Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

Ada Sekolah Seni Membuat Tanaman Bonsai di Gresik

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
15 Februari 2021
0

Javasatu,Gresik- Kabupaten Gresik dikenal dengan Kota Industri, namun di sisi lain ada sebuah komunitas masyarakat yang ingin membuat Gresik lebih hijau melalui tanaman Bonsai.

Namanya, komunitas Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Gresik.

Komunitas Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Gresik. (Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Penyelenggara Gresik Bonsai School Center, Dedi Kurniawan menuturkan, sekolah bonsai ini adalah rangkaian dari program PPBI pusat untuk mengadakan Gresik Bonsai School Center.

“Sekolah bonsai untuk mengenalkan kota Gresik tidak hanya terkenal dengan kota industri saja tapi juga kota hijau dengan bonsai” tutur Dedi Kurniawan, di Warung Godhong Gedhang Kedanyang Kecamatan Kebomas Gresik.

Sedangkan itu merubah mindset orang kalau Gresik terkenal industri tapi kota hijau, menurut Dedi, karena masih banyak hutan yang melimpah untuk bahan bonsai.

“Kegiatan ini sudah berjalan mulai dari bulan Januari akhir sampai awal bulan April 2021. Sementara untuk materi apresiasi tentang bonsai dan nantinya setelah selesai sekolah bonsai para peserta bisa diteruskan dengan kontes bonsai” ungkap Dedi.

Kedepan, Dedi berharap, ilmu bonsai agar bisa diterapkan dengan menjalankan kontes bonsai nasional di Gresik bersama 26 siswa di Jawa Timur seperti Gresik, Nganjuk, Kediri, Sidoarjo, Madiun dan Surabaya” pungkas Dedi.

(Foto: Sudasir Al Ayyubi/Javasatu.com)

Selanjutnya, dijelaskan Ahli tanaman Bonsai asal Gresik, Purnomo, membuat bonsai tidak cukup hanya waktu 1 tahun saja, namun butuh waktu kurang lebih 4 hingga 5 tahun. Karena membuat tanaman bonsai bukan hanya seninya saja, tapi yang harus lebih diperhatikan seperti cara merawat, menyiram dan karakteristik tanamannya.

“Sebetulnya sekolah bonsai ini bukan hanya memfotokopi dari hasil yang dicontohkan oleh instruktur saja tapi bisa mengembangkan seni dan karakteristik dari pohon yang mau dijadikan bonsai dan memiliki kreasi tersendiri” ujar dia.

Lanjut dia, untuk bahan yang digunakan saat ini mulai dari bahan bonsai seperti Serut, Ficus Ampelas, Ficus Beringin, Asem Jawa, Mustam, Sisir, Pilang, dan Arabika. Sedangkan bentuk bonsai mulai dari Gaya Natural, Gaya Seliting, Gaya Bunjin, Gaya Keskit (terjun), Haya Berumpun, Panorama yang di batu dan masih banyak gaya yang lain.

Ditegaskan Dedi, lulusan Gresik Bonsai School Center akan mendapatkan sertifikat yang bermanfaat untuk menjadi seorang juri dikala ada kontes bonsai di Indonesia.

“Diharapkan dari sekolah bonsai menciptakan bonsai yang handal dan salah satu syarat menjadi juri dari sekolah ini” ungkap Dedi.

Sementara instruktur PPBI Pusat, Deny Najoan berkeinginan cabang sekolah bonsai yang ada di kota/kabupaten seluruh Indonesia dapat berkembang dengan baik sesuai teori yang benar.

“Semoga masyarakat Indonesia semakin banyak yang menyukai seni tanaman bonsai. Karena seni bonsai membutuhkan intelektual dan imajinasi yang sangat tinggi” kata Deny Najoan. (Bas/Arf)

Tags: BonsaiGresik Bonsai School CenterHobiPerkumpulan Penggemar Bonsai IndonesiaPPBISekolah Bonsai Gresik
Previous Post

Presiden Jokowi Meresmikan Bendungan Tukul Pacitan

Next Post

Dandim 0817 Gresik Cek Kampung Tangguh Sukorame Gresik

Related Posts

Ratusan Burung Adu Gacor di Piala Bupati Majalengka 2026
Hobi

Ratusan Burung Adu Gacor di Piala Bupati Majalengka 2026

30 Agustus 2026
Dai Asal Malang Ery Santika dan Sayap Liar Jelajahi Gunung Raung, Hobi Jadi Aksi Sosial
Hobi

Dai Asal Malang Ery Santika dan Sayap Liar Jelajahi Gunung Raung, Hobi Jadi Aksi Sosial

4 Agustus 2026
Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi
Kesehatan

Dinkes Kota Kediri Bekali Jemaah Haji 2026, 158 Orang Berisiko Hipertensi

27 April 2026
Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi
Kota Malang

Kejurkot Catur Wali Kota Malang 2026, Ratusan Atlet Junior dan Senior Adu Strategi

27 April 2026
Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda
Kota Malang

Malang Futsal League 2026 Jadi Ajang Buru Bibit Atlet Muda

27 April 2026
Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar
Kota Malang

Turnamen Sepak Bola Putri U12 Piala Perumda Tugu Tirta 2026 Sukses Digelar

27 April 2026
Next Post
Dandim 0817 Gresik Cek Kampung Tangguh Sukorame Gresik

Dandim 0817 Gresik Cek Kampung Tangguh Sukorame Gresik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kapolresta Malang Kota Turun ke Jalan, Pantau Lalu Lintas di Zona Sekolah
  • Ziarah KH Faqih Maskumambang, ISNU Dukun Perkuat Sinergi NU
  • DPRD Kabupaten Malang Usulkan Rp3,2 Miliar untuk PMI pada 2027
  • Gugatan Hamzah terhadap PDIP Majalengka Tak Diterima PN
  • Spencer Green Hotel Batu Gelar Olimpiade Matematika Anak 29 November 2026
  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com