email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Kamis, 24 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Pemkab Gresik Ajak Warga Cek dan Perbarui DTSEN

by Sudasir Al Ayyubi
24 September 2026

JAVASATU.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sosial Kabupaten Gresik mengajak masyarakat mengecek dan memperbarui data sosial ekonomi dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Foto: ist

Pemutakhiran dilakukan melalui kanal cek DTSEN untuk memastikan data yang digunakan pemerintah sesuai dengan kondisi masyarakat terkini. Langkah ini dinilai penting agar program pemerintah dapat diberikan kepada warga sesuai kondisi dan kriteria penerima.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengatakan akurasi data berpengaruh terhadap ketepatan kebijakan dan pelayanan pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten.

“Data yang tidak akurat akan menghasilkan kebijakan yang tidak tepat. Sebaliknya, data yang akurat akan membuat penanganan pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten, menjadi lebih tepat sasaran,” kata Washil dalam sosialisasi, Kamis (24/9/2026).

Menurut Washil, kondisi sosial ekonomi masyarakat terus berubah. Perubahan pekerjaan, kondisi usaha, jumlah anggota keluarga hingga dampak bencana dapat memengaruhi kondisi sebuah rumah tangga. Karena itu, data sosial ekonomi harus diperbarui secara berkala.

Ia berharap integrasi DTSEN dengan data daerah, termasuk Gresik SOYA, dapat memberikan gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih terpadu.

“Harapannya, integrasi DTSEN dengan data daerah seperti Gresik SOYA dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kondisi sosial ekonomi masyarakat. Program yang diberikan juga harus sesuai dengan kondisi dan kriteria penerimanya,” ujarnya.

Washil menjelaskan DTSEN merupakan basis data individu dan/atau keluarga yang memuat kondisi sosial, ekonomi, serta peringkat kesejahteraan keluarga. Data tersebut dibentuk dari berbagai sumber resmi, dipadankan dengan data kependudukan, kemudian dimutakhirkan secara berkala.

BacaJuga :

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Menurutnya, DTSEN tidak hanya digunakan untuk mengetahui jumlah masyarakat miskin. Data tersebut juga menjadi dasar untuk melihat siapa penerima program, kondisi sosial ekonominya, program yang telah diterima, serta apakah bantuan atau intervensi pemerintah sudah diterima masyarakat yang membutuhkan.

Pemadanan data diperlukan untuk mencegah tumpang tindih program sekaligus mengidentifikasi warga yang masih membutuhkan intervensi pemerintah.

“Siapa saja yang menerima program harus kita pastikan valid. Jangan sampai ada penerima yang mendapatkan program berulang, sementara masyarakat yang seharusnya menerima justru tidak mendapatkan,” tegas Washil.

Ia juga mengingatkan agar proses pemadanan dan pemanfaatan DTSEN tetap memperhatikan perlindungan data pribadi. Integrasi data, kata dia, harus disertai tata kelola dan keamanan informasi.

Perubahan Desil Bukan Otomatis Data Salah

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Ummi Khoiroh mengatakan perubahan desil dalam DTSEN menjadi salah satu hal yang banyak dipertanyakan masyarakat. Perubahan tersebut dapat berpengaruh terhadap status penerima sejumlah program bantuan sosial.

DTSEN memadukan berbagai sumber data sosial ekonomi sehingga kondisi masyarakat dapat dilihat secara lebih terpadu. Di Gresik, data tersebut juga disandingkan dengan Gresik SOYA sebagai data kemiskinan daerah berdasarkan sumber anggaran dan ketentuan program yang berlaku.

“Keputusan penetapan desil bukan berada di Dinas Sosial. Kami membantu melakukan verifikasi dan ground checking agar penetapan desil dapat sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” ujar Ummi.

Masyarakat yang mengalami perubahan kondisi atau menemukan ketidaksesuaian data dapat mengajukan pemutakhiran melalui kanal yang tersedia. Dinas Sosial Gresik juga siap memberikan edukasi dan memfasilitasi proses pemutakhiran sesuai kewenangannya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Gresik Indriya Purwaningsih menjelaskan DTSEN bersifat dinamis karena kondisi sosial ekonomi masyarakat terus berubah.

Data yang digunakan mencakup informasi keluarga, kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan, hingga kondisi individu.

Indriya menegaskan perubahan desil tidak otomatis menunjukkan adanya kesalahan data. Desil merupakan pemeringkatan relatif berdasarkan kondisi sosial ekonomi, sehingga posisi sebuah keluarga dapat berubah ketika kondisi keluarga tersebut maupun masyarakat di sekitarnya mengalami perubahan.

“Perubahan desil tidak serta-merta berarti datanya salah. Kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitarnya juga dapat berubah sehingga posisi relatif sebuah keluarga ikut berubah,” ujarnya. (bas/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: DTSENKabupaten GresikPemkab Gresik

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Pemkab Gresik Ajak Warga Cek dan Perbarui DTSEN

Kopi Keliling Polisi di Gresik, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Kamtibmas

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Jelang HUT ke-81 TNI, H.B.L. Mantiri Pesan Prajurit Tetap Solid

Pramuka Gresik Mulai Beralih ke Administrasi Digital

Motor Dicuri di Rest Area Wahas Gresik, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Petrokimia Gresik dan MUI Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

Gresik Integrasikan Data Warga, Akses Tetap Dijaga

Djoko Suyanto Titip Pesan untuk Prajurit TNI: Jaga Kehormatan dan Pengabdian

Prev Next

POPULER HARI INI

Agum Gumelar Ingatkan Prajurit TNI Pegang Teguh Sapta Marga

SOR Baribis Majalengka Tetap Dibangun, Desain Digeser 20 Meter karena Sesar

Hiswana Migas Malang Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Lebaran 2026

Jelang Mudik Lebaran, Polres Malang Perketat Pengamanan Stasiun dan Terminal

Pramuka Ambalan KH Anwar Nur MA An-Nur Gelar Bakti Ramadan di Sumbersuko

BERITA LAINNYA

Pemkab Gresik Ajak Warga Cek dan Perbarui DTSEN

Kopi Keliling Polisi di Gresik, Warga Bisa Sampaikan Keluhan Kamtibmas

Hari Tani, Mas Dhito Bangun 26 Sumur Submersible untuk Hadapi Kemarau

Ngalam Hebak Gelar Panggung Budaya 14 Jam di Celaket, Ini Rutenya

Jelang HUT ke-81 TNI, H.B.L. Mantiri Pesan Prajurit Tetap Solid

Pramuka Gresik Mulai Beralih ke Administrasi Digital

Motor Dicuri di Rest Area Wahas Gresik, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Petrokimia Gresik dan MUI Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

Gresik Integrasikan Data Warga, Akses Tetap Dijaga

Djoko Suyanto Titip Pesan untuk Prajurit TNI: Jaga Kehormatan dan Pengabdian

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jembatan Sasak Beureum Sumedang Ditargetkan Rampung 28 Desember

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Kirab Budaya WBTb Gresik Meriah, 1.000 Bandeng Dibagikan Gratis ke Warga

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved