JAVASATU.COM- DPD KNPI Kabupaten Sukabumi bersama DPK KNPI Kecamatan Tegalbuleud dan Forum Pemuda Hijrah menggelar kegiatan sosial berupa santunan anak yatim, santunan jompo, serta wakaf Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti unsur kepemudaan, pengurus organisasi, santri, tokoh masyarakat dan para penerima manfaat.
Selain memperkuat kepedulian sosial, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya organisasi kepemudaan untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Gilang Gusmana, mengatakan pemuda harus mengambil peran nyata dan tidak berhenti pada gagasan perubahan.
“Pemuda tidak boleh hanya berbicara tentang perubahan, tetapi harus hadir dan memberikan manfaat secara langsung,” ujar Gilang.
Menurut Gilang, santunan bagi anak yatim dan jompo serta wakaf Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya KNPI membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat.
“Semangatnya adalah pemuda bergerak dan berdampak, bukan hanya dalam kegiatan organisasi, tetapi juga dalam kegiatan sosial, pendidikan dan keagamaan,” ucapnya.
Ketua DPK KNPI Kecamatan Tegalbuleud, Hari, mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, mulai dari DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, Forum Pemuda Hijrah, Pondok Pesantren Al-Ikhlas, para donatur hingga masyarakat.
“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi anak-anak yatim, para jompo dan masyarakat,” kata Hari.
Hari berharap kegiatan sosial tersebut tidak berhenti pada satu agenda, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama para pemuda di Kecamatan Tegalbuleud.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi gerakan bersama para pemuda di Kecamatan Tegalbuleud. Karena kepedulian sosial bukan hanya tanggung jawab satu organisasi, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Forum Pemuda Hijrah Kecamatan Tegalbuleud, Riswanto, mengatakan wakaf Al-Qur’an diharapkan dapat mendorong generasi muda semakin dekat dengan Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan.
“Kami ingin wakaf Al-Qur’an ini bukan sekadar pemberian barang, tetapi menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Mudah-mudahan setiap Al-Qur’an yang diberikan dapat dibaca, dipelajari dan menjadi amal kebaikan bagi para pewakaf maupun seluruh pihak yang terlibat,” ungkap Riswanto.
Forum Pemuda Hijrah juga mengajak generasi muda mengisi masa muda dengan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Pemuda harus menjadi bagian dari solusi. Mari kita isi masa muda dengan kegiatan yang positif, memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi dan menghidupkan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan di Pondok Pesantren Al-Ikhlas tersebut ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan serta wakaf Al-Qur’an kepada para penerima manfaat.
Melalui kegiatan itu, DPD KNPI Kabupaten Sukabumi, DPK KNPI Kecamatan Tegalbuleud dan Forum Pemuda Hijrah berharap semangat berbagi, kepedulian terhadap sesama dan gerakan pemuda yang berdampak dapat terus berkembang di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi. (eka/arf)