Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Mahasiswa Universitas Negeri Malang Sulap Kapulaga dan Kenanga Jadi Obat Skabies

Julian Sukrisna by Julian Sukrisna
3 Oktober 2023
0

JAVASATU.COM-MALANG- Tiga dari total 5 mahasiswa Universitas Negeri Malang mempraktekkan cara membuat obat skabies menggunakan 100 persen bahan alami. Terobosan itu menarik mengingat banyaknya obat skabies di pasaran yang tak lepas dari obat kimia yang mengakibatkan sejumlah efek samping.

Masing-masing mahasiswa tersebut adalah Resti Novita Sari, Tariza Juliasih, Diva Natasya Maulidya, Nadya Sandya Putri, dan Yasmin Anggraeni. Kelimanya berhasil membuktikan kemampuannya dalam membuat obat skabies herbal.

“Bahan-bahannya 100 persen herbal. Sehingga tidak menyebabkan efek samping yang buruk kepada kucing. Sehingga 100 persen aman untuk kucing,”

Memang, secara fungsi, produk Scaras yang tengah digarap itu merupakan produk anti inflamasi yang hanya ditujukan kepada kucing. Sedangkan jenis produknya berupa nano spray yang penerapannya hanya perlu disemprotkan.

ADVERTISEMENT

“Produk ini merupakan produk anti inflamasi skabies yang kami fokuskan ke kucing dengan bentuk nano spray. Sehingga lebih mempermudah penyerapan obat, sehingga lebih efektif,” jabarnya lebih lanjut.

Pemilihan daun kapulaga dan juga bunga kenanga bukan tanpa alasan. Menurut Resti, keberadaan kedua bahan tersebut sangat banyak di area Malang Raya.

“Keberadaan daun kapulaga dan bunga kenanga sangat potensial karena sangat banyak di Kabupaten Malang dan Kota Batu,” imbuhnya.

Sebagai proses pembuatannya, langkah pertama yang dilakukan adalah penyortiran guna mendapatkan bahan kualitas terbaik. Selanjutnya, daun kapulaga dan bunga kenangan dikeringkan selama 1 minggu yang selanjutnya dihaluskan menggunakan chopper.

Selanjutnya, bahan yang sudah halus itu diekstraksi menggunakan metode sokletasi agar kandungan flavonoid tidak banyak terbuang. Hingga akhirnya didapat rendemen kedua bahan untuk diterapkan teknologi nanoenkapsulasi di laboratorium kimia.

Terakhir, hasil nanoenkapsulasi di-homogenisasi agar menjadi hasil yang menyatu hingga dicampur bersama bahan-bahan pendukung lainnya melalui proses sentrifugasi.

Lebih lanjut, Resti menyampaikan, prevalensi penularan skabies dari kucing ke manusia menduduki di urutan kedua. Alasan inilah, produknya ini bukan semata-mata perihal bisnis, namun sekaligus mampu menjaga kesehatan lingkungan terutama bagi para pemelihara kucing.

“Dengan adanya prevalensi yang tinggi tersebut, menjadi konsentrasi bagi kita. Karena 47 persen masyarakat Indonesia sebagai pemeliharan kucing. Secara outputnya, kita menyembuhkan skabies kucing, outcome nya kita menjaga satu lingkungan yang berada di sekitar kucing,” Resti menjabarkan.

Walaupun produknya masih tergolong baru, produk Scaras ini telah berhasil terjual hingga ratusan buah dengan penerapan pemasaran yang tepat sasaran. Salah satunya melalui penjualan daring yang saat ini sedang tren.

“Sampai sekarang sudah diterima di masyarakat. melalui online, pemasaran profesional, konsinyasi, marketplace hingga offilne dengan harga Rp58 ribu,” pungkasnya. (Jup)

Tags: berita videomahasiswaobat skabiesskabiesUniverstitas Negeri Malangvideo
Previous Post

Kenapa Malang Semakin Panas?

Next Post

Keistimewaan Syafaat Nabi Muhammad di Tausiah Maulid Kejari Kota Malang

Related Posts

Kematian Ibu di Gresik Naik Jadi 16 Kasus, GEMMA KIA Diluncurkan
Berita

Kematian Ibu di Gresik Naik Jadi 16 Kasus, GEMMA KIA Diluncurkan

23 Oktober 2026
91 Gerai Koperasi Merah Putih di Gresik Belum Dibangun
Berita

91 Gerai Koperasi Merah Putih di Gresik Belum Dibangun

23 Oktober 2026
Prof Ahmad Barizi: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama dan Sains Modern
Berita

Prof Ahmad Barizi: Santri Harus Kuasai Ilmu Agama dan Sains Modern

22 Oktober 2026
Inisiator Hari Santri Gus Thoriq Usulkan Doa untuk Indonesia, Ini Isinya
Berita

Inisiator Hari Santri Gus Thoriq Usulkan Doa untuk Indonesia, Ini Isinya

22 Oktober 2026
Hari Santri Nasional, Laskar Fisyabilillah Indonesia Soroti Peran Santri Jaga NKRI
Berita

Hari Santri Nasional, Laskar Fisyabilillah Indonesia Soroti Peran Santri Jaga NKRI

22 Oktober 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Next Post
Keistimewaan Syafaat Nabi Muhammad di Tausiah Maulid Kejari Kota Malang

Keistimewaan Syafaat Nabi Muhammad di Tausiah Maulid Kejari Kota Malang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Wali Kota Malang Lantik 176 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya
  • Analis Apresiasi Kapolri Ungkap 1,16 Ton Ketamin: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat
  • Kapolres Majalengka Kerahkan 173 Bhabinkamtibmas Cegah Curanmor dan Bencana
  • Peziarah Makam Sunan Gresik Meningkat di Hari Santri
  • Danrem 083 Gagas Malang Kota Pejuang, Angkat Sejarah TRIP dan Laskar Sabilillah
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com