email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Jumat, 16 Januari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Berat Sebutir Alpukat Ini Mencapai 1 Kg, Ada di Malang

by Yondi Ari
16 November 2020

Javasatu,Malang- Buah alpukat pada umumnya memiliki seukuran kepalan tangan orang dewasa. Namun, di Malang Jawa Timur, terdapat buah alpukat dengan ukuran mencapai satu kilogram per bijinya. Bernama Alpukat Pameling, milik PT Paranusa.

Buah alpukat jenis pameling. (Foto: Dionisius P/Javasatu.com)

Diketahui, Alpukat jenis Pameling sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Ukurannya yang besar merupakan hasil persilangan Alpukat Belanda dan Lokal. Hal inilah, yang coba dikembangkan PT Paranusa di Indonesia.

“Mulanya dari persilangan antara Alpukat Belanda dengan yang di Indonesia. Pengembangan yang ada dan sekarang bisa menjadi besar.” Ujar Redi Rusmana Ardianto, Marketing PT. Paranusa.

Redi mengaku, tidak ada teknik khusus dalam merawat Alpukat Pameling. Hanya rutin di siram air dan pemberian pupuk kompos sesuai takaran.

“Kuncinya hanya itu, rutin di siram air dan diberi pupuk kompos” terangnya.

Saat ini, lanjut Redi, pembudidayaan hanya ada di Lawang, tepatnya di Dusun Krajan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Dalam waktu dekat akan dilakukan pengembangan di wilayah lain seperti seluruh Malang, bahkan Pasuruan.

“Kita juga sedang menjalin kerjasama dengan pihak Pemkab Malang, untuk melakukan pengembangan di wilayah lain. Bahkan, terakhir kita sudah mendapat izin atau MoU dengan Pasuruan” ungkapnya.

BacaJuga :

Emba Jetbus Run Malang Siap Digelar, 3.600 Pelari Berebut Hadiah Rp430 Juta

Harlah ke-2 PKDI, Kepala Desa Komitmen Bangun Kemandirian Desa

Dari sisi pemasaran, masih Redi, Alpukat Pameling sudah merambah market seluruh Jawa hingga mancanegara. Negara maju seperti Korea Selatan dan Swiss tercatat menjadi konsumen utama pesanan dalam jumlah besar.

“Alpukat Pameling dijual seharga Rp 70.000 per kilonya dengan rata rata buah mencapai 1 kilogram” ucap Redi.

Ditandaskannya, untuk bibit yang berukuran 40-70 centimeter harganya Rp 90.000. Untuk 71-130 centimeter dijual dengan harga Rp 275.000. (Dop/Arf)

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
ADVERTISEMENT

BERITA TERBARU

Emba Jetbus Run Malang Siap Digelar, 3.600 Pelari Berebut Hadiah Rp430 Juta

Harlah ke-2 PKDI, Kepala Desa Komitmen Bangun Kemandirian Desa

Wagub Emil Dardak Dorong Desa Kreatif Hadapi Keterbatasan Fiskal

Ricuh Usai Pentas Seni di STM Turen, Kantor Yayasan Rusak, 7 Siswa Luka

SPPG Gresik Mentari Mandiri Sejahtera Salurkan MBG untuk Siswa dan B3

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Forum Publik RKPD 2027 Gresik, Sampah dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Apresiasi Langkah Cepat Kakorlantas Tangani Insiden Mobil Patwal di Tol Tomang

Pemkab Gresik Anggarkan Rp2,8 Triliun untuk Perbaikan Jalan di 2026

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

Prev Next

POPULER HARI INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Emosi di Jalan, Oknum PNS Gresik Lempar Batu Bus Trans Jatim Ditangkap Polisi

LDKS MA NU Petung Bekali Siswa Kepemimpinan dan Ke-NU-an

DPRD Minta Pengamanan Sekolah Terkait Konflik Yayasan SMK Turen Malang

BERITA LAINNYA

Isra Mikraj, Wali Kota Kediri Santuni Anak Yatim dan Duafa

Apresiasi Langkah Cepat Kakorlantas Tangani Insiden Mobil Patwal di Tol Tomang

JessC Fokus Garap Pasar Indonesia Usai Tutup Tur Dunia di Kuala Lumpur

OPINI: Implementasi Kebijakan Fiskal Daerah dalam Mendorong Inovasi dan Teknologi di Jatim

Babinsa Dampingi Posyandu Balita di Blora, Dukung Pencegahan Stunting

OPINI: Belajar dari Isra Mikraj (Spirit Kepemimpinan Amanah di Tengah Krisis Kepercayaan)

Proyek Pasar Ngadiluwih Belum Rampung, Pemkab Kediri Akan Tegur Kontraktor

Dankodaeral X Makan Sepiring Berdua dengan Siswa TK Hangtuah Jayapura

OPINI: Evaluasi Efektivitas Program Banyuwangi Hijau Melalui Digitalisasi Kebijakan Fiskal

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Atlet Sepeda Kota Batu Syafira El Zahra Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Puisi Esai Denny JA ‘Rahasia yang Dibawa Mati’

Dua Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Pemkot Malang Diadukan ke DPRD

Ayu Gembirowati Fransisca Latih Calon Wali Desa Dukung Indonesia Emas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved