JAVASATU.COM- Kabupaten Kediri meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Pratama dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. Penghargaan diberikan atas capaian cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 98,72 persen.

Penghargaan tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Kediri dalam ajang UHC Awards 2026 yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, hingga akhir 2025 cakupan UHC di Kabupaten Kediri telah mencapai lebih dari 98 persen. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan,” ujar Khotib.
Ia menegaskan, sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemkab Kediri. Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan kemudahan akses layanan kesehatan, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan.
Menurut Khotib, kepesertaan JKN di Kabupaten Kediri terus meningkat signifikan. Pada 2021, cakupan UHC masih berada di kisaran 70 persen, lalu meningkat secara bertahap hingga menembus angka 98,72 persen.
Saat ini, tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Kediri tercatat mencapai 80,12 persen. Pemkab Kediri, kata dia, terus mendorong peningkatan keaktifan agar manfaat program JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Selain itu, masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN diimbau segera melakukan pendaftaran agar perlindungan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga.
“Jangan sampai kepesertaan UHC nonaktif. Keaktifan peserta menjadi kunci agar pelayanan kesehatan bisa dimanfaatkan secara maksimal,” pungkasnya. (kur/nuh)