JAVASATU.COM- Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menyerukan aksi damai dan doa bersama yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada Jumat, 29 Agustus 2025. Seruan ini lahir sebagai bentuk keprihatinan mendalam atas peristiwa Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas dilindas mobil Barakuda Brimob saat demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Dalam surat instruksi resmi bernomor 256/PP/SI/XX/7354/VIII/25, PP IPNU mengajak seluruh Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) untuk turun secara serentak di Mabes Polri maupun Polda setempat pukul 13.00 waktu daerah masing-masing. Tema aksi yang diusung ialah “Keadilan untuk Korban, Evaluasi untuk Polri.”
Ketua Umum PP IPNU, Muh. Agil Nuruz Zaman, menegaskan bahwa tragedi tersebut telah melukai rasa kemanusiaan dan mengguncang kepercayaan publik.
“Peristiwa ini bukan sekadar duka bagi korban, tetapi juga pukulan bagi rasa keadilan. Kami mendorong agar kepolisian membuka diri terhadap evaluasi menyeluruh,” ujar Agil dalam instruksi secara tertulis, Jumat (29/8/2025).
IPNU juga menyampaikan tiga sikap resmi.
- Pertama, mendesak Presiden RI untuk mengevaluasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
- Kedua, menuntut transparansi dan akuntabilitas penuh dalam penanganan kasus.
- Ketiga, menegaskan komitmen pelajar NU untuk terus mengawal demokrasi, supremasi hukum, dan keadilan sosial.
Meski menegaskan sikap kritis, PP IPNU menekankan agar seluruh aksi digelar secara damai, tertib dan tetap menjunjung tinggi marwah organisasi. (saf)