Javasatu,Gresik- Sebagai upaya pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, serta karya rekam untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian serta informasi. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik mengadakan workshop pengelolaan manajemen dan pengembangan perpustakaan sekolah, Rabu (16/6/2021) bertempat di Ruang Putri Mijil Pendopo Gresik.

Kegiatan yang prakarsai atas kerjasama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Dinas Pendidikan ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Gresik, Sholikh.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Jaiyaroh mengatakan, jika melihat kondisi perpustakaan sekolah di Gresik saat ini terkesan asal asalan, untuk itu pihaknya memberikan pelatihan kepada pengelola perpustakaan sekolah tingkat MI, SD, SMP dan MTs.
“Tujuannya agar lebih baik dalam penataan serta pengelolaannya, sehingga fungsi perpustakaan sekolah bisa maksimal. Sehingga fungsi perpustakaan tidak terkesan asal asalan dan bisa maskimal” terang Jaiyaroh saat ditemui, Rabu (16/6/2021).

Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini, dikatakan Jaiyaroh diikuti oleh 100 perwakilan perpustakaan sekolah di Gresik mulai tingkat SD dan SMP sederajat.
“Di Kabupaten Gresik sendiri terdapat 888 perpustakaan, terdiri dari 356 perpustakaan desa dan sisanya perpustakaan sekolah. Makanya pada kegiatan ini harus dimanfaatkan sebaik baiknya agar nantinya usai mengikuti pelatihan ilmunya bisa diterapkan di perpustakaan sekolah masing masing. Tadi juga ada masukan dari beliaunya pak ketua dewan, bu wakil dewan, pak ketua MKKS dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Gresik” papar Jaiyaroh.
Ia berharap, dengan adanya pelatihan ini, semoga penataan perpustakaan di tiap sekolah lebih baik dan lebih tertata, agar bisa berkembang.
“Tetap semangat dan mari kita berubah untuk lebih baik” pungkas Jaiyaroh.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Qodir dalam sambutannya mendukung kegiatan yang digagas oleh dinas perpustakaan ini.
“Dengan adanya kegiatan ini sekolah- sekolah di Kabupaten Gresik mendapatkan ilmu untuk mengelola perpustakaan dengan baik” ungkap Qodir.
Ia menilai, ini sebuah kolaborasi yang sangat bagus untuk memajukan dunia pendidikan di Gresik. Dua dinas saling mengisi untuk menata pendidikan di Gresik menjadi lebih baik.
“Semoga perpustakaan sekolah di kabupaten Gresik lebih maju dan nantinya kerjasama antara dinas pendidikan dan dinas perpustakaan bisa berkembang lebih baik lagi” kata Ketua DPRD Gresik.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Pendidikan Gresik, Sholikh mengungkapkan, dinasnya selalu mendukung upaya dinas perpustakaan mengadakan pelatihan kepada sekolah sekolah.
“Kedepannya agar anak- anak kita nyaman bila masuk ke perpustakaan karena di dukung fasilitas yang baik dan memadai” kata Sholikh.

Selanjutnya, salah satu peserta pelatihan dari MTs NU Terate Gresik, Hikmah, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.
“Semoga ilmu yang kita dapat bisa menambah semangat dalam mengelola perpustakaan dengan manajemen yang baik” kata Hikmah. (Bas/Saf)