email: javasatu888@gmail.com
  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI
Javasatu.com
Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puluhan Ribu Kader NU Jatim Semarakkan Apel Akbar dan Ijazah Kubro

by Syafik Hoo
10 November 2022

JAVASATU.COM-GRESIK- Puluhan ribu kader penggerak NU Jawa Timur mengikuti apel akbar sekaligus menerima ijazah kubro dalam rangka menyongsong 1 abad NU. Kegiatan berpusat di Alun-alun Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Kamis (10/11/2022).

(Foto: Muhammad Syafik/Javasatu.com)

Acara ini diawali dengan ziarah Muassis NU oleh PWNU Jatim bersama MWC NU Gresik, MWC NU Bungah dan MWC NU Dukun dan dilanjutkan dengan pawai obor yang diberangkatkan oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU Dukun KH Moh Sholeh.

Pawai obor melibatkan hampir 2.500 kader NU yang terdiri dari Banom dan lembaga NU dari MWC NU Dukun, Panceng, Ujungpangkah dan Sidayu.

Peserta begitu semangat dan antusias mengikuti pawai obor walaupun dengan jalan kaki dari komplek Makam Mbah Faqih Maskumambang Dukun hingga Masjid Kanjeng sepuh Sidayu. Dan beberapa rangkaian acara seni budaya, penampilan 1.000 Ishari dan Kick off menuju 1 abad NU.

ADVERTISEMENT

Kegiatan puncak yang dimulai pukul 02.00 WIB, dengan pembacaan istighosah dilanjut shalat subuh berjemaah, pembagian ijazah dan Apel 30.000 kader NU ini, dihadiri oleh Kiai-kiai sesepuh PWNU Jawa Timur, mulai dari KHA Adhim Kholili, KH Fahmi Amrulloh, KHA Matin Jawahir, KH Marzuki Mustamar dan Bupati Gresik H Fandi Ahmad Yani.

“Hari ini banyak kelompok-kelompok yang sering mencaci maki NU. Janganlah kita terpancing, itu semuanya hanya untuk menghancurkan republik ini. Kalau NU sampai terpancing lalu keluar dan melawan maka yang terjadi adalah hancurnya persatuan bangsa dan negara ini. Karena NU ini adalah kekuatan besar”, terang KH Anwar Iskandar, Mustasyar PWNU Jatim, dalam taujihadnya.

Ia menjelaskan, bahkan bukan hanya hari ini saja NU dimusuhi tetapi sudah sejak zaman Belanda, bagaimana mereka mengintimidasi para ulama-ulama NU. Begitu juga halnya yang terjadi pada zaman orde lama yang dimusuhi oleh kekuatan-kekuatan politik. Mulai dari PKI dan sebagainya.

BacaJuga :

SPPG Bedilan Resmi Beroperasi, Perluas Layanan Gizi bagi Warga Gresik

Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik Kini Dilengkapi Eskalator

“Tetapi kita tahu bagaimana, siapa yang berjaya? Yang berjaya itu NU dan yang memusuhi NU habis”, ungkap Wakil Rais Aam PBNU ini.

Ia juga menjelaskan, di masa order baru sebuah kekuatan yang maha besar, mulai dari kekuatan politik, ekonomi, intelektual dan yang lain. Semuanya ada dalam kekuasaan satu tangan untuk memarjinalkan dan mendzalimi NU.

“Tetapi sejarah mengatakan NU yang secara dzahiriyah lemah dengan dimusuhi oleh kekuatan-kekuatan yang sangat besar. NU bukan tambah kecil tapi justru tambah besar, dan ini adalah bukti nyata”, tegasnya.

(Foto: Muhammad Syafik/Javasatu.com)

Sedangkan KH Marzuki Mustamar, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, kembali menegaskan kepada peserta apel agar jangan pernah keluar dari NU, jangan pernah bergeser dari NU, jangan pernah ragu tentang kebenaran NU, jangan su’udzan kepada para masyaikh NU, jangan pernah menuduh-nuduh kepada para kiai NU apalagi memfitnah.

“Mari Istiqomah bersama Nahdlatul Ulama. Kalau sampai keluar dari NU anda akan kehilangan imam Syafi’i. Dan jika anda keluar dari NU maka anda juga akan kehilangan sultan Auliya Syekh Abdul Qadir Al Jailani”, katanya.

Ia mengatakan, di NU juga ada Syeikhona Kholil Bangkalan, ada mbah Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah, KH Bisri Sansuri, Kiai As’ad Syamsul Arifin, mbah Manan Banyuwangi, Mbah Iskandar Banyuwangi, Kiai Hasan Gengong, Kiai Zaini Paiton, Kiai Awalsani Kamaruddin, Kiai Faqih Langitan, Kiai Maemoen Zubair, Kiai Jazuli Ploso, Kiai Karim Lirboyo, Syeik Nawawi Sidogiri, KAI Hamid Pasuruan, Kiai Yahya Gading Malang, Kiai Said Ketapang, Kiai Maksum Dukun dan yang lain.

“Mereka adalah auliaallah, kita butuh syafaat mereka. Jangan sombong bisa masuk surga tanpa mereka. Sekali lagi jangan pernah keluar dari NU. Di NU asli Ahlusunah wal Jamaah, Asy’ariyah Maturidiyah”, tegasnya.

(Foto: Muhammad Syafik/Javasatu.com)

Sementara, H Fandi Ahmad Yani, Bupati Gresik, menghaturkan syukur atas dipertemukan para kiai, santri, ulama dan umaro’ dalam kegiatan apel kader NU Jawa Timur jelang 1 abad Nahdlatul Ulama dalam keadaan sehat dan suasana yang kondusif.

“Kami sebagai tuan ruma dan mewakili panitia lokal mengucapkan mohon maaf jika ada sambutan dan pelayanan yang terdapat kekurangan di sana-sini. Dan Izin menyampaikan sair dari Kiai Wahid Hasyim: Para pendahu telah menanam sehingga kita memakan buahnya, sekarang kita juga menanam agar generasi mendatang memakan buahnya”, tuturnya. (Hoo/Nuh)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Nahdlatul UlamaNU GresikNU Jatim
ADVERTISEMENT

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

SPPG Bedilan Resmi Beroperasi, Perluas Layanan Gizi bagi Warga Gresik

Gotong Royong TNI dan Warga Blora Wujudkan Jalan Rabat Beton

Buron Setahun, Pelaku Curanmor di Wonosari Akhirnya Ditangkap Polisi

Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik Kini Dilengkapi Eskalator

Unira Malang Tutup KKN-T 2026 dengan Loka Wisata, Promosikan 15 Desa Wisata

Polisi Bekuk DPO Curanmor, Honda CRF Dicuri dari Kos Singosari

MUI Gresik Tetapkan Resolusi Kerja 2026, Fokus Layanan Umat

Ijtima Sanawi 2026, MUI Gresik Harus Hadir Nyata untuk Umat

Jalan Rusak Duduk Petisbenem–Betoyo Guci Diuruk Sementara

Gerakan Pangan Murah Gresik Jaga Harga Aman Jelang Ramadan

Prev Next

POPULER HARI INI

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Sopir Dump Truck Aniaya Pengendara Motor di Pujon, Polisi Amankan Pelaku

Pemilihan Ketua KONI Kabupaten Malang Memanas, Calon Naik Meja Protes Aklamasi

BERITA LAINNYA

Gotong Royong TNI dan Warga Blora Wujudkan Jalan Rabat Beton

SeaBank: Gaya Hidup Anak Muda 2026, Nikmati Hidup Uang Tetap Aman

Alun-alun Wonosobo Dibersihkan Kodim dan Pemda Dukung ASRI

Yayasan Diduga Lakukan Kecurangan, Warga Demo SPPG Bandar Lor Kediri

IPJI Tetapkan Pengurus DPP 2025–2030, Fokus Legalitas dan Digitalisasi Organisasi

Analis: Kapolri Layak Terima Bintang Mahaputera, Dinilai Berperan Aktif Wujudkan Asta Cita dan MBG

Ramp Check Jelang Imlek 2026, Pemkot Kediri Pastikan Bus AKAP-AKDP Laik Jalan

DPRD Kota Kediri Soroti Pengawasan Proyek Strategis bersama Paguyuban Saroja

Kodim Blora Gelar Hanmars 10 Km, Tingkatkan Kesiapan Jasmani Prajurit

Kemen PU Nilai Kunden Layak untuk Stadion Blora

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Kadispora Kabupaten Malang Buka Suara Terkait Penggeledahan Kejaksaan

DPRD Kabupaten Malang Tantang DPKPCK Tunjukkan Legalitas Syarat Tambahan Site Plan

Rute, Tarif dan Jam Operasional Trans Jatim Malang Raya

Sejumlah Cabor Keluhkan Anggaran Minim, Dukung Darmadi Pimpin KONI Kabupaten Malang

Stok Bapokting Kabupaten Malang Aman, Cabai Rawit Rp80 Ribu Jelang Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Beranda
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • EKONOMI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OLAHRAGA
  • WISATA & KULINER
  • ESAI

© 2026 Javasatu. All Right Reserved