Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Hari Sumpah Pemuda, Gubernur Jatim Sebut Ada Pemuda Luar Biasa Asli Blitar

Bakier Soekarno by Bakier Soekarno
28 Oktober 2023

JAVASATU.COM- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memilih Kabupaten Blitar sebagai tuan rumah pelaksanaan peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-95 Tahun 2023. Sabtu (28/10/2023) upacara dilaksanakan di Alun-alun Kanigoro kabupaten Blitar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2023 di Kabupaten Blitar. (Foto: Istimewa)

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa ada pemuda luar biasa di Blitar yang berperan besar dalam proses perjuangan pra kemerdekaan. Pemuda asli Blitar bernama Soekarni Kartodiwirjo.

Soekarni diketahui adalah pencetus usulan naskah kemerdekaan RI yang ditandatangani Soekarno-Hatta dengan atas nama bangsa Indonesia. Disebutkan Gubernur Khofifah bahwa Soekarni Kartodiwirjo adalah pemuda kelahiran Blitar pada 14 Juli 1916.

“Hari ini kita menggelar upacara Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Blitar. Kita ingin nafas keteladanan, perjuangan, kepahlawanan bisa tersampaikan dan diikuti keteladanannya. Bahwa tokoh muda pejuang kemerdekaan dari Blitar selain tokoh proklamator Bung Karno, ada juga Soekarni,” tegas Gubernur Khofifah.

“Soekarni adalah pemuda Blitar yang mengusulkan naskah proklamasi kemerdekaan yang ditandatangani Soekarno Hatta dengan mengatasnamakan bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, alasan Gubernur Khofifah melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 di Blitar juga karena daerah ini memiliki kaitan erat dengan perjuangan bangsa Indonesia.

“Selain itu Blitar juga kental dengan peristiwa pemberontakan tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang dipimpin Soeprijadi, anak dari bupati Blitar di era kemerdekaan, Raden Darmadi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 di Blitar ini bisa memberikan suntikan semangat kepada seluruh masyarakat terutama para pemuda. Bahwa ada lecutan semangat dan perjuangan yang di teteskan dari pahlawan-pahlawan asal Blitar.

Ia berharap ketiga tokoh besar dari Blitar tersebut akan memberikan suntikan semangat Perjuangan, semangat kepahlawanan dan semangat keteladanan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Ini adalah cara kita menggaungkan kembali nafas menyampaikan pesan bahwa Blitar itu luar biasa. Blitar itu Hebat. Dan Blitar itu kontribusinya luar biasa sejak masa pra kemerdekaan. Maka untuk mengisi kemerdekaan pun harus dengan energi yang luar biasa,” tegasnya.

“Ayo bangun kehebatan yang lebih keren lagi dari Blitar. Khususnya dari para pemuda Blitar untuk kemajuan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Khofifah menambahkan, tahun ini merupakan tahun ketiga Pemprov Jatim menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di luar Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Sebelumnya, di tahun 2021 upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dilaksanakan di Kabupaten Tuban. Hal ini tidak terlepas dari jejak atau peran dari Sugondo Djodjopuspito, tokoh pemuda tahun 1928 yang memimpin Kongres Pemuda Indonesia II yang menghasilkan isi Sumpah Pemuda.

Lalu pada tahun 2022, Madiun dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan upacara HSP ke-94. Alasannya, Madiun memiliki sosok pemuda pencetak sejarah yang berperan aktif dalam dua peristiwa yang menjadi tonggak sejarah nasional Manifesto 1925 dan Konggres Pemuda II.

Sosok tersebut adalah Prof Mr Sunario Sastrowardoyo, pemuda kelahiran Madiun 28 Agustus 1902 ini diketahui aktif sebagai pengacara. Ia membela para aktivis pergerakan yang berurusan dengan polisi Hindia Belanda.

Sunario merupakan penasihat panitia Kongres Pemuda II tahun 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda, di kongres tersebut, Sunario menjadi pembicara dengan makalah Pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia.

“Kami sengaja menggelar peringatan Hari Sumpah Pemuda di luar Grahadi. Dan di Kabupaten Blitar ini adalah titik ketiga. Supaya setiap daerah itu memiliki gravitasi keteladanan dan kejuangan dalam mewujudkan cita cita besar membangun kesatuan bangsa,” tegasnya.

Selain itu di kesempatan ini, Khofifah juga menyerukan seluruh pemuda untuk ambil bagian dan berkontribusi mewujudkan kemajuan bangsa mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Pemuda adalah bagian dari kekuatan yang tak terhentikan dalam membangun bangsa, mari bersama-sama kita bergandengan tangan memberikan kontribusi terbaik kita untuk mewujudkan Indonesia emas 2045,” ujarnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda, kata Khofifah, merupakan refleksi bagaimana para pemuda sejak masa penjajahan punya semangat dan keberanian melakukan perubahan. Untuk itu, pemuda kata Khofifah harus menjadi inisiator, problem solver maupun game changer bagi Bangsa Indonesia.

“Pemuda di masa kini pun harus meneladani peran besar para pemuda di masa pra kemerdekaan. Bahwa pemuda harus menjadi inisiator, problem solver dan game changer bagi kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Sebagai inisiator, lanjut Khofifah, para pemuda pada tahun 1928 telah memastikan persatuan kaum muda di seluruh negeri untuk bersumpah bertanah air satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu, Bangsa Indonesia dan menjunjung tinggi bahasa persatuan yakni Bahasa Indonesia.

Tidak hanya itu pada Sumpah Pemuda kita juga menyaksikan pemuda Indonesia sebagai problem solver atau pemberi solusi. Pada saat itu rakyat Indonesia beratus-ratus tahun mengalami pembodohan, penindasan dan pemiskinan sosial dalam alam kolonialisme.

“Kaum Muda seluruh negeri saat itu memberi jawaban terhadap persoalan ini. Kesemua pemuda sepakat bahwa adalah Indonesia merupakan nama yang akan kita berikan pada negara kita setelah merdeka, dengan terlebih dahulu menyepakati tiga hal yang tertera dalam Sumpah Pemuda. Mereka adalah game changer Indonesia di masanya,” jelas Khofifah.

“Mari kita buktikan bahwa semangat pemuda adalah kekuatan yang tak terhentikan dalam membangun bangsa yang kita cintai. Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-95. Semoga visi para pemuda pemberani di masa lalu dan visi ‘Bersama Majukan Indonesia’ menjadi kenyataan,” tutupnya. (Kir/Arf)

Tags: Gubernur JatimHari Sumpah PemudaKhofifah Indar ParawansaPemprov Jatim
Previous Post

Di Batu, Sego Anget Berbagi Rezeki dengan Yatim Piatu

Next Post

Lomba Mewarnai Hari Santri di Tanjung Jadi Pemersatu Warga Banjararum

Related Posts

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG
Berita

Dinkes Kabupaten Blitar Percepat Penerbitan SLHS, Dukung Program MBG

15 April 2026
Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps
Biz News

Internet Rakyat Hadir di Blitar, Tarif Rp100 Ribu per Bulan Kecepatan 100 Mbps

7 April 2026
Takbir Keliling di Sanankulon Blitar Berhadiah Sepeda hingga Kambing
Berita

Takbir Keliling di Sanankulon Blitar Berhadiah Sepeda hingga Kambing

21 Maret 2026
Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa
Berita

Jelang Lebaran, Yayasan Al Muttaqin Sanankulon Blitar Santuni Yatim dan Duafa

19 Maret 2026
Yayasan Al-Muttaqin Sanankulon Blitar Bagikan Takjil Ramadan, Warga Antusias
Berita

Yayasan Al-Muttaqin Sanankulon Blitar Bagikan Takjil Ramadan, Warga Antusias

15 Maret 2026
Chef Program MBG di Blitar Terima Sertifikat BNSP, Perkuat Standar Dapur Gizi Nasional
Berita

Chef Program MBG di Blitar Terima Sertifikat BNSP, Perkuat Standar Dapur Gizi Nasional

15 Maret 2026
Next Post
Lomba Mewarnai Hari Santri di Tanjung Jadi Pemersatu Warga Banjararum

Lomba Mewarnai Hari Santri di Tanjung Jadi Pemersatu Warga Banjararum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com