email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Cegah Lonjakan Covid-19, PPKM Mikro dan Ops Yustisi di Gresik Kembali Digalakkan

by Sudasir Al Ayyubi
17 Juni 2021
ADVERTISEMENT

Javasatu,Gresik- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di Kabupaten Gresik kembali digalakkan.

Cegah Lonjakan Covid-19, PPKM Mikro dan Ops Yustisi di Gresik Kembali Digalakkan. (Foto: Istimewa)

Hal itu ditandai dengan diadakannya rapat koordinasi yang dilakukan oleh forkopimda Gresik di Aula Mandala Bhakti Praja Pemkab Gresik, Rabu (16/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali membeberkan, angka Covid-19 di Gresik saat ini adalah 2,39 persen dari sebelumnya 2,34 persen.

Ia mengungkapkan, diketahui Kota Santri dikepung beberapa wilayah mengalami lonjakan yakni Surabaya, Madura dan Bangkalan.

Sedangkan di Bor ICU, Saifudin menyebut, sudah mencapai 41,67 persen, angka tersebut di dapat dari aplikasi situs Online yang ada di Rumah Sakit.

Ia menambahkan, bahwa peningkatan kasus Covid-19 di Gresik ditengarai kejenuhan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Pendistribusian Vaksinasi saat ini, dikatakan Saifudin, menduduki rangking 5, dimana sebelumnya Gresik berada di urutan ke-16.

BacaJuga :

Endel Park Golokan, Wisata Baru di Gresik Utara Resmi Dibuka

Pendamping PKH Gresik Jadi PPPK, Diingatkan Tangung Jawab Pelayanan

“Kegiatan Vaksinasi di wilayah terbanyak dilakukan Kecamatan Duduksampeyan, disusul Kedamean, Bungah, Kebomas dan Kecamatan Benjeng. Sedangkan Terendah Kecamatan Cerme dan Wringinanom” beber Saifudin.

Sementara itu Bupati Gresik Gus Yani menyebut Pandemi Covid-19 belum berakhir. Namun masyarakat sudah ada kejenuhan dan masih banyak masyarakat yang belum menerapkan prokes.

“Sosialisasi disiplin prokes melalui 3 pilar harus ditingkatkan kembali. Untuk menekan laju Covid-19 di Gresik.” tegasnya.

Gus Yani menambahkan, antisipasi mobilitas tinggi. Diantaranya pengetatan di pesisir Gresik. Mulai dari Mengare, Bungah hingga pesisir Lumpur dan Kroman.

Disaat Surabaya melakukan penyekatan, kata Gus Yani, dimungkinkan mobilitas warga Madura melewati jalur laut. Harus dilakukan pengetatan

Gus Yani meminta peran Kepala Desa, diharapkan lebih pro aktif terhadap masyarakat sekitar. Contohnya di wilayah Cerme adanya klaster hajatan.

Bupati akan mengevaluasi tempat wisata yang di Gresik, untuk mengantisipasi kenaikan Covid-19.

Untu itu ia juga meminta, pemahaman harus benar-benar satu suara. Mengingat di daerah trend Positif Covid 19 cukup tinggi.

“PPKM Mikro harus terus ditingkatkan kembali. Kalau ada wilayahnya ada salah satu positif Covid-19 harus di lock down atau isolasi mandiri” tegasnya.

Menurut Gus Yani, terkait pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI), harus manifes kedatangan. Dikhawatirkan ada yang tidak terpantau kepulangannya.

Kemudian, terkait pendidikan tatap muka, sekolah-sekolah harus selalu di pantau terkait penerapan Prokes.

“Apabila ada sekolah ada yang tidak menerapkan prokes agar sementara sekolah tersebut ditutup sementara waktu” pungkasnya.

Senada, Dandim 0817 menyampaikan bahwa saat ini sedang dilaksanakan PPKM mikro yang ke-10. Namun angka Covid-19 di Gresik masih cukup tinggi.

“PPKM mikro sudah dilaksanakan. namun, belum maksimal. Dalam kegiatan tersebut ada beberapa kegiatan yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung” terangnya.

Dandim menambahkan, bahwa kesadaran masyarakat saat ini menurun. Dimungkinkan adanya stigma dikarenakan mereka sudah divaksin.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar di lapangan memberikan himbauan kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan” tukasnya.

Sementara Kapolres Gresik mengatakan, kita bersama-sama harus satu suara.

“Covid-19 saat ini ada varian baru, dan dibeberapa wilayah sudah terkena varian tersebut” jelas AKBP Arief.

Alumni Akpol 2001 itu menekankan untuk menggalakkan kembali sosialisasi prokes di wilayah masing-masing.

Menurut Kapolres, Ops Yustisi lebih ditingkat, mengingat kegiatan tersebut saat ini mengalami penurunan dari segi kuantitas maupun kualitas.

“Para Kapolsek dan Danramil akan kita kejar terkait Vaksinasi terhadap masyarakat. Berikan penjelasan kepada masyarakat bahwa Vaksin Covid-19 aman” tuturnya.

Diharapkan Kapolres Gresik, Gejos digunakan lagi untuk tempat isolasi mandiri. Sedangkan untuk menampung kedatangan PMI agar dipikirkan kembali. (Bas/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Forkopimda GresikPPKM MikroTaggap Darurat

Comments 4

  1. Ping-balik: Polda Metro Kaji Pembatasan Mobilitas di Jakarta - Noktah Merah
  2. Ping-balik: Polda Metro Kaji Pembatasan Mobilitas di Jakarta - Beritaloka
  3. Ping-balik: Polda Metro Kaji Pembatasan Mobilitas di Jakarta - Imperium Daily
  4. Ping-balik: Polda Metro Kaji Pembatasan Mobilitas di Jakarta - Nusa Daily

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Endel Park Golokan, Wisata Baru di Gresik Utara Resmi Dibuka

Jelang Lebaran, Stok Telur dan Ayam di Kabupaten Malang Dipastikan Aman

Pendamping PKH Gresik Jadi PPPK, Diingatkan Tangung Jawab Pelayanan

Bazar Ramadan BRI Malang Hadirkan Promo Belanja dan Produk UMKM

Nuzulul Quran, 65 Anak Yatim di Kebomas Disantuni

Kerap Tersendat, DPRD Kota Malang Bandingkan Target dan Produksi SPAM Bango

Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Bantur

Di Gresik, Angkot Digunakan Kampanye Zakat, 50 Sopir Terima Bantuan

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Prev Next

POPULER HARI INI

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Bantur

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Nuzulul Quran, 65 Anak Yatim di Kebomas Disantuni

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Javanese Cat Rilis Album “Gratia Plena”, Angkat Kritik Sosial dalam Balutan Alternative Rock

Band Surabaya Overcloud Rilis Maxi Single Baru “Storm Will Pass Away”

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Ainur Roziqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PRIMA DMI Jawa Timur

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Relawan Suketeki Kediri Bagikan 1.500 Takjil ke Pengguna Jalan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Nuzulul Qur’an di Perum GSK Gresik, Jemaah Diajak Istikamah Baca Al-Quran

Motor Keluar Gang Ditabrak Pikap di Sumberpucung Malang, Satu Tewas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved