email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Selasa, 6 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puluhan Siswa SD di Malang Dilatih Jadi Pendongeng Cilik

by Yondi Ari
3 Februari 2025

JAVASATU.COM-MALANG- Sebanyak 30 siswa Sekolah Dasar (SD) mengikuti pelatihan menjadi pendongeng cilik yang diselenggarakan oleh Sanggar Dongeng Kepompong Nusantara di Kantor Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (2/2/2025).

Dalam pelatihan ini, mereka belajar teknik intonasi suara, membuat karakter suara, dan menampilkan ekspresi wajah saat bercerita.

(Foto: Ist)

“Ada beberapa peserta yang sudah mampu mengeluarkan suara rendah, sedang, dan tinggi dengan baik,” ujar Ketua Sanggar Dongeng Kepompong Nusantara, Yudi Agus Priyanto.

Para peserta dibagi dalam empat kelompok dan secara bergantian membawakan dongeng dengan karakter suara yang telah dipelajari.

Mereka mulai tampil percaya diri di depan teman-temannya, membawakan cerita anak-anak karangan Yudi. Setelah latihan awal menggunakan naskah, mereka kemudian berimprovisasi sesuai kesepakatan kelompok.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai SD dan Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Turen, Tumpang, Gondanglegi, Jabung kabupaten Malang dan Kedungkandang Kota Malang.

Program ini dijadwalkan berlangsung sebulan sekali selama setahun. Selain meningkatkan kepercayaan diri, para peserta juga akan ikut roadshow ke sekolah-sekolah bersama tim Sanggar Dongeng Kepompong Nusantara.

BacaJuga :

Turnamen Sepak Bola Antar Lembaga, Polres Malang Juara

Petani Garam Donomulyo Dapat Angin Segar, Produksi Tunnel Dilirik Kementan

“Kami menargetkan bisa menjangkau 1.000 siswa di Kabupaten Malang selama setahun ini. Mereka juga akan tampil dalam Festival Dongeng yang akan digelar pada akhir 2025,” tambah Yudi.

Selain itu, para pendongeng cilik ini akan dilibatkan dalam berbagai program sosial, seperti trauma healing dan tenda ramah anak di lokasi bencana.

Sebelumnya, Sanggar Dongeng Kepompong Nusantara telah berkontribusi menghibur penyintas erupsi Gunung Semeru dan banjir di Malang Selatan.

Salah satu peserta, Athallah Zwie Kenzie, siswa SDN Model Kota Malang, mengaku senang bisa belajar mendongeng.

“Seru bisa kenalan dengan teman-teman baru dan belajar mendongeng. Saya ingin bisa menghibur adik-adik kelas,” ujarnya.

Dalam sesi tanya jawab, para peserta menyebut cerita Kancil sebagai dongeng yang paling sering mereka dengar, terutama dari orang tua sebelum tidur.

Lanjut Yudi, diharapkan, melalui pelatihan ini, mereka dapat menjadi pendongeng cilik yang mampu menyampaikan nilai-nilai karakter, akhlak, dan moral kepada teman sebaya mereka.

(Foto: Ist)

Program ini mendapat dukungan dari Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan diharapkan menjadi langkah awal dalam melestarikan budaya mendongeng di kalangan anak-anak. (Dop/Arf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: Sanggar Dongeng Kepompong

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Sidang TPP Lapas Malang Dorong Ketahanan Pangan, 21 WBP Jalani Asimilasi

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati

Petani Lereng Gunung Sindoro Kompak Jaga Hutan Lewat Syukuran Panen

Persema Bangkit, Pemkot Malang Siap Kawal Kebangkitan Bledhek Biru

Berkah Sholawat, Andri Astono Temukan Hidayah dan Bersyahadat di Gresik

Enam Anggota Gangster di Gresik Diamankan Polisi Usai Pengeroyokan Berdarah

Sebanyak 55 Kepala Sekolah dan 21 Pejabat Fungsional di Gresik Dilantik

Lapor Kepenak Bro, Aplikasi Aduan Kekerasan Perempuan-Anak di Bojonegoro

Suplai Air Petani Terjamin, Sembilan Embung Baru Siap Beroperasi di Bojonegoro

Prev Next

POPULER HARI INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Sebanyak 55 Kepala Sekolah dan 21 Pejabat Fungsional di Gresik Dilantik

Frugal Living Jadi Prinsip Kerja ASN Pemkot Malang di 2026

Enam Anggota Gangster di Gresik Diamankan Polisi Usai Pengeroyokan Berdarah

BERITA LAINNYA

Single Debut Thalia Gunawan “Kamu yang di Bangku Depan” Rilis, Cerita Cinta Remaja di Kelas

Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati

Petani Lereng Gunung Sindoro Kompak Jaga Hutan Lewat Syukuran Panen

Sat Binmas Polres Kendal Tanamkan Disiplin dan Anti Bullying di SMK Bina Utama

Tim Korem Makutarama Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blora

Pengamat Nilai Pilkada Lewat DPRD Konstitusional dan Demokratis

10 Kepala Daerah Lolos Presentasi Anugerah Kebudayaan PWI 2026, Adu Gagasan

GP Ansor Bangun Mojokerto Gelar MHQ 2026, Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini

KNPI dan NYC Indonesia Kecam Serangan Militer AS ke Venezuela, Serukan Dialog Damai

Pengamat Puji Kakorlantas Polri, Operasi Lilin 2025 Dinilai Sukses Amankan Nataru

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Viral Truk Tabrak Pagar SMK Turen Malang, YPTT Berikan Klarifikasi

Konflik Kepemilikan SMK Turen Malang, Dua Yayasan Bertemu di Mapolsek Cari Solusi

Mayat Pria Mengapung di Sungai Molek Malang Teridentifikasi

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d