Malang Diingatkan Bahaya SUTT 150 kV

Jelang HUT TNI, Moeldoko Ingatkan Prajurit Jaga Profesionalisme

Prev Next

POPULER HARI INI

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

Buntut Dugaan Kekerasan Siswa, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Anggota DPRD Kota Malang Suyadi Soroti Dugaan Penamparan Siswa SMPN 18

Tim 11 TEP UB Kenalkan Nila Braja 001 untuk Budidaya Ikan di Klamono Sorong

JMSI Dukung HPN 2027 di Lampung, Dorong Pers Makin Profesional

Hari Tani Nasional, LPPNU Gresik Dorong Petani NU Perkuat Ketahanan Pangan

Tak Ada Beton, Tak Ada Aspal, Iing Misbahuddin Ngobrolin Nasib UMKM di Talaga

Kota Malang Raih IHYA 2026, Dua Tahun Berturut-turut

Kopi Amstirdam Didorong Jadi Brand Global, Bukan Sekadar Komoditas

Warga Kedungkandang Malang Diingatkan Bahaya SUTT 150 kV

Jelang HUT TNI, Moeldoko Ingatkan Prajurit Jaga Profesionalisme

Prev Next

POPULER MINGGU INI

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

Hujan Deras Picu Tanah Ambles di Tajinan Malang, Dapur Rumah Warga Rusak

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved