email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Rani Jambak Bawa Kincia Aia ke Kanada, Suarakan Krisis Ekologi Lewat Musik Minangkabau

by Redaksi Javasatu
4 Oktober 2025
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM- Seniman suara asal Indonesia, Rani Jambak, tampil dalam tur musik di enam kota di Kanada sepanjang September 2025.

Rani Jambak. (Foto: Ist)

Membawa karya berjudul Kincia Aia: A Living Heritage, seniman berdarah Minangkabau itu menyuarakan isu ekologi sekaligus memperkenalkan warisan budaya Nusantara ke panggung internasional.

Rani, komposer sekaligus aktivis lingkungan, memodifikasi kincir air tradisional Minangkabau menjadi instrumen musik elektronik interaktif.

Instrumen ini ia jadikan simbol keterhubungan manusia dengan alam sekaligus kritik terhadap krisis iklim.

“Air adalah kunci bagi Minangkabau; ia pengarsip memori. Tapi sekarang, sungai kita kering dan penuh mikroplastik. Kincia Aia ini adalah suara peringatan,” kata Rani dalam salah satu sesi diskusi di Kanada. Dikirimkan keterangan tertulis pada Sabtu (4/10/2025).

Tur Rani dimulai dari Guelph Jazz Festival, Toronto, hingga Pop Montreal dan Strangewave Fest Hamilton. Ia juga tampil sebagai dosen tamu di OCAD University Toronto, berbagi gagasan tentang ekologi dan warisan suara Nusantara.

Kehadirannya mendapat apresiasi dari seniman internasional.

BacaJuga :

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

Reconcile Rilis EP Left Me Lost, Angkat Tema Kehilangan dan Krisis Arah Hidup

“Seni adalah alat melawan amnesia sejarah dan ekologis. Suara seperti Rani penting untuk didengar,” ujar akademisi dan seniman video Esery Mondesir.

Selain tur, Rani juga melanjutkan studi doktoral di Universitas Gadjah Mada dengan fokus pada Sound Heritage Studies. Karyanya kerap memadukan riset akademis, aktivisme, dan performa seni.

Usai tampil di Kanada, Rani kembali ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam Biennale Jogja 18: Kawruh Lelaku, yang berlangsung 5 Oktober–20 November 2025. Di ajang ini, instalasi interaktif Kincia Aia akan dipamerkan di The Ratan, Desa Panggungharjo, Bantul.

Lebih dari sekadar konser, karya Rani Jambak menjadi jembatan budaya yang menghubungkan tradisi Minangkabau dengan percakapan global tentang ekologi dan masa depan bumi. (saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook

Menyukai ini:

Suka Memuat...
Tags: musikMusisiRani Jambak

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Kasus Rp500 Juta Mandek 16 Bulan di Polresta Malang Kota

Polres Gresik Tangkap Residivis, 51 Gram Sabu Siap Edar Disita

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

Warga Nahdliyin Tebuwung Megengan Sambut Ramadan

Sengketa Lahan WTP dan Supit Urang Malang Diseret ke Ombudsman hingga KPK

MUI Kecamatan Gresik Temui Camat, Bahas Program Ramadan hingga Perkuat Sinergi

Prev Next

POPULER HARI INI

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

BERITA LAINNYA

TNI dan Warga Bangun Jalan Rabat Beton di Desa Sumber Blora

Perkuat Ketahanan Pangan, Puncak Jaya Bangun Lumbung

Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan Timur Nunukan, Pilot Tewas

Jatim Half Marathon Batal, 1.268 Pelari Merugi Rp 383 Juta

DLHKP Kota Kediri Bersihkan Cagar Budaya Jembatan Lama dari Tumpukan Sampah

Ananda Sukarlan: Musik Bikin Dunia Lebih Masuk Akal di Hari Asperger 2026

GIBM Buka Rekrutmen Nasional, Ormas Anti-Korupsi dari Blitar

Hilal Tak Terlihat di Pasuruan, 1 Ramadan 2026 Jatuh pada 19 Februari

Polda Jateng Perketat Pengamanan Imlek 2026 Lewat KRYD

Prof Ahmad Barizi Dorong Pesantren Sumenep Cetak Muslim Kamil di Era Digital

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Truk Hantam 4 Kendaraan di Jalan Pattimura Batu, Satu Ojol Tewas

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

%d