JAVASATU.COM- Polres Malang menyambangi keluarga korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang berdomisili di Kabupaten Malang. Kunjungan dilakukan untuk memastikan komunikasi dengan keluarga tetap terjaga sekaligus memberikan pendampingan selama proses pencarian dan identifikasi korban.

Empat keluarga korban yang didatangi polisi berada di Pakis, Pakisaji, Tirtoyudo dan Gondanglegi. Mereka merupakan keluarga Sulisman, Agus Ribut Setyabudi, Bambang, dan M Ali Imron. Keempatnya diketahui merupakan sopir yang berada dalam perjalanan menuju Banjarmasin.
Kapolres Malang melalui Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan jajaran Polsek akan terus berkomunikasi dengan keluarga korban dan membantu menyampaikan perkembangan informasi dari pihak terkait.
“Kami ingin keluarga korban mendapatkan dukungan dan informasi yang jelas selama proses pencarian. Polsek jajaran akan terus berkomunikasi dengan keluarga dan membantu menghubungkan apabila ada perkembangan dari pihak terkait,” kata Budiono, Minggu (27/9/2026).
Di Pakis, Kapolsek Pakis AKP Bambang Subinajar bersama personel mendatangi keluarga Sulisman di Desa Bunutwetan, Jumat (25/9/2026) malam. Selain menyampaikan belasungkawa, polisi juga menyerahkan tali asih kepada keluarga korban.
Sementara di Pakisaji, Kapolsek AKP Sunarko Rusbianto bersama personel mendatangi keluarga Agus Ribut Setyabudi. Kehadiran polisi mendapat respons positif dari keluarga yang masih menunggu kabar mengenai korban.
Di Tirtoyudo, Kapolsek Iptu Wempy mengunjungi keluarga Bambang di Desa Wonoagung. Polisi mendapat informasi bahwa keluarga Bambang telah mendatangi posko Basarnas di Perak, Surabaya, dan menyerahkan sampel DNA untuk membantu proses identifikasi.
Sedangkan di Gondanglegi, Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin mendatangi keluarga M Ali Imron di Desa Gondanglegi Wetan. Keluarga masih menunggu kepastian dan hasil identifikasi dari tim SAR.
Budiono mengatakan kepolisian juga membuka komunikasi apabila keluarga memperoleh informasi terkait keberadaan korban maupun perkembangan pencarian.
“Kalau keluarga mendapatkan informasi terkait keberadaan korban atau perkembangan lainnya, segera sampaikan kepada petugas. Kami akan membantu mengoordinasikan informasi tersebut,” ujarnya.
Kunjungan tersebut dilakukan di tengah proses operasi pencarian KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembu, Laut Jawa, saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada 13 September 2026.
Berdasarkan data manifest, KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang yang terdiri dari penumpang dan awak kapal. Hingga Sabtu (26/9/2026) malam atau hari ke-14 operasi pencarian, sebanyak 172 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia, sedangkan 71 orang masih dalam pencarian.
Proses identifikasi korban meninggal dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dengan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dan data post mortem. Polri juga meminta keluarga melengkapi data serta sampel DNA untuk membantu proses pencocokan identitas.
“Yang paling penting saat ini adalah memastikan informasi yang diterima keluarga benar dan berasal dari sumber resmi. Kami akan terus mendampingi dan menjaga komunikasi dengan keluarga selama proses ini berlangsung,” pungkas Budiono. (agb/arf)