Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Bupati Sanusi: Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban, Bukan Sekadar Tempat Ibadah

Agung Baskoro by Agung Baskoro
25 Mei 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Bupati Malang, HM. Sanusi, menegaskan pentingnya peran masjid sebagai pusat kemajuan umat Islam, bukan sekadar tempat ibadah. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pagelaran masa khidmat 2025–2030 dan pelantikan Ranting Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) se-Kecamatan Pagelaran, Sabtu (24/5/2025), di Masjid Al Azhar, Desa Brongkal.

(Foto: Ist)

“Jangan hanya berlomba membangun masjid, tetapi tidak meningkatkan kualitas pengelolaannya. Masjid harus bisa jadi pusat peradaban modern yang mendorong kesejahteraan umat,” kata Bupati Sanusi di hadapan pengurus yang baru dilantik.

Ia menyoroti fenomena meningkatnya jumlah masjid yang dibangun secara swadaya, sebagai indikasi positif kemandirian umat. Namun, Sanusi mengingatkan bahwa pekerjaan rumah selanjutnya adalah menjadikan masjid lebih fungsional dan berdaya guna untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Merujuk data Kabupaten Malang Dalam Angka (KMDA) 2025, Sanusi menyebutkan terdapat 2.743 masjid tersebar di 33 kecamatan. Khusus Kecamatan Pagelaran tercatat ada 66 masjid dan 499 mushola. Angka itu menurutnya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pengelolaan dan kegiatan yang membumi.

ADVERTISEMENT

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antara DMI dan BKMM, baik secara vertikal maupun horizontal, agar masjid mampu menjadi tempat yang memberi solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan keumatan.

“BKMM harus jeli membaca perkembangan masyarakat, agar kehadiran masjid bukan hanya simbol keagamaan, tapi juga aktor perubahan sosial,” tandasnya. (Agb/Arf)

Tags: Bupati MalangDMIHM SanusiKecamatan Pagelaran
Previous Post

Bupati Malang Sanusi Lepas 445 Jemaah Haji Kloter 82 di Karanglo

Next Post

Prof. Ahmad Barizi Tawarkan Sufisme Digital sebagai Obat Kegelisahan Era Virtual

Related Posts

Wali Kota Malang Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat
Berita

Wali Kota Malang Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

25 Oktober 2026
BRI Tegaskan Zero Tolerance Fraud dalam Kasus KUR Fiktif Kepanjen
Berita

BRI Tegaskan Zero Tolerance Fraud dalam Kasus KUR Fiktif Kepanjen

25 Oktober 2026
Haul Ponpes Bumi Aswaja Gresik, JRA Gelar Pengobatan Gratis
Berita

Haul Ponpes Bumi Aswaja Gresik, JRA Gelar Pengobatan Gratis

25 Oktober 2026
Gus Salam Kumpulkan Alumni Ponpes Denanyar di Gresik, Perkuat Silaturahmi
Berita

Gus Salam Kumpulkan Alumni Ponpes Denanyar di Gresik, Perkuat Silaturahmi

25 Oktober 2026
PKL Sumberbrantas Batu Bentuk Paguyuban Berbadan Hukum
Berita

PKL Sumberbrantas Batu Bentuk Paguyuban Berbadan Hukum

25 Oktober 2026
Safari Subuh, Kapolres Gresik Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol
Berita

Safari Subuh, Kapolres Gresik Ingatkan Bahaya Judol dan Pinjol

25 Oktober 2026
Next Post
Prof. Ahmad Barizi Tawarkan Sufisme Digital sebagai Obat Kegelisahan Era Virtual

Prof. Ahmad Barizi Tawarkan Sufisme Digital sebagai Obat Kegelisahan Era Virtual

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com