JAVASATU-MALANG- Tiga putra putri terbaik desa Watugede hasil seleksi Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) siap menjalankan tugas dari Pemerintah Desa (Pemdes) Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Ketiga perangkat yang dinyatakan lulus hasil seleksi P3D pada Kamis (31/12/2021) resmi dilantik Kepala Desa (Kades) Watugede Achmad Junaidi.

Ketiganya yakni, Intan Larasati menjabat Kepala Urusan (Kaur) Keuangan, Vina Faradina menjabat Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, dan David Antoni mengemban menjadi Kepala Dusun (Kasun) Krajan.
Selain tiga pejabat baru, Kades Junaidi juga melantik tiga pejabatnya hasil rotasi di penghujung tahun 2021. Tercatat tiga pejabat tersebut yakni, Deny Triyuswanti menempati jabatan barunya menjadi Sekretaris Desa (Sekdes) Watugede yang sebelumnya dijabat Yudi Purwono. Dan Yudi Purwono menduduki jabatan Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Kemudian, Mukhammad Soleh menempati jabatan baru Kasi Pelayanan yang sebelumnya menjabat Kasi Kesra.
Pelantikan yang dikemas cukup mewah oleh Pemdes Watugede ini dihadiri Camat Singosari Eko Wahyu Widodo, Kapolsek Singosari Kompol Achmad Robial, Komandan Rayon Militer (Danramil) Singosari Eddy Purwanto, Kepala KUA Singosari Syamsuir, Ketua BPD Watugede beserta anggota. Dihadiri pula Fatayat Muslimat, tokoh masyarakat dan warga.

Kepala Desa Watugede, Achmad Junaidi dalam sambutannya menyampaikan, dilakukan P3D saat ini untuk mengisi kekosongan jabatan di Pemdes Watugede.
“Dan alhamdulillah kita sudah mendapatkan putra putri terbaik dari desa Watugede melalui seleksi P3D oleh timsel. Tidak hanya tiga pegawai baru, ada tiga pegawai juga yang kami rotasi, hal ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat desa Watugede” tutur Kades Junaidi usai melakukan upacara pelantikan kepada 6 pegawainya bertempat di gedung Serbaguna Desa Watugede.

Kades Junaidi menegaskan, hasil seleksi ini merupakan prestasi kualitas SDM masing-masing individu. Artinya ini hasil kompetisi berdasarkan nilai yang diujikan timsel. Sedangkan, dikatakan Kades, tes ujiannya meliputi tes tulis, tes prakte IT dan tes wawancara.
“Artinya pula, ini murni kualitas SDM pelamar, bukan titipan” tegas Kades Junaidi dihadapan tamu yang hadir pada pelantikan.
Dia berpesan kepada seluruh perangkat desa yang baru dilantik maupun yang sudah bertugas, untuk bersungguh sungguh dan ikhlas dalam melayani masyarakat. Dan tanpa pamrih apapun.
“Dalam melayani masyarakat jangan berharap untuk dipuji atau dinilai baik, bahkan bijak. Tetapi tanamkan kebaikan dalam melayani masyarakat. Maka prinsip harus dipegang, tanamkan kemampuan jati diri sendiri, tetaplah bekerja sebaik-baiknya untuk mengabdi kepada Desa dan Negara KEsatuan Republik Indonesia (NKRI)” ungkap Junaidi.
“Menjadi perangkat desa harus berinovasi dan berkarya untuk masyarakat untuk meningkatkan dan memuaskan pelayanan prima kepada masyarakat Desa Watugede” imbuhnya.

Selanjutnya, Camat Singosari, Eko Wahyu Widodo mengapresiasi Pemdes Watugede atas terselenggaranya P3D dengan baik dan lancar. Dihadapan pejabat yang dilantik, Camat mengucapkan selamat dan sukses dalam mengemban tugas baru.
“Mreka adalah pitra putri pilihan terbaik dari Desa Watygede. Ke depan bisa segera melaksanakan tugas. Pesan saya setelah dilantik segera pelajarai tupoksi” ucap Camat Eko.
Selain itu, Camat juga meminta kepada pejabat baru untuk lebih memahami struktur organisasi pemerintahan desa.
“Paham struktur organisasi di desa itu sangat penting sekali” tegasnya.
Baca Lainnya: JSB PWI Malang Raya Kembali Salurkan Bantuan Bagi Korban Erupsi Gunung Semeru
Diakhir sambutan, Camat mengungkapkan tiga pesan kepada perangkat desa Watugede. Tiga pesan itu berkaitan dengan kalimat disiplin agar seluruh tugas berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.
“Pertama, displin waktu kerja. Kerja menjadi perangkat desa harus melayani masyarakat selama 24 jam, artinya tidak mengenal waktu, bisa siang dan malam untuk melayani masyarakat. Kedua, displin berpakaian. Cara berpakaian harus membedakan dengan masyarakat pada umumnya. Karena sampeyan sampeyan ini adalah orang ;pilihan untuk melayanai masyarakat, maka pakaiannya harus dibedakan, pastinya sopan dan rapi serta menarik. Displin berpakaian itu sangat penting. Dan yang ketiga, sisplin dalam hal melaksanaan pekerjaan. Tanggung jawabnya harus dilaksanakan tepat waktu sesuai target dan harapan” terang Camat Eko.
“Disiplin tanpa harus diawasi, bekerja tanpa harus diperintah, tanggung jawab tanpa harus diminta. Monggo dipraktekkan, mudah mudahan bermanfaat” tutup Camat mengakhiri sambutannya. (Agb/Saf)