email: javasatu888@gmail.com
  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion
Javasatu.com
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
Javasatu.com
No Result
View All Result

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

by Wiyono
23 September 2026

JAVASATU.COM- Tim Penggerak PKK Kota Batu bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu menggelar edukasi kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan stunting serta perkawinan usia anak di SMP Negeri 5 Batu, Rabu (23/9/2026).

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini. (Foto: Wiyono)

Kegiatan melalui program PKK Sambang Sekolah (PKK Bangsa) tersebut menyasar siswi kelas VII, VIII, dan IX. Edukasi diberikan untuk memperkuat pemahaman remaja putri mengenai kesehatan reproduksi, gizi, risiko seks bebas, penyakit menular seksual, hingga dampak perkawinan usia anak.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu Siti Faujiyah mengatakan edukasi kesehatan reproduksi penting diberikan sejak usia sekolah agar remaja memiliki pengetahuan untuk menjaga diri dan merencanakan masa depan.

“Tidak usah malu-malu, anggaplah kami sebagai teman curhat kalian. Pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini menjadi kunci tumbuh kembang remaja yang sehat dan percaya diri,” ujar Siti Faujiyah di hadapan para siswi.

Ia juga mendorong para siswi untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi dan tidak terburu-buru memasuki perkawinan.

“Lanjutkan sampai ke SMA, kalau bisa sampai perguruan tinggi. Kuliah lah,” pesannya.

Sasar Siswi di Tiga SMP

Sekretaris Dinkes Kota Batu dr. Yuni Astutik menjelaskan program tersebut menyasar remaja putri di tiga sekolah, yakni SMPN 3, SMPN 4, dan SMPN 5 Batu.

Menurutnya, remaja putri menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat penguatan pengetahuan karena menghadapi kerentanan biologis dan sosial dalam masa pertumbuhan.

“Kenapa menyasar perempuan? Yang kami prioritaskan adalah remaja putri, karena ada kerentanan biologis dan sosial yang perlu dikuatkan, sehingga seluruh remaja putri mampu mengatakan ‘tidak’ untuk hal-hal yang tidak baik,” tegas Yuni.

Agar materi dapat dibahas lebih terbuka, kegiatan edukasi dipisahkan berdasarkan jenis kelamin. Cara tersebut diharapkan membuat peserta lebih leluasa bertanya mengenai persoalan kesehatan reproduksi tanpa merasa sungkan.

“Tidak ditutup-tutupi, tidak ada perasaan malu-malu, sehingga harapan agar tujuan kegiatan tercapai,” tambahnya.

Kesehatan Reproduksi Dikaitkan dengan Pencegahan Stunting

Yuni mengatakan pemahaman kesehatan reproduksi dan pencegahan perkawinan usia anak menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mencegah stunting.

Materi yang diberikan mencakup gizi seimbang, bahaya seks bebas, penyakit menular seksual, serta dampak perkawinan usia anak dari aspek fisik, mental, psikologis, dan ekonomi.

BacaJuga :

Philips Future Health Index 2026: AI Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kesiapan Masih Jadi Tantangan

PKG Gresik Capai 28,8 Persen, Targetkan 46 Persen hingga Desember 2026

“Mendorong peran aktif remaja sebagai agen perubahan guna mendukung percepatan penurunan stunting menuju perwujudan generasi Indonesia Emas yang sehat dan berdaya saing tinggi,” ungkap Yuni.

Dinkes Kota Batu juga berencana memperluas kegiatan serupa kepada siswa laki-laki pada tahap berikutnya.

Sekolah Minta Edukasi Berkelanjutan

Wakil Kepala SMPN 5 Kota Batu Bidang Kesiswaan, Masriadi, menyambut baik edukasi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu relevan dengan kondisi sosial sebagian siswa yang berasal dari keluarga petani dan buruh tani.

Ia mengatakan sebagian masyarakat di lingkungan sekolah masih membutuhkan penguatan informasi mengenai kesehatan reproduksi, HIV, narkoba, dan dampak perilaku berisiko.

“Lingkungan di sini bukanlah lingkungan yang modern, masih dibilang pedesaan, masyarakatnya masih awam. Terkait HIV maupun narkoba, mereka belum memahami dampak buruknya. Sebelumnya belum pernah mengenal hal-hal seperti ini,” ujar Masriadi.

Karena itu, pihak sekolah berharap kegiatan edukasi tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan, tetapi dapat dilakukan secara berkala.

“Ini harus ada tindak lanjutnya, karena ini juga membantu pihak sekolah,” tegasnya.

SMPN 5 Kota Batu memiliki enam ruang kelas dengan rata-rata 25 siswa per kelas dan 11 tenaga pendidik. Sebagian besar siswa berasal dari Desa Sumber Brantas. Sekitar separuh orang tua siswa merupakan penduduk asli, sedangkan lainnya merupakan pendatang yang mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh tani. (yon/arf)

Bagikan ini:

  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
Tags: Dinkes Kota BatukesehatanKota Batupemkot batuPernikahan DiniPKKstunting

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

BERITA TERBARU

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

UU Reforma Agraria Disahkan, SPI Sukabumi Minta Pelaksanaan Dikawal

Lapas Malang Razia Dua Kali Sepekan, Cegah Narkoba dan HP Ilegal

Pavingisasi Pokir Syaiful Rosyid, Warga Banjararum Singosari Sangat Terbantu

Pesan Hadi Tjahjanto untuk Generasi Penerus TNI

HUT ke-81 TNI, Gatot Nurmantyo Titip Pesan untuk Prajurit

Jukir Viral di Dinoyo Ditindak Tipiring, Polisi Cek Dugaan Parkir Liar

PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober 2026

Aksi Dandim Majalengka Rangkul Pengrajin Tenun Gadod Curi Perhatian Warga, Ada Pesan Menyentuh

TNI Kirim 638 Prajurit ke Kongo untuk Misi PBB

Prev Next

POPULER HARI INI

Bupati Yani Ingatkan Ancaman Ekonomi Global saat Susun Pembangunan Gresik 2027

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

DPR Ingatkan Pembatasan Kuota PTN: Jangan Bikin Kampus Negeri Eksklusif

Pasar Bandeng Gresik 2026, Ikan Seberat 19 Kg Terjual Rp50 Juta, Ini Juaranya

Ansor Tebuwung Tutup Ramadan dengan Khatmil Quran dan Aksi Sosial

BERITA LAINNYA

PKK dan Dinkes Batu Edukasi Siswi SMP Cegah Stunting dan Pernikahan Dini

UU Reforma Agraria Disahkan, SPI Sukabumi Minta Pelaksanaan Dikawal

Lapas Malang Razia Dua Kali Sepekan, Cegah Narkoba dan HP Ilegal

Pavingisasi Pokir Syaiful Rosyid, Warga Banjararum Singosari Sangat Terbantu

Pesan Hadi Tjahjanto untuk Generasi Penerus TNI

HUT ke-81 TNI, Gatot Nurmantyo Titip Pesan untuk Prajurit

Jukir Viral di Dinoyo Ditindak Tipiring, Polisi Cek Dugaan Parkir Liar

PWI Konsolidasikan 38 Portal Daerah, Diluncurkan Serentak 1 Oktober 2026

Aksi Dandim Majalengka Rangkul Pengrajin Tenun Gadod Curi Perhatian Warga, Ada Pesan Menyentuh

TNI Kirim 638 Prajurit ke Kongo untuk Misi PBB

Prev Next

POPULER MINGGU INI

Jembatan Sasak Beureum Sumedang Ditargetkan Rampung 28 Desember

KKI Jatim Seleksi Atlet untuk Piala Panglima TNI

Terlanjur Klik File APK Penipuan? Ini Langkah yang Disarankan BRI untuk Nasabah

Ramadan di Lapas Malang, Ratusan Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga

IPNU-IPPNU Tambakrejo Gresik Santuni Anak Yatim, Tutup Rangkaian Kegiatan Ramadan

  • Tentang Javasatu
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Perlindungan Wartawan

© 2026 Javasatu. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

  • Home
  • Edusphere
  • Health On
  • Statecraft
  • Sportspace
  • Food Trip
  • Opinion

© 2026 Javasatu. All Right Reserved