email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Penumpukan Sampah di Pasar Induk Among Tani Dikeluhkan Pedagang dan Pengunjung

by Wiyono
24 Desember 2024
ADVERTISEMENT

JAVASATU.COM-BATU- Penumpukan sampah di pojok barat sisi selatan Pasar Induk Among Tani Kota Batu telah menjadi keluhan utama baik dari pengunjung maupun pedagang. Bau tak sedap yang ditimbulkan akibat penumpukan sampah tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari oleh mereka.

(Foto: Wiyono/Javasatu.com)

Kondisi ini menjadi perhatian serius ketika tim Satgas Pangan Kota Batu melakukan inspeksi mendadak pada Senin (23/12/2024). Salah seorang anggota tim, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan keprihatinannya mengenai pengelolaan sampah di pasar yang terkesan tidak profesional.

“Pasarnya bagus, tapi pengelolaan sampah tidak ditangani dengan benar. Akibatnya seperti ini. Baunya tidak enak sampai ke dalam pasar, kasihan pengunjung dan pedagang,” ungkapnya.

Keluhan ini juga mencuat saat banyak pengunjung yang mengeluh tidak nyaman berada di pasar. Para pedagang juga merasakan dampak dari kondisi ini, karena bau yang menyengat dapat mengurangi daya tarik bagi pelanggan.

Sebagai solusi, anggota tim mengharapkan adanya perbaikan dalam pengelolaan sampah di pasar.

“Kami mendorong pihak pengelola pasar untuk segera mengambil tindakan dan memastikan sampah dikelola dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas di sini,” tambahnya.

Kondisi ini menambah daftar tantangan yang dihadapi Pasar Induk Among Tani, yang selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan yang ramai. Harapan akan penanganan yang lebih baik di masa depan akan sangat dinantikan oleh seluruh pihak yang berkepentingan.

BacaJuga :

25 Tahun Jawa Timur Park Group, Siapkan Museum Science hingga Aquarium Raksasa

Desentralisasi Sampah Desa Junrejo Dipuji DLH Kota Batu, Dukung Visi “Mbatu Sae”

Salah satu pedagang sayur, Sumiati, juga menyoroti masalah ini. Ia mengaku bahwa penumpukan sampah di dekat tempatnya berjualan sudah berlangsung berhari-hari dan jarang diangkut oleh petugas.

“Menurut saya, petugas sampah di pasar Induk jarang mengambilnya, saya pernah protes tetapi tidak digubris, mereka mengabaikan saja,” katanya.

Walaupun kondisi pasar terlihat cukup bersih, karena itu berkat inspeksi mendadak yang dilakukan oleh PJ Wali Kota Batu, Inspeksi tersebut diadakan menjelang peresmian Proyek Strategis Daerah Tahap I tahun 2024 dan peresmian Pos Polisi Pasar Induk Among Tani.

“Tetapi berhari-hari kita merasakan bau sampah yang tak sedap, banyak masyarakat yang mengeluhkan sampah, bukan hanya pedagang tetapi juga pembeli,” jelas Sumiati.

Masalah yang melanda pasar ini tidak hanya membuat pengunjung merasa tidak nyaman, tetapi juga berdampak pada citra pasar itu sendiri.

“Saya berharap, agar sampah yang menumpuk sampai 7 hari hingga 10 hari atau dua minggu segera diambil, karena pasar ini adalah pasar yang bagus, yang sering dikunjungi wisatawan,” tuturnya dengan penuh harapan.

Dalam situasi ini, ketidakpuasan masyarakat semakin meningkat. Sementara itu, upaya untuk mendapatkan penjelasan dari pejabat Pemerintah Kota Batu terkait permasalahan ini tampaknya menemui jalan buntu.

Javasatu.com sendiri saat melakukan konfirmasi tidak ada satupun pejabat Pemkot Batu yang mau dikonfirmasi, mereka pilih bungkam, sedang kepala UPT pasar juga tidak berada di tempat.

Sugeng salah satu pengunjung Pasar, mengungkapkan, kondisi ini menuntut perhatian lebih dari pemerintah kota Batu, terutama dalam hal manajemen sampah yang seharusnya lebih proaktif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman baik untuk pedagang maupun pengunjung pasar.

“Pasar Induk Kota Batu, sebagai ikon perdagangan, seharusnya dapat memberikan pengalaman belanja yang menyenangkan dan bebas dari masalah kebersihan,” jelasnya.

Ia berharap tindakan segera diambil untuk mengatasi masalah sampah ini, mengingat Pasar Induk Among Tani merupakan salah satu tempat penting bagi kegiatan perdagangan di Kota Batu. Pengelolaan sampah yang baik dan teratur diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, baik bagi pedagang maupun pengunjung. (Yon Saf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Pasar Induk Among Tanipemkot batusampah

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

Nuzulul Quran, 65 Anak Yatim di Kebomas Disantuni

Kerap Tersendat, DPRD Kota Malang Bandingkan Target dan Produksi SPAM Bango

Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Bantur

Di Gresik, Angkot Digunakan Kampanye Zakat, 50 Sopir Terima Bantuan

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

Cek Kesehatan Sopir Bus di Terminal Arjosari Malang, Ada yang Alami Darah Tinggi

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Javanese Cat Rilis Album “Gratia Plena”, Angkat Kritik Sosial dalam Balutan Alternative Rock

Prev Next

POPULER HARI INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

Anggota DPRD Gresik Khoirul Huda Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap di Perusahaan JIIPE

SMK PGRI 1 Gresik Santuni 400 Anak Yatim saat Peringatan Nuzulul Qur’an

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Dialog dengan Daerah Usai Resmikan 218 Jembatan

218 Jembatan Rampung Cepat, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja TNI

Pelaku Wisata Dieng Santuni Anak Yatim di Wonosobo Saat Ramadan

Pemkot Kediri Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di 13 Titik

Javanese Cat Rilis Album “Gratia Plena”, Angkat Kritik Sosial dalam Balutan Alternative Rock

Band Surabaya Overcloud Rilis Maxi Single Baru “Storm Will Pass Away”

PPI Dunia Kritik Arah Kebijakan Luar Negeri RI, Dinilai Menuju Jurang Imperialisme

Ainur Roziqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PRIMA DMI Jawa Timur

Hadapi Situasi Global, Analis Dukung Seruan Kapolri: Masyarakat Bersatu Dukung Presiden

Relawan Suketeki Kediri Bagikan 1.500 Takjil ke Pengguna Jalan

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Sekda Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Urus PBG-SLF Dinilai Berbelit

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Logo HUT Gresik 539 Diluncurkan, Rusa Bawean Jadi Simbol Semangat Gresik Baru

Nuzulul Qur’an di Perum GSK Gresik, Jemaah Diajak Istikamah Baca Al-Quran

Motor Keluar Gang Ditabrak Pikap di Sumberpucung Malang, Satu Tewas

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved