JAVASATU.COM- Bupati Pasaman Barat, Yulianto, membeli lima buku karya Duta Baca Indonesia periode 2021–2026, Gol A Gong, dalam Seminar Literasi bertajuk “Seribu Guru Hebat, Sejuta Murid Literat” di Balerong Anak Nagari, Pasaman Barat, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026). Aksi tersebut diikuti ajakan kepada peserta untuk membeli buku guna mendukung gerakan literasi.

Seminar yang digelar Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat (FPL Pasbar) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pasaman Barat itu diikuti 1.050 peserta, terdiri atas guru, siswa, mahasiswa, dan pegiat literasi.
Yulianto membeli lima buku karya Gol A Gong, di antaranya berjudul Raket, Pena, dan Petualangan. Buku-buku tersebut kemudian diserahkan kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pasaman Barat untuk menjadi koleksi Perpustakaan Daerah Pasaman Barat.
Di hadapan peserta seminar, Yulianto juga mengajak tamu undangan dan peserta membeli buku karya Gol A Gong. Ajakan itu disambut antusias dengan terbentuknya antrean pembelian buku.
Bupati: Literasi Penting untuk Membangun Generasi
Dalam sambutannya, Yulianto mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Menurut dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan budaya literasi juga menjadi hal penting.
“Dalam situasi dunia saat ini dengan berbagai dinamika geopolitik, Indonesia membutuhkan anak-anak hebat yang mampu mengawal masa depan bangsa. Salah satu upaya untuk mewujudkannya adalah melalui kegiatan literasi,” ujar Yulianto.
Ia menilai literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, memperluas wawasan, berpikir kritis, dan mengambil keputusan.
Yulianto juga menyoroti peran guru dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas generasi muda. Ia meminta para guru mendapat apresiasi atas peran mereka dalam mendidik siswa.
“Guru adalah pahlawan kita. Siapa pun yang hebat hari ini tentu mendapatkan pendidikan dari seorang guru. Karena itu, kita harus memberikan apresiasi kepada guru-guru yang dengan penuh keikhlasan terus mendidik anak-anak kita,” katanya.
Gol A Gong Ajak Guru dan Siswa Gemar Membaca
Seminar tersebut menghadirkan Gol A Gong yang dikenal sebagai penulis dengan lebih dari 200 buku. Ia berbagi pengalaman mengenai peran membaca dan menulis dalam memperluas wawasan, membangun karakter, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Gol A Gong juga mendorong guru menjadi penggerak budaya membaca di sekolah dan mengajak pelajar berani menulis untuk menyampaikan gagasan mereka.
Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto, mengatakan gerakan literasi membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, keluarga, komunitas, dan masyarakat.
“Gerakan literasi merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, sekolah, keluarga, masyarakat, dan komunitas harus berjalan bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya membaca,” ujarnya.
Menurut Sifrowati, kebiasaan membaca perlu ditanamkan sejak usia dini untuk mengembangkan rasa ingin tahu anak. Ia juga menilai kehadiran Gol A Gong dapat memberikan motivasi kepada guru dan pegiat literasi di Pasaman Barat.

Seminar Dibuka dengan Tari Pasambahan
Seminar dibuka secara resmi oleh Bupati Yulianto. Ketua FPL Pasbar sekaligus ketua panitia, Denni Meilizon, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.
Acara diawali dengan Tari Pasambahan yang dibawakan siswa SD Negeri 07 Pasaman. Yulianto kemudian memasangkan deta, penutup kepala khas Minangkabau, kepada Gol A Gong sebagai bagian dari penyambutan tamu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, jajaran organisasi perangkat daerah, Dinas Pendidikan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Sumatera Barat, Ketua Dharma Wanita Persatuan Erisa Doddy San Ismail, serta perwakilan komunitas literasi.
Selain seminar, panitia membagikan doorprize berupa buku bacaan kepada peserta. Pelaksanaan kegiatan melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.