JAVASATU.COM- Tokoh adat perempuan Kabupaten Nduga, Pendimen Kogoya, mengajak masyarakat memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan dan sumber daya alam yang tersedia di lingkungan sekitar.

Menurut Pendimen, kemandirian pangan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menanam kebutuhan pangan di lahan yang tersedia. Tanaman yang bisa dikembangkan antara lain sayuran, umbi-umbian, buah-buahan hingga berbagai pangan lokal.
“Mari kita kelola sumber daya yang ada di sekitar kita untuk masa depan keluarga yang lebih baik,” ujar Pendimen Kogoya, Sabtu (26/9/2026).
Ia mengatakan pemanfaatan potensi pangan lokal tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Pendimen juga mendorong masyarakat membangun ketahanan pangan melalui semangat gotong royong. Warga dinilai dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola kebun serta mengembangkan tanaman pangan yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.
“Pangan lokal adalah kekuatan kita. Dengan memanfaatkan apa yang tersedia di sekitar, masyarakat dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga secara mandiri,” katanya.
Menurut Pendimen, pengembangan pangan berbasis sumber daya lokal juga menjadi langkah untuk menjaga potensi yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Nduga.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan dan sumber daya di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga.
“Masyarakat sehat, pangan cukup, Nduga maju,” pungkas Pendimen. (arf)