email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Delapan Seniman Asia Tenggara-Korea Hadirkan Media Art di Situs Dolmen Gochang

by Redaksi Javasatu
30 September 2025
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Delapan seniman dari Asia Tenggara dan Korea Selatan akan memamerkan karya seni media digital yang terinspirasi dari batuan prasejarah dolmen di Gochang, Korea Selatan. Pameran bertajuk “A Global Gaze from Gochang” ini digelar pada 2–22 Oktober 2025 di Museum Dolmen Gochang, sebagai bagian dari rangkaian 2025 Gochang World Heritage Festival.

Media wall di lantai 1 Museum Dolmen Gochang, Gochang, Korea Selatan. (Foto: Ist)

Gochang, yang dikenal sebagai kota situs dolmen dan ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia sejak 2013, menjadi latar utama eksplorasi seni lintas budaya ini.

Dolmen, susunan batu artefak megalitik dipertemukan dengan tidal flats, hamparan lumpur dinamis yang terbentuk akibat pasang surut laut. Kontras keduanya dipandang sebagai simbol dialog antara yang abadi dan fana, masa lalu dan masa kini.

“Warisan budaya bukan sesuatu yang membeku dalam waktu, melainkan dialog hidup yang terus berkembang,” kata Digi Arafah, kurator sekaligus penggagas Swarnaloka, kolektif seni media Asia Tenggara, Selasa (30/9/2025) dalam keterangan tertulis.

Kolaborasi Lintas Negara

Proyek ini merupakan kerja sama antara Swarnaloka dengan Galleryamidi, kolektif seni kontemporer Korea. Karya para seniman akan ditampilkan di Media Wall lantai 1 Museum Dolmen Gochang dan instalasi permanen di Dolmen Media Garden.

Delapan seniman yang terlibat antara lain:

  • The Fox, The Folks (Indonesia) dengan karya Porta Petra yang menafsir dolmen sebagai saksi lahirnya kehidupan.
  • MXC Creative Studio (Vietnam) mengeksplorasi perjalanan batin dan makna kemanusiaan.
  • Keboyotan (Malaysia) lewat karya Dua Bumi yang menghubungkan dolmen Gochang dan batu megalitik Sarawak.
  • Fearmos (Indonesia) menampilkan dolmen sebagai jembatan reflektif bumi dan kosmos.
  • Khaery Chandra (Indonesia) dengan Infinite Convergence, eksplorasi pertemuan jiwa dan semesta.
  • Malik I (Indonesia) menghadirkan inspirasi kartu tarot Wheel of Fortune sebagai simbol siklus hidup.
  • Adani Zata & Rainerius Raka (Indonesia) lewat LAKU, perjalanan spiritual dari Merapi hingga Laut Selatan.
  • Lee Yoon Su (Korea Selatan) memberi konteks budaya Korea masa kini, menjembatani tradisi dan modernitas.
(Gambar: Ist)

Wadah Dialog Global

Swarnaloka menilai pameran ini sebagai kesempatan menghubungkan seniman regional dengan audiens global, sementara Galleryamidi menyebutnya sebagai solidaritas artistik lintas disiplin.

BacaJuga :

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Melalui instalasi cahaya, suara, dan interaksi digital, proyek ini diharapkan menjadi ruang dialog antara tradisi lokal dan ekologi global, warisan kuno dan kehidupan kontemporer.

Setelah festival, karya-karya tersebut akan tetap dipamerkan sebagai instalasi jangka panjang di Gochang. (arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Dolmen GochangGalleryamidiPameranSenimanSwarnaloka

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

Prev Next

POPULER HARI INI

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d