Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Puluhan Ribu Kader NU Jatim Semarakkan Apel Akbar dan Ijazah Kubro

Syafik Hoo by Syafik Hoo
15 November 2022
0

JAVASATU.COM-GRESIK- Puluhan ribu kader penggerak NU Jawa Timur mengikuti apel akbar sekaligus menerima ijazah kubro dalam rangka menyongsong 1 abad NU. Kegiatan berpusat di Alun-alun Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Kamis (10/11/2022).

(Foto: Muhammad Syafik/Javasatu.com)

Acara ini diawali dengan ziarah Muassis NU oleh PWNU Jatim bersama MWC NU Gresik, MWC NU Bungah dan MWC NU Dukun dan dilanjutkan dengan pawai obor yang diberangkatkan oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU Dukun KH Moh Sholeh.

Pawai obor melibatkan hampir 2.500 kader NU yang terdiri dari Banom dan lembaga NU dari MWC NU Dukun, Panceng, Ujungpangkah dan Sidayu.

Peserta begitu semangat dan antusias mengikuti pawai obor walaupun dengan jalan kaki dari komplek Makam Mbah Faqih Maskumambang Dukun hingga Masjid Kanjeng sepuh Sidayu. Dan beberapa rangkaian acara seni budaya, penampilan 1.000 Ishari dan Kick off menuju 1 abad NU.

Kegiatan puncak yang dimulai pukul 02.00 WIB, dengan pembacaan istighosah dilanjut shalat subuh berjemaah, pembagian ijazah dan Apel 30.000 kader NU ini, dihadiri oleh Kiai-kiai sesepuh PWNU Jawa Timur, mulai dari KHA Adhim Kholili, KH Fahmi Amrulloh, KHA Matin Jawahir, KH Marzuki Mustamar dan Bupati Gresik H Fandi Ahmad Yani.

“Hari ini banyak kelompok-kelompok yang sering mencaci maki NU. Janganlah kita terpancing, itu semuanya hanya untuk menghancurkan republik ini. Kalau NU sampai terpancing lalu keluar dan melawan maka yang terjadi adalah hancurnya persatuan bangsa dan negara ini. Karena NU ini adalah kekuatan besar”, terang KH Anwar Iskandar, Mustasyar PWNU Jatim, dalam taujihadnya.

Ia menjelaskan, bahkan bukan hanya hari ini saja NU dimusuhi tetapi sudah sejak zaman Belanda, bagaimana mereka mengintimidasi para ulama-ulama NU. Begitu juga halnya yang terjadi pada zaman orde lama yang dimusuhi oleh kekuatan-kekuatan politik. Mulai dari PKI dan sebagainya.

“Tetapi kita tahu bagaimana, siapa yang berjaya? Yang berjaya itu NU dan yang memusuhi NU habis”, ungkap Wakil Rais Aam PBNU ini.

Ia juga menjelaskan, di masa order baru sebuah kekuatan yang maha besar, mulai dari kekuatan politik, ekonomi, intelektual dan yang lain. Semuanya ada dalam kekuasaan satu tangan untuk memarjinalkan dan mendzalimi NU.

“Tetapi sejarah mengatakan NU yang secara dzahiriyah lemah dengan dimusuhi oleh kekuatan-kekuatan yang sangat besar. NU bukan tambah kecil tapi justru tambah besar, dan ini adalah bukti nyata”, tegasnya.

(Foto: Muhammad Syafik/Javasatu.com)

Sedangkan KH Marzuki Mustamar, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, kembali menegaskan kepada peserta apel agar jangan pernah keluar dari NU, jangan pernah bergeser dari NU, jangan pernah ragu tentang kebenaran NU, jangan su’udzan kepada para masyaikh NU, jangan pernah menuduh-nuduh kepada para kiai NU apalagi memfitnah.

“Mari Istiqomah bersama Nahdlatul Ulama. Kalau sampai keluar dari NU anda akan kehilangan imam Syafi’i. Dan jika anda keluar dari NU maka anda juga akan kehilangan sultan Auliya Syekh Abdul Qadir Al Jailani”, katanya.

Ia mengatakan, di NU juga ada Syeikhona Kholil Bangkalan, ada mbah Hasyim Asy’ari, KH Wahab Hasbullah, KH Bisri Sansuri, Kiai As’ad Syamsul Arifin, mbah Manan Banyuwangi, Mbah Iskandar Banyuwangi, Kiai Hasan Gengong, Kiai Zaini Paiton, Kiai Awalsani Kamaruddin, Kiai Faqih Langitan, Kiai Maemoen Zubair, Kiai Jazuli Ploso, Kiai Karim Lirboyo, Syeik Nawawi Sidogiri, KAI Hamid Pasuruan, Kiai Yahya Gading Malang, Kiai Said Ketapang, Kiai Maksum Dukun dan yang lain.

“Mereka adalah auliaallah, kita butuh syafaat mereka. Jangan sombong bisa masuk surga tanpa mereka. Sekali lagi jangan pernah keluar dari NU. Di NU asli Ahlusunah wal Jamaah, Asy’ariyah Maturidiyah”, tegasnya.

(Foto: Muhammad Syafik/Javasatu.com)

Sementara, H Fandi Ahmad Yani, Bupati Gresik, menghaturkan syukur atas dipertemukan para kiai, santri, ulama dan umaro’ dalam kegiatan apel kader NU Jawa Timur jelang 1 abad Nahdlatul Ulama dalam keadaan sehat dan suasana yang kondusif.

“Kami sebagai tuan ruma dan mewakili panitia lokal mengucapkan mohon maaf jika ada sambutan dan pelayanan yang terdapat kekurangan di sana-sini. Dan Izin menyampaikan sair dari Kiai Wahid Hasyim: Para pendahu telah menanam sehingga kita memakan buahnya, sekarang kita juga menanam agar generasi mendatang memakan buahnya”, tuturnya. (Hoo/Nuh)

Tags: Nahdlatul UlamaNU GresikNU Jatim
Previous Post

Bakamla RI dan Pemkab Pulau Morotai Teken Naskah Perjanjian Hibah Daerah

Next Post

Kirab Hari Pahlawan, Ratusan Pelajar MI Pungut Sampah di Kawasan Heritage Gresik

Related Posts

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur
Berita

Pelaku Pembacokan di Gresik Ditangkap di Malang Usai Kabur

25 April 2026
ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji
Berita

ASN Gresik Dimudahkan Nabung Haji

23 April 2026
ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas
Berita

ETLE Handheld Diterapkan di Gresik, Dorong Disiplin Lalu Lintas

23 April 2026
Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU
Berita

Pengasuh Pesantren Tebuireng Gus Kikin Ajak Jaga Ukhuwah NU

23 April 2026
TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa
Berita

TMMD ke-128 Gresik Dimulai, Fokus Bedah Rumah hingga Pembangunan Jalan Desa

23 April 2026
MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan
Berita

MUI, BAZNAS dan Rutan Gresik Perkuat Pesantren At-Taubah untuk Warga Binaan

22 April 2026
Next Post
Kirab Hari Pahlawan, Ratusan Pelajar MI Pungut Sampah di Kawasan Heritage Gresik

Kirab Hari Pahlawan, Ratusan Pelajar MI Pungut Sampah di Kawasan Heritage Gresik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bina Kamila Racik Identitas Fashion Unik untuk Girl Group South Queen
  • Polresta Malang Kota Intensifkan Sambang Warga untuk Jaga Kamtibmas
  • Gerakan Pangan Murah di GOR WEP Gresik, Warga Berburu Sembako
  • Lomba Kampung Mbois 2026, Wali Kota Malang Soroti Pengelolaan Sampah
  • Selamatkan Korban Pengeroyokan, Tiga Polisi Gresik Raih Penghargaan
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com