JAVASATU.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik resmi dikukuhkan untuk masa khidmat 2025-2030. Setelah pengukuhan, MUI Panceng menegaskan fokus program pendampingan pekerja migran, pembinaan remaja, dan penguatan layanan keagamaan bagi lansia. Pengukuhan digelar di Gedung KPRI Panceng, Kamis (5/2/2026).

Ketua MUI Kecamatan Panceng, KH. Alfin Sunhaji, M.Pd., menyampaikan target utama pada tahun pertama kepengurusan adalah memiliki kantor sebagai pusat koordinasi dan pelayanan umat. Selain itu, MUI Panceng akan memperkuat sinergi dengan Forkopimcam, Ormas Islam, dan pondok pesantren setempat.
“Kami ingin hadir mendampingi masyarakat, khususnya para pekerja migran dan keluarganya, agar mendapat bimbingan keagamaan dan sosial yang memadai,” kata Kiai Alfin.
MUI Panceng juga merencanakan pembentukan madrasah lansia di beberapa desa sebagai wadah bagi para lanjut usia untuk memperdalam pemahaman keagamaan. Selain itu, pendampingan remaja usia SMA akan difokuskan untuk mencegah kenakalan remaja, termasuk penyalahgunaan narkotika dan minuman keras.
Camat Panceng, Mohammad Sampurno, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi kepada pengurus baru dan berharap MUI Panceng terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dalam melayani masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, menekankan pentingnya kolaborasi ulama dan umara sebagai kunci menjaga kemaslahatan umat. Menurutnya, program pendampingan pekerja migran, madrasah lansia, dan pembinaan remaja merupakan bentuk nyata upaya menyelamatkan umat.
“Kami juga mengingatkan agar segera dilakukan rapat kerja setelah pengukuhan, sehingga ide-ide besar MUI Panceng bisa diterjemahkan ke program kongkret yang siap dijalankan,” ujar Kiai Rofiq.
Kegiatan pengukuhan dihadiri pengasuh pondok pesantren, pimpinan Ormas Islam NU dan Muhammadiyah, Kapolsek, Danramil, Ketua KUA, serta para kepala desa se-Kecamatan Panceng. (bas/nuh)