JAVASATU.COM- Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kebomas tak lagi sekadar agenda tausiyah. Pada kegiatan perdana masa bakti 2025–2030 ini, MUI menghadirkan aksi nyata berupa santunan anak yatim di Masjid Roudhotul Jannah, Desa Dahanrejo, Kabupaten Gresik, Senin (23/2/2026).

Kegiatan tahunan tersebut semakin semarak karena dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama jajaran Forkopimcam, Kepala KUA, Ketua Muhammadiyah, Ketua NU, Ketua LDII, Lazisnu, serta pengurus dan anggota MUI Kebomas. Kehadiran kepala daerah turut meningkatkan antusiasme jamaah.
Ketua MUI Kecamatan Kebomas, H Muhsin Munhamir, menegaskan bahwa Safari Ramadan tahun ini membawa semangat baru. Selain penguatan wawasan keagamaan, MUI juga ingin menghadirkan kepedulian sosial secara langsung kepada masyarakat.
“Selama ini Safari Ramadan lebih pada pengenalan dan pencerahan keagamaan. Kali ini kami lanjutkan dengan santunan anak yatim sebagai langkah konkret kepedulian umat,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat untuk memperkuat nilai ibadah sekaligus solidaritas sosial. Santunan yatim menjadi simbol bahwa dakwah tidak hanya berhenti pada ceramah, tetapi diwujudkan dalam tindakan.
Sementara itu, Camat Kebomas Tri Joko Efendi berharap Safari Ramadan berikutnya dapat melibatkan generasi muda sebagai pengisi kultum, khususnya pada agenda yang direncanakan digelar di masjid milik Muhammadiyah.
“Ke depan kami upayakan pengisi kultum dari generasi muda yang berbakat agar regenerasi dakwah berjalan,” katanya.
Safari Ramadan MUI Kebomas diharapkan terus menjadi ruang sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran sosial keagamaan di wilayah Kebomas selama bulan suci Ramadan. (bas/nuh)