JAVASATU.COM- Aksi cepat personel Satlantas Polres Gresik menyelamatkan pasangan suami istri (pasutri) pemudik yang tertinggal bus tujuan Situbondo. Keduanya berhasil dikejar dan dipertemukan kembali dengan rombongan bus di Tol Tandes, setelah sempat tertinggal 45 menit dari jadwal keberangkatan.

Peristiwa terjadi di halaman Kantor Pemkab Gresik, saat bus mudik telah berangkat pukul 07.30 WIB. Pasutri tersebut baru tiba pukul 08.15 WIB dan nyaris kehilangan kesempatan pulang kampung.
Mengetahui kondisi itu, petugas Satlantas yang berjaga langsung bergerak cepat. Laporan disampaikan ke pimpinan, disertai instruksi agar tidak ada pemudik yang tertinggal dalam program mudik tersebut.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan, pihaknya segera melakukan pengejaran begitu menerima laporan di lapangan.
“Perintah pimpinan jelas, tidak boleh ada pemudik yang terlantar. Anggota langsung bergerak cepat melakukan pengejaran bus,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Pasutri tersebut kemudian dinaikkan ke kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal). Dengan sirine menyala, petugas membelah arus lalu lintas sambil berkoordinasi melalui radio untuk melacak posisi bus.
Setelah pengejaran berlangsung, bus akhirnya berhasil dihentikan di bahu jalan Tol Tandes. Petugas kemudian mempertemukan pasutri tersebut dengan rombongan bus, yang disambut lega dan haru.
AKP Nur Arifin menegaskan, aksi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama saat arus mudik Lebaran.
“Ini bukan sekadar tugas pengaturan lalu lintas, tetapi bentuk kehadiran kami untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman dan selamat,” tegasnya.
Salah satu penumpang, Bakti, mengaku terharu atas bantuan yang diberikan polisi. Ia sempat pasrah sebelum akhirnya dijemput dan diantar mengejar bus.
“Saya sudah bingung tadi, tidak tahu harus pulang bagaimana. Tidak menyangka justru dikawal polisi sampai masuk tol. Terima kasih Polres Gresik,” ujarnya.
Aksi ini menjadi gambaran nyata kesiapsiagaan aparat dalam pengamanan arus mudik, sekaligus memastikan tidak ada pemudik yang tertinggal di tengah padatnya mobilitas Lebaran. (bas/arf)