Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Krisis Air, Ratusan Petani Luruk Kantor Dewan

Agung Baskoro by Agung Baskoro
8 September 2023
0

Javasatu, Malang- Ironis, disaat-saat musim penghujan seperti ini, tapi justru petani di dua kecamatan di Kabupaten Malang justru kekurangan air.

Petani resah dengan sumber air yang selama ini mengaliri ladangnya justru di ambil untuk kepentingan PDAM Kota Malang. Yang punya lahan Kabupaten Malang malah tidak menikmatinya. Dan petani malah yang dirugikan.

Menyikapi sulitnya air maka gabungan Petani Pemakai Air Tirto Songo Pakis-Tumpang meluruk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malang, Rabu (4/3/2020).

Gabungan Petani Pemakai Air Tirto Songo Pakis – Tumpang, saat mendatangi DPRD kabupaten Malang (Sumber Foto : Agung-Javasatu.com)

Koordinator Gabungan Petani Pemakai Air Tirto Songo Pakis – Tumpang, M Saiful mengatakan, tujuan kedatangan sekitar 100 warga dari 9 desa di Pakis dan Tumpang itu untuk membahas permasalahan pemanfaatan air Sumber Pitu, Desa Duwet Krajan, Tumpang. Karena merasa dirugikan dan sumber itu dieksploitasi oleh Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang dan Perumda Tugu Tirta Kota Malang.

“Tujuan kami kesini untuk menyampaikan aspirasi masyarakat tani yang selama ini kekurangan air untuk pertanian. Penyebabnya ya itu, diambil PDAM,” kata Saiful, saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Malang, Jalan Panji Kepanjen.

Koordinator Gabungan Petani Pemakai Air Tirto Songo Pakis – Tumpang, M Saiful (Sumber Foto : Agung-Javasatu.com)

Dampak dari eksploitasi itu menurut Saiful, 9 desa kekurangan air untuk lahan pertanian itu meliputi, Desa Tumpang, Malangsuko, Jeru, Sumberpasir, Sukoanyar, Pucang Songo, Wringin Songo, Bokor, serta Slamet.

“Itu sejak tahun 2014, proyek dari PDAM Kabupaten Malang untuk dijual ke PDAM Kota Malang. Dulu sudah sempat di mediasi tahun 2015 di dewan juga, tapi hasilnya nihil. Ini kan sumber tinggal satu, itu untuk mengaliri total 987 hektar lahan. Ya untuk padi, jagung, palawija. Sekarang gara-gara kekurangan air ini jadi hasil panennya kurang. Misalnya padi yang dulu satu tahun bisa sampai tiga kali panen, sekarang cuma sekali, itupun hasilnya tidak maksimal. Estimasinya, kalau satu hektar bisa menghasilkan 8 ton padi, satu kali panen itu bisa rugi Rp 30 juta,” tuturnya.

Saiful menambahkan, gara-gara kekurangan air itu, warga kerapkali berselisih paham. Petani tidak banyak menuntut hanya berharap para dewan bisa menjembatani permasalahan yang dialami saat ini.

“Gara-gara itu, ada banyak warga yang berselisih karena rebutan air. Kita sekarang membawa misi yang sama karena semua membutuhkan air. Apalagi sekarang pipa PDAM besar-besar, apa ini gak mematikan petani? PDAM hanya mengambil air saja,” tegasnya.

Saiful menerangkan, para petani juga menyadari mereka juga harus mendukung program pemerintah dalam hal swasembada pangan. Tapi sebaiknya juga ada dukungan nyata dari pemerintah.

“Petani ini kan ikut mendorong swasembada pangan pemerintah. Progam pemerintah untuk pertanian tidak akan jalan kalau tidak ada air. Kita ingin jalan keluar yang baik, kita kan mengemban program pemerintah,” pungkasnya. (Agb/Arf)

Tags: pdam kota malangperumda tugu tirta
Previous Post

Menyeberang Sungai Dua Santri Ponpes An-Nur Hanyut di Sungai

Next Post

Sumber Pitu Disoal Petani, Ini Jawaban Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan

Related Posts

Pilkades Sekarwangi 2026, Ade Harto Nomor Urut 5 Usung Lima Gagasan
Desa Kita

Pilkades Sekarwangi 2026, Ade Harto Nomor Urut 5 Usung Lima Gagasan

19 Oktober 2026
Guar Bumi Majalengka, Tradisi Warga Ciborelang Hormati Leluhur
Desa Kita

Guar Bumi Majalengka, Tradisi Warga Ciborelang Hormati Leluhur

18 Oktober 2026
Puluhan Desa dari Malaka Studi Tiru ke BUMDes Ardiles Singosari Malang
Desa Kita

Puluhan Desa dari Malaka Studi Tiru ke BUMDes Ardiles Singosari Malang

7 Oktober 2026
Calon Kades Kudangwangi Ade Ahmad Fokus Pertanian, Dorong Bendungan Cariang Dilanjutkan
Desa Kita

Calon Kades Kudangwangi Ade Ahmad Fokus Pertanian, Dorong Bendungan Cariang Dilanjutkan

7 Oktober 2026
Bukan Pesta Mewah, Kades Palabuan Rayakan Ultah dengan Hibahkan Masjid
Desa Kita

Bukan Pesta Mewah, Kades Palabuan Rayakan Ultah dengan Hibahkan Masjid

30 Agustus 2026
Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan
Desa Kita

Milangkala ke-44 Desa Palabuan, Kades Dorong Potensi Pertanian dan Peternakan

26 Agustus 2026
Next Post

Sumber Pitu Disoal Petani, Ini Jawaban Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com