Javasatu.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

Bupati Gresik dan Ketua PKK Susuri Desa Klampok Lacak Kasus Stunting

Sudasir Al Ayyubi by Sudasir Al Ayyubi
30 November 2023

JAVASATU.COM-GRESIK- Penanganan stunting di Kabupaten Gresik mendapat perhatian serius dari Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ketua Tim Penggerak PKK, Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka, bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah, dan Camat Benjeng, Siti Sulichah, melakukan pelacakan stunting di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng, pada Kamis (30/11/2023).

(Foto: Prokopim Kabupaten Gresik)

Stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak-anak akibat kurangnya asupan gizi pada seribu hari pertama kehidupan, menjadi ancaman serius terhadap kualitas hidup dan kesehatan generasi penerus bangsa. Dalam upaya menanggulangi stunting, Bupati Gresik menyatakan komitmen untuk terus menurunkan angka stunting di Kabupaten Gresik, menuju target stunting 0%.

“Saya bersama Bu Wabup dan Ketua TP PKK akan terus menyuarakan tentang stunting agar makin banyak orang yang mengerti apa itu stunting. Dukungan dari dinas terkait juga tidak akan berhenti dalam memberantas stunting,” tegas Gus Yani sapaan Bupati Gresik.

Menurut Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, temuan kasus stunting di Kabupaten Gresik melibatkan faktor ekonomi, pola asuh orang tua, mitos masyarakat, pernikahan dini, faktor lingkungan, dan penyakit bawaan.

ADVERTISEMENT

“Faktor pertama adalah faktor ekonomi, dimana ini berkaitan erat dengan asupan gizi untuk anak. Berikutnya adalah faktor pola asuh orang tua ditambah dengan banyaknya mitos yang ada di masyarakat. Selain itu pernikahan dini juga menjadi salah satu penyebab stunting, dan yang lainnya adalah faktor lingkungan dan penyakit bawaan,” urainya.

Ia berujar, PKK terlibat aktif dalam penanggulangan stunting melalui empat Kelompok Kerja (Pokja), masing-masing fokus pada pencegahan pernikahan anak, penuntasan pendidikan, penanganan sampah, dan kegiatan penanggulangan stunting.

“Dalam PKK sendiri, penanggulangan stunting ada pada Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga Pokja 4. Pada Pokja 1, PKK Kabupaten Gresik berfokus pada pencegahan pernikahan anak. Sedangkan Pokja 2 berfokus pada penuntasan pendidikan lewat program JAKETKU (Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah),” terangnya.

Selain pelacakan stunting, kata dia, kegiatan ini juga menjadi awal dari program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil selama 30 hari ke depan. Diharapkan dengan langkah-langkah ini, angka stunting di Kecamatan Benjeng, yang saat ini hanya mencatat 5 kasus, tidak bertambah dan bahkan dapat mencapai 0. (Bas/Nuh)

Tags: Dinkes GresikKecamatan BenjengPemkab GresikPKK GresikStunting Gresik
Previous Post

Penghargaan CSR untuk Perusahaan yang Komitmen Dukung Program Kabupaten Gresik

Next Post

Penanaman 18.300 Mangrove di Bibir Pantai Kawasan Romokalisari Surabaya

Related Posts

DPRD Usul Bangun RS Tipe C di Malang Selatan, Anggaran Rp 500 Miliar
Kesehatan

DPRD Usul Bangun RS Tipe C di Malang Selatan, Anggaran Rp 500 Miliar

27 Oktober 2026
Peduli Kesehatan, Program SEHATI BEM UNAIR Sasar Ibu dan Balita di Desa Balesari Malang
Kesehatan

Peduli Kesehatan, Program SEHATI BEM UNAIR Sasar Ibu dan Balita di Desa Balesari Malang

25 Oktober 2026
BEM Unair Cek Kesehatan Gratis Lansia di Ngajum Malang, Diapresiasi Warga
Kesehatan

BEM Unair Cek Kesehatan Gratis Lansia di Ngajum Malang, Diapresiasi Warga

24 Oktober 2026
Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis
Kesehatan

Klinik Annahdlah Dukun Gresik Layani Prolanis dan Pap Smear Gratis

14 Oktober 2026
Mas Dhito Tegas soal Stunting di Kediri: Data Harus Riil, Bukan Sekadar Persentase
Kesehatan

Mas Dhito Tegas soal Stunting di Kediri: Data Harus Riil, Bukan Sekadar Persentase

5 Oktober 2026
Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare
Kesehatan

Wabup Kediri Apresiasi Layanan Terapi EECP di Pare

26 September 2026
Next Post
Penanaman 18.300 Mangrove di Bibir Pantai Kawasan Romokalisari Surabaya

Penanaman 18.300 Mangrove di Bibir Pantai Kawasan Romokalisari Surabaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Perlindungan Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi

© 2026 - Javasatu.com

No Result
View All Result
  • Javastream

© 2026 - Javasatu.com